Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Semeru Semburkan Awan Panas 3 Km, Lumajang Berstatus Siaga III

badge-check


					Rekaman erupsi Gunung Semeru, Jumat 9 Januari 2026. Terjadi semburan awan panas, hingga 2.000. Bupati Lumajang, menyatakan radius 5 km masih aman, warga masyarakat terus diimbau waspada. Foto: PMVBG-BG-KE-ESDM Perbesar

Rekaman erupsi Gunung Semeru, Jumat 9 Januari 2026. Terjadi semburan awan panas, hingga 2.000. Bupati Lumajang, menyatakan radius 5 km masih aman, warga masyarakat terus diimbau waspada. Foto: PMVBG-BG-KE-ESDM

Penukis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LUMAJANG– Pada 10 Maret 2027 pukul 18.07 WIB, Gunung Semeru dilaporkan menyemburkan awan panas sejauh 3 km, memicu Kabupaten Lumajang menetapkan status siaga darurat level III.

Artinya seluruh aparat kepolisia, Basarna, BPBD setempa siaga selam 24 jam.

Aktivitas vulkanik meningkat dengan hembusan awan panas guguran (APG) ke arah tenggara, memengaruhi radius bahaya standar Semeru.

Peningkatan ini mirip pola sebelumnya, di mana level siaga dinaikkan cepat untuk antisipasi evakuasi di desa-desa rawan seperti Pronojiwo dan Candipuro.

Tidak ada laporan korban awal, tapi warga diimbau menjauh dari sungai-sungai terdampak lahar.

Status ResponsPemkab Lumajang aktifkan BPBD level 3 (siaga), koordinasi dengan BNPB dan TNI-Polri untuk monitoring 24 jam.

Fasilitas pengungsian disiapkan, termasuk logistik dan posko kesehatan, mengikuti protokol tanggap darurat vulkanik.

BMKG perkirakan cuaca ekstrem hingga 10 Maret berpotensi perburuk kondisi, dengan angin kencang di Jatim.

Zona bahaya awan panas Gunung Semeru ditentukan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) berdasarkan level status gunung, terutama mengarah ke sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan.

Zona UtamaRadius 5 km dari puncak/kawah: Sangat rawan lontaran batu pijar dan awan panas dekat; dilarang aktivitas apa pun.

Sektor tenggara hingga 13 km: Zona larangan utama sepanjang Besuk Kobokan, termasuk potensi awan panas guguran (APG) dan lahar; warga diimbau menjauh.

Zona tambahan 500 m dari tepi sungai: Larangan di luar 13 km, karena potensi perluasan awan panas hingga 17 km atau lebih saat aktivitas tinggi.

Sungai lain: Mewaspadai Besuk Bang, Kembar, Sat, dan anak sungai Kobokan untuk lahar pasca-awan panas.

Pada kasus terkini seperti hembusan 3 km (10 Maret), zona ini aktif dengan status siaga 3 di Lumajang, mirip rekomendasi PVMBG sebelumnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tidak Ada Saksi, Posko DPP GRIB Milik Hercules Tibatiba Terbakar!

31 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Trending di News