Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Terkini Bencana Sumatera 916 Orang Meninggal 274 Orang Masih dalam Pencarian

badge-check


					BNPB ungkap sejumlah fasilitas kesehatan sudah mulai beroperasi. (BNPB Indonesia) Perbesar

BNPB ungkap sejumlah fasilitas kesehatan sudah mulai beroperasi. (BNPB Indonesia)

Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS COM, JAKARTA – Bencana banjir dan longsor yang menghantam 3 provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat itu sudah memakan korban jiwa

sebanyak 916 orang dan 274 orang lainnya masih dinyatakan hilang, data yang dihimpun hingga Minggu, 7 Desember 2025.

Derasnya arus banjir dan longsoran tanah memberi dampak kerusakan total 52 kota dan kabupaten.

Menurut data BNPB, total pengungsi kurang lebih sekitar 845 ribu jiwa, dengan rincian pengungsi di Sumatera Utara berjumlah 34.900 jiwa, Sumatera Barat berjumlah 14.700, dan Aceh berjumlah 795.700 jiwa.

Mengenai jumlah bangunan yang rusak, ada lebih dari 105 ribu rumah, fasilitas umum sejumlah 1.300, hingga jembatan sejumlah 405.

Fasilitas kesehatan yang rusak karena bencana tersebut berjumlah 199, fasilitas pendidikan berjumlah 697, 420 rumah ibadah rusak, dan gedung atau perkantoran rusak pun mencapai 234.

“Di tengah situasi sulit ini, mari saling menguatkan dan memastikan bantuan menjangkau mereka yang paling membutuhkan,” ujar pihak BNPB pada Minggu, 7 Desember 2025.

BNPB juga melaporkan bahwa pusat kesehatan masyarakat (PKM) di 3 provinsi terdampak, sebagian sudah mulai beroperasi.

Sebelumnya, BNPB dan PLN bersama dukungan dari TNI dan Polri sudah mengirim genset dengan kapasitas 250 kWh untuk memulihkan pasokan listrik di RSUD ke Takengon, Aceh Tengah.

Pemulihan juga dilakukan ke Aceh Tamiang agar pelayanan di RSUD Muda Sedia bisa segera berfungsi.

“Pascabanjir pasti banyak penyakit yang akan menyerang masyarakat kita,” ucap Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, kepada awak media di RSUD Aceh Tamiang pada Sabtu, 6 Desember 2025.

“Sehingga dengan adanya dibukanya fasilitas (kesehatan) ini, bisa untuk sebagai sarana pemberian kesehatan kepada masyarakat untuk bisa kita akses di sini,” imbuhnya di sela pembersihan RSUD bersama sejumlah pihak terkait.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

REI: Kenaikan BI Rate Jadi Pukulan Telak bagi Properti Nonsubsidi

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

ESDM Pastikan Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tidak Akan Naik

11 Juni 2026 - 19:59 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Beras dan Minyak Kompak Naik

11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Peternak Telur Sambut Positif Penguatan HAP Rp 26.500 per Kg

10 Juni 2026 - 15:09 WIB

Anies, AHY, dan Jokowi Kembali Aktif Saat Prabowo Hadapi Tantangan

9 Juni 2026 - 19:23 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Harga Telur Anjlok, Pemprov Jatim dan BGN Tingkatkan Porsi Telur di MBG

9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Telkom Restrukturisasi Bisnis, 12–14 Anak Perusahaan Akan Ditutup

9 Juni 2026 - 18:47 WIB

Cadangan Devisa Susut Rp23 Triliun, BI Intervensi Jaga Rupiah

8 Juni 2026 - 19:05 WIB

Trending di Nasional