Menu

Mode Gelap

News

Tendangan Brutal Hilmi ke Dada Firman Nugraha, Perseta Vs Putra Jaya Pasuruan Berakhir 7-2

badge-check


					Luar biasa keras tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan  bernama Muhammad Hilmi (jersey kuning) mengarahkan tendangan keras ke dada pemain Perseta, Firman Nugraha (jersey hijau), hingga korban terkapar dan perlu ditandu keluar untuk mendapat perawatan medis. Foto: Instagram@portaljtv Perbesar

Luar biasa keras tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan bernama Muhammad Hilmi (jersey kuning) mengarahkan tendangan keras ke dada pemain Perseta, Firman Nugraha (jersey hijau), hingga korban terkapar dan perlu ditandu keluar untuk mendapat perawatan medis. Foto: Instagram@portaljtv

Penulis:  Sri Muryanto |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWW.COM, BANGKALAN- Inilah aksi sepak bola paling brutal di awal 2026. Terjadi pada saat pertandingan Liga 4 Jatim  antara  Perseta 1970 Tulungagung melawan Putra Jaya Pasuruan.

Dalam perebutan bola di dekat garis tengah, pemain Putra Jaya bernama Muhammad Hilmi (jersey kuning) melayangkan tendangan keras ke dada pemain Perseta, Firman Nugraha (jersey hijau), hingga korban terkapar dan perlu ditandu keluar untuk mendapat perawatan medis.

Firman Nugraha sempat dibawa ke ambulans dan rumah sakit untuk pemeriksaan setelah dadanya terlihat memar akibat pul sepatu lawan.

Pelatih Perseta kemudian memastikan Firman dalam kondisi sehat dan sudah kembali bergabung dengan tim usai insiden tersebut.

Wasit langsung memberikan kartu merah kepada Muhammad Hilmi karena tindakan yang dinilai sebagai kekerasan jelas, bukan sekadar tekel terlambat.

Komisi Disiplin PSSI Jatim disebut menyiapkan hukuman berat, meski detail hukuman tambahan untuk Hilmi belum dipublikasikan saat insiden ini pertama kali ramai diberitakan.

Saat insiden terjadi, Perseta 1970 Tulungagung sudah unggul jauh; laporan menyebut skor akhir laga menjadi 7–2 untuk Perseta.

Beberapa pemain Perseta sempat bereaksi emosional dan mengejar Hilmi, tetapi rekan-rekan dari Putra Jaya menenangkan situasi dan menjauhkan Hilmi dari kerumunan untuk mencegah keributan meluas.

Rekaman insiden berasal dari siaran langsung di kanal YouTube PSSI Jawa Timur dan kemudian dipotong menjadi cuplikan pendek yang ramai beredar di media sosial.

Publik banyak mengecam aksi tersebut sebagai tindakan tidak sportif dan membahayakan nyawa, sekaligus mendorong agar kompetisi amatir dan semi-profesional diawasi lebih ketat soal disiplin pemain.

Kalau Anda ingin, bisa dijelaskan juga regulasi resmi soal kekerasan dalam Laws of the Game dan jenis hukuman yang biasanya dijatuhkan untuk insiden seperti ini. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lahar Dingin Turun dari Gunung Merapi: Tiga Orang Tewas 6 Luka, 12 Truk Hanyut

4 Maret 2026 - 20:49 WIB

Fadia Arafiq Keruk Uang APBD Pekalongan Rp 46 M, Menangkan Proyek untuk PT Miliknya Sendiri

4 Maret 2026 - 19:06 WIB

Pemkot Mojokerto Salurkan Bansos untuk 243 Penyandang Disabilitas

4 Maret 2026 - 18:38 WIB

Wali Kota Mojokerto Pastikan Harga Stabil dan Pangan Aman Jelang Lebaran

4 Maret 2026 - 18:11 WIB

35 dari 125 Rudal Iran Lolos Jatuh di Tel Aviv, Iron Dome Israel Terbukti Tidak Sakti

4 Maret 2026 - 12:57 WIB

Kapal Induk USS Gerald Ford Sudah Merapat di Pantai Haifa Israel, Angkut Persenjataan Mutakhir

4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Efek Perang Teluk, PT Chandra Asri Pacific Umumkan Kondisi Force Majeure

4 Maret 2026 - 12:05 WIB

Butuh Alat Berat Pindahkan Batu Besar yang Menutup Jalur Km 16 JLS Trenggalek

4 Maret 2026 - 11:14 WIB

Bupati Gresik Instruksikan Dinas PUTR Tambal Jalan Kartini dan Veteran, Meski Masuk Kewenangan Pusat

4 Maret 2026 - 11:00 WIB

Trending di Headline