Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto untuk Perkuat Ekonomi Daerah

badge-check


					Rapat koordinasi penyusunan naskah akademis pemindahan ibu kota, Kamis (18/12/2025), di ruang Bappeda. Dok.Diskominfo Perbesar

Rapat koordinasi penyusunan naskah akademis pemindahan ibu kota, Kamis (18/12/2025), di ruang Bappeda. Dok.Diskominfo

Penulis: Agung Sedayu|Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, menegaskan rencana pemindahan ibu kota kabupaten sebagai langkah strategis penataan wilayah sekaligus penguatan ekonomi di bumi Majapahit.

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi penyusunan naskah akademis pemindahan ibu kota, Kamis (18/12/2025), di ruang Bappeda.

Kebijakan tersebut merujuk pada Pasal 48 ayat (1) huruf d UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang memungkinkan penyesuaian melalui pemindahan ibu kota.

Saat ini pusat pemerintahan masih berada di wilayah kota, sehingga perlu dipindahkan agar benar-benar berada di Kabupaten Mojokerto.

Menurut Gus Barra, kebijakan ini bukan keinginan pribadi, melainkan aspirasi masyarakat dan gagasan para bupati sebelumnya.

Pemindahan diharapkan menghadirkan ikon daerah, titik nol pemerintahan, serta pusat ekonomi baru.

Ia menyoroti potensi belanja ASN yang sebagian besar beredar di kota, dengan perputaran mencapai sekitar Rp500 miliar per tahun, sehingga daerah kehilangan peluang besar.

Meski diakui tidak mudah dan membutuhkan anggaran ratusan miliar rupiah, Pemkab Mojokerto telah meminta pendampingan KPK agar proses pengadaan berjalan sesuai aturan.

Bupati menegaskan proyek ini tidak terkait kepentingan tender tertentu dan pelayanan publik tetap merata, termasuk di wilayah utara sungai.

Ia berharap naskah akademis disusun komprehensif, berbasis data, mempertimbangkan kondisi wilayah, pertumbuhan penduduk, konektivitas, potensi ekonomi, serta kemampuan keuangan daerah.**

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Indonesia Dikepung Erupsi: Gunung Semeru dan Anak Krakatau Meletus Bersamaan Hari Ini

6 September 2026 - 19:16 WIB

Garuda Hentikan Layanan Penerbangan hingga Senin Siang

6 September 2026 - 19:01 WIB

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

RI Posisi ke-4 Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia, di Bawah Timor Leste

2 September 2026 - 19:02 WIB

Sertifikasi Halal Berpotensi Buat Harga Kosmetik RI Naik

2 September 2026 - 18:50 WIB

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

1 September 2026 - 20:00 WIB

Trending di Nasional