Menu

Mode Gelap

Headline

Nilai Rp 24 Triliun, Kadin Desak Presiden Prabowo Batalkan Impor Mobil dari india

badge-check


					Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin, Saleh Husin, melalui keterangan pers setelah berdiskusi dengan pelaku industri otomotif dan asosiasi terkait, Minggu 22 Febaruari 2026. Foto: ist Perbesar

Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin, Saleh Husin, melalui keterangan pers setelah berdiskusi dengan pelaku industri otomotif dan asosiasi terkait, Minggu 22 Febaruari 2026. Foto: ist

Penulis: Yusran Hakim  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Kadin Indonesia memang mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan rencana impor 105.000 unit mobil pick-up dari India senilai Rp24,66 triliun.

Kadin khawatir impor kendaraan niaga dalam bentuk Completely Built Up (CBU) ini akan merugikan industri otomotif nasional yang sedang berkembang, karena mengancam produksi lokal.

Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin, Saleh Husin, menyatakan hal ini setelah berdiskusi dengan pelaku industri dan asosiasi terkait, Minggu 22 Febaruari 2026.

Rencana impor dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dengan pengiriman bertahap sepanjang 2026. Kendaraan tersebut mencakup pick-up 4×4 dari Mahindra & Mahindra serta Tata Motors, senilai total Rp24,66 triliun.

Saran Alternatif

Kadin menyarankan pemerintah prioritaskan produksi domestik melalui instrumen fiskal dan pengadaan, serta impor hanya untuk spesifikasi yang belum tersedia di Indonesia. Hal ini diharapkan memperkuat logistik desa sekaligus industri lokal.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendesak Presiden Prabowo Subianto membatalkan rencana impor 105,000 unit mobil pick-up senilai Rp24,66 triliun dari India yang akan digunakan untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memang mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk membatalkan rencana impor 105.000 unit mobil pick-up dari India senilai Rp24,66 triliun.

Kadin menilai impor Completely Built Up (CBU) ini berpotensi mematikan industri otomotif lokal yang sedang berkembang, karena tidak sejalan dengan program hilirisasi dan industrialisasi nasional.

Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin, Saleh Husin, menyatakan bahwa industri dalam negeri sudah mampu memenuhi kebutuhan tersebut setelah diskusi dengan pelaku usaha dan asosiasi.

Impor dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), mencakup pick-up 4×4 dari Mahindra & Mahindra serta Tata Motors, dengan pengiriman bertahap sepanjang 2026. Hingga kini, sekitar 200 unit sudah tiba di Indonesia, tapi Kadin menekankan prioritas produk lokal untuk tingkatkan TKDN dan lapangan kerja.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Terancam Hukuman 175 Tahun, Linwei Ding Mantan Ahli Google Jual Rahasia AI ke China

23 Februari 2026 - 16:55 WIB

Bea Cukai Gencar Segel Toko Emas, yang Barangnya ‘Spanyol’

23 Februari 2026 - 16:49 WIB

Pemerintah Kumpulkan Bandar Sapi Usut Kenaikan Harga di Pasar

23 Februari 2026 - 16:36 WIB

Lima Anugerah Budaya untuk Pemkab Gresik, Seniman Dapat Dana Apresiasi Rp 1 Juta/ Tahun

23 Februari 2026 - 16:24 WIB

Musrenbang Magersari: Langkah Awal Menuju Pembangunan Mojokerto 2027

23 Februari 2026 - 15:20 WIB

Operasi Militer Meksiko di Sarang Kartel Narkoba CJNG, Bos Besar El Mencho Tewas

23 Februari 2026 - 11:14 WIB

Diduga Dendam Penipuan Kripto Rp 157 M, Igor Kamarov Warga Ukraina Diculik di Kuta Gianyar Bali

23 Februari 2026 - 01:22 WIB

Prabowo Respon Keputusan MA Amerika: Kami Siap dengan Segala Kemungkinan!

23 Februari 2026 - 00:47 WIB

Amdal Blok Gas Masela Sudah Terbit, Investasi Rp 352 Triliun Dampak Ekonomi Rp 2.135 Triliun

22 Februari 2026 - 19:09 WIB

Trending di Headline