Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Mella Irawanti Kusuma Asal Tanjung Redeb, Tewas Disambar Petir Saat Mendaki Gunung Merbabu

badge-check


					Seorang perempuan belia bernama Mella Irawanti Kusuma, 22, meninggal dunia akibat disambar petir, pada saat mendaki gunung Merbabau, Magelang, Jawa Tengah, Kamis 25 Desember 2025.Foto: espos.id Perbesar

Seorang perempuan belia bernama Mella Irawanti Kusuma, 22, meninggal dunia akibat disambar petir, pada saat mendaki gunung Merbabau, Magelang, Jawa Tengah, Kamis 25 Desember 2025.Foto: espos.id

Penulis: Adi Wardhono   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MAGELANG- Mella Irawanti Kusuma, 22, seorang wanita pendaki berusia 22 tahun asal Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, tewas tersambar petir saat mendaki Gunung Merbabu melalui jalur Suwanting, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Pada Kamis (25/12/2025), Mella mendaki bersama kakak kandungnya Ardianto Prasetyo dan Sheiva Panji Pratama, dengan laporan tersambar petir masuk pukul 16.01 WIB melalui HT dari porter pendamping ke Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb).

Anggit Haryoso merinci kronologi evakuasi dalam keterangan tertulis, termasuk laporan masuk pukul 16.01 WIB pada 25/12/2025, pengerahan 30 personel tim evakuasi pukul 16.15 WIB, dan kedatangan Tim SRU 1 di lokasi pukul 18.14 WIB.

Ia juga menyebut jenazah tiba di Pintu Rimba pukul 21.47 WIB dan menekankan pentingnya memperhatikan cuaca sebelum mendaki.

Ardianto dievakuasi lebih dulu pukul 18.11 WIB, sementara jenazah Mella tiba di pintu rimba pukul 21.47 WIB dan dibawa ke RSUD Muntilan untuk pemeriksaan.

Tim gabungan BTNGMb, SAR, dan relawan evakuasi jenazah hingga tiba di basecamp Suwanting sekitar pukul 22.00 WIB, diikuti pemeriksaan Inafis Polresta Magelang yang mengonfirmasi penyebab murni sambaran petir.

Keluarga tiba di RSUD Muntilan pukul 00.38 WIB Jumat (26/12/2025) dan menyatakan ikhlas atas musibah tersebut, dengan jenazah diserahkan pukul 02.15 WIB.

Pemeriksaan Inafis Polresta Magelang di RSUD Muntilan mengonfirmasi kematian disebabkan sambaran petir, kakak korban Ardianto dievakuasi lebih dulu pukul 18.11 WIB dalam kondisi selamat. Kapolsek Sawangan AKP Glenter Pitoyo menekankan tantangan evakuasi akibat medan sulit, dan keluarga menerima jenazah pukul 02.15 WIB setelah visum selesai. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Upacara 17 Agustusan Paling Nyeleneh: Kursi VIP di Gedung Sate untuk Petani, Nelayan, Tukang Sapu dan Rakyat Jelata

18 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Harga iPhone 17 Diprediksi Naik hingga Rp2,3 Juta Akhir Agustus

18 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Ini Arti Desil 6-10, Bisakah Datanya Diubah?

18 Agustus 2026 - 19:36 WIB

SignAloud, Sarung Tangan Sakti bagi Tunarungu/Wicara

18 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Mobil Brio Tabrak Truk Angkut Gas Alam di Tol Sumo Terbakar, Satu Anak Tewas

18 Agustus 2026 - 09:26 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Gaya Anggun Angel Pieters di HUT Ke-81 RI Nyanyi Zamrud Khatulistiwa

17 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Purbaya Bakal Tarik Pajak Baru Tahun Depan, tapi Tergantung Ini

17 Agustus 2026 - 19:49 WIB

BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua Merchant Per 1 Oktober 2026

17 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Trending di Nasional