Menu

Mode Gelap

News

DLH Jombang Gelar Aksi Bagi Takjil dan Sedekah Sampah

badge-check


					DLH Pemkab Jombang, Jumat 6 Maret 2026, menggelar program bagi takjil dan sedekah sampah. Foto: Jombabgkab.go.id Perbesar

DLH Pemkab Jombang, Jumat 6 Maret 2026, menggelar program bagi takjil dan sedekah sampah. Foto: Jombabgkab.go.id

Penukis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat, hasilkan dari program Sedekah Sampah yang dikumpulkan selama tiga hari oleh donatur dan relawan.

Pembagian dilakukan pada Jumat (6/3), di tengah isu sampah yang kian menumpuk di wilayah ini.

Wilayah Jombang menghasilkan sekitar 250 ton sampah per hari, menurut data DLH setempat tahun 2025: 60% berasal dari rumah tangga dan 40% dari sektor perdagangan serta industri kecil.

Komposisi sampah didominasi plastik (35%), kertas dan kardus (25%), serta organik (30%), sementara sisanya seperti minyak jelantah dan logam.

Tantangan utama adalah rendahnya tingkat daur ulang hanya 15-20%, menyebabkan TPA Banjardowo—dengan luas 10 hektar—mencapai 80% kepenuhan.

Hal ini berpotensi memicu banjir sampah, pencemaran air tanah, dan emisi metana yang menyumbang 10% gas rumah kaca lokal.

Program Sedekah

Sampah mengajak warga menyumbang sampah bernilai ekonomis: botol plastik, kertas, kardus, minyak jelantah, hingga kaleng minuman.

Selama tiga hari (3-5 Maret), terkumpul 1,2 ton sampah yang dipilah dan ditimbang di Bank Sampah Induk Jombang (BSIJ).

Penjualan menghasilkan Rp763.940, ditambah donasi Rp5.245.000 dari 15 donatur perusahaan dan komunitas.

Total Rp6 juta tersebut diubah menjadi 800 paket takjil berisi kurma, air mineral, dan makanan ringan, dibagikan di mushola kantor DLH serta TPA Banjardowo.

Ratusan warga, termasuk buruh TPA dan pengunjung, turut menikmati.

Kepala DLH Jombang, Budi Santoso, menegaskan, “Ini bukan hanya kepedulian Ramadhan, tapi edukasi pengelolaan sampah. Sampah yang dikelola baik untuk kurangi beban TPA dan ciptakan nilai sosial-ekonomi.”

“DLH berharap program ini inspirasi gerakan lingkungan. Berbagi takjil dari sampah tunjukkan: langkah kecil bisa lahirkan keberkahan besar, ubah “sampah tak berguna” jadi manfaat nyata. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Semeru Semburkan Awan Panas 3 Km, Lumajang Berstatus Siaga III

10 Maret 2026 - 21:21 WIB

Lima dari 23 Timnas Bola Wanita Iran Minta Suaka ke Australia

10 Maret 2026 - 20:38 WIB

OTT Rejanglebong, KPK Ringkus Bupati dan Wakil Uang Tunai Rp 1,5 Miliar

10 Maret 2026 - 19:15 WIB

Pemkot Mojokerto Susun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029

10 Maret 2026 - 16:02 WIB

Dolar Sentuh Rp 17.000 Minyak US$112/ Barel, Purbaya: Ekonomi Masih Ekspansif, Daya Beli Terjaga

10 Maret 2026 - 14:43 WIB

Lele Masih Mentah, Kepsek SMAN2 Pamekasan Menolak 1.022 Paket MBG

10 Maret 2026 - 13:08 WIB

Ning Ita Dorong Prameswari, PSC 119, dan PMI Tetap Prima Layani Warga di Bulan Ramadan

10 Maret 2026 - 12:19 WIB

Ramadan Penuh Berkah: Hibah, Zakat, dan Bingkisan dari Wali Kota Mojokerto

10 Maret 2026 - 12:05 WIB

MUI Minta Diperluas Jasa Haji Jadi 20 Perusahaan, Dahnil Jawab dengan Sindiran ‘Cangkem’

10 Maret 2026 - 09:28 WIB

Trending di News