Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Polisi Tangkap dan Menahan Ayah Tiri, Penculikan dan Pembunuhan Bocah Alvaro

badge-check


					Jejak lokasi hilangnya Alvaro (Kirin, dan penangkapan ayah tiri (Kanan). Foto: jejak-news.com Perbesar

Jejak lokasi hilangnya Alvaro (Kirin, dan penangkapan ayah tiri (Kanan). Foto: jejak-news.com

Penulis: Yusran Hakim     |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Penemuan kerangka yang diduga sebagai Alvaro Kiano Nugroho, bocah berusia 6 tahun yang hilang selama 8 bulan, terjadi pada tanggal 23 November 2025.

Jarak dari lokasi penculikan Alvaro Kiano Nugroho yang terjadi di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan (dekat Masjid Jami Al Muflihun, tempat Alvaro terakhir terlihat) hingga lokasi penemuan jasadnya di Kali Cirewed, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diperkirakan sekitar 40 hingga 50 kilometer.

Lokasi penemuan jasad ini terletak di daerah Tenjo, yang masuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sekitar 1-2 jam perjalanan dari tempat hilangnya Alvaro di Jakarta Selatan

Kerangka tersebut ditemukan oleh polisi setelah mereka lebih dulu menangkap tersangka yang diduga sebagai ayah tiri Alvaro.

Penangkapan tersangka terjadi sebelum kerangka ditemukan. Polisi masih melakukan tes DNA untuk memastikan identitas kerangka tersebut dan mendalami kasusnya lebih lanjut.

Alvaro sebelumnya hilang sejak 6 Maret 2025 di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan, setelah izin pergi salat Maghrib di masjid dekat rumahnya namun tidak kembali. Penemuan ini mengakhiri pencarian yang berlangsung selama delapan bulan lamanya.

Arumi adalah ibu kandung Alvaro yang selama delapan bulan terakhir gigih mencari keberadaan putranya yang hilang sejak 6 Maret 2025 di kawasan Masjid Jami Al Muflihun, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Arumi diketahui bekerja di Malaysia dan sudah menikah lagi setelah berpisah dengan ayah kandung Alvaro.

Selama ini Alvaro diasuh oleh kakek Tugimin dan nenek Sayem, karena ibundanya, Arumi bekerja menjadi TKW di Malaysa, karena alasan ekonomi.

Sebagai ayah sambung, Alex Iskandar diduga menjadi pelaku dalam kasus hilangnya dan kematian Alvaro, dan telah diamankan oleh polisi sebagai tersangka. Keluarga menyebut Alex memiliki sifat mudah cemburu, dan bahkan ikut membantu pencarian Alvaro sebelum akhirnya ditangkap polisi pada 22 November 2025.

Motif Alex Iskandar, ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho, dalam menculik dan membunuh Alvaro masih dalam penyelidikan polisi dan belum diungkap secara detil. Namun, dari keterangan yang beredar, dugaan kuat bahwa motifnya berkaitan dengan sifat mudah curiga dan cemburu yang dimiliki Alex.

Alex sempat terlibat aktif dalam pencarian Alvaro, hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka ketika terungkap sebagai pelaku penculikan dan pembunuhan Alvaro.

Keluarga menyatakan keterkejutan atas pengakuan Alex dan merasa sangat terpukul atas kejadian ini. Polisi terus mendalami kasus untuk menemukan rangkaian peristiwa lebih lengkap dan motif pastinya

Kakek Alvaro, Tugimin, mengungkapkan keterkejutan keluarga mengetahui ayah tiri sendiri yang diduga melakukan tindakan keji tersebut.

Keterangan Kakek

Kakek Alvaro, Tugimin (71), mengatakan kerangka itu ditemukan di pinggiran Kali Cirewed, Bogor.

“Untuk penemuannya tadi, menurut Ibu Kapolsek, itu ada di Kali Cirewed, Tenjo, daerah Bogor,” kata Tugimin saat ditemui di kediaman yang juga menjadi tempat Alvaro biasa tinggal di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (23/11).

Tugimin menyebut belum melihat langsung kondisi temuan kerangka tersebut. Ia merasa sangat terpukul dengan kabar tersebut.

“Sangat-sangat terpukul saya. Sangat terpukul. Syok sekali,” ungkapnya.

Dites DNA
Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengatakan kerangka tersebut masih perlu menjalani tes DNA untuk memastikan apakah itu benar Alvaro atau bukan.

“Kami menemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro. Kami butuh kepastiannya dulu melalui pengecekan DNA dan pemeriksaan Labfor,” kata Nicolas

Berikut adalah kronologi point to point mulai dari hilangnya Alvaro hingga ditemukan pada 23 November 2025:

  • 6 Maret 2025: Alvaro Kiano Nugroho, bocah berusia 6 tahun, terakhir terlihat di Masjid Jami Al Muflihun, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sekitar waktu menjelang salat Maghrib. Dia biasa pergi ke masjid untuk salat selama Ramadan. Namun, malam itu Alvaro tidak kembali ke rumah seperti biasanya.

  • Malam 6 Maret 2025: Pencarian oleh keluarga dilakukan tanpa hasil. Ibu Alvaro, Arumi, sempat ingin melapor ke polisi namun baru melaporkan secara resmi setelah pencarian awal gagal.

  • Selama 8 bulan berikutnya: Pencarian terus dilakukan oleh keluarga dan aparat kepolisian tanpa hasil.

  • Informasi dari marbut masjid menyebutkan ada seorang pria yang mengaku sebagai ayah Alvaro datang mencari anak tersebut di masjid saat waktu terakhir Alvaro terlihat.

  • 22 November 2025: Polisi menangkap tersangka yang diduga sebagai ayah tiri Alvaro, yang diduga terlibat dalam hilangnya bocah itu.

  • 23 November 2025: Polisi menemukan kerangka manusia di Kabupaten Bogor, wilayah Tenjo Jawa Barat, yang diduga adalah Alvaro. Polisi masih menunggu hasil tes DNA dan pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan identitas kerangka tersebut.

  • Kapolsek Pesanggrahan dan Kapolres Jakarta Selatan mengonfirmasi penemuan tersebut dan penangkapan tersangka, yang diduga menjadi otak di balik kasus ini.

Kronologi tersebut menggambarkan rentang waktu dari hilangnya Alvaro hingga penemuan kerangkanya 8 bulan kemudian, diikuti penangkapannya tersangka pelaku yang diyakini sebagai ayah tiri korban.. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Pekan Ketiga Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

15 Juni 2026 - 20:18 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Trending di News