Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

3 Pemuda Nekat Mandi di Banjir Lahar Semeru

badge-check


					Banjir Lahar Semeru Perbesar

Banjir Lahar Semeru

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, BANYUWANGI-Sebuah video yang memperlihatkan aksi tiga pemuda nekat mandi dan berenang di aliran banjir lahar hujan Gunung Semeru viral di media sosial. Aksi tersebut menuai kecaman dari warganet karena dinilai sangat berbahaya dan bisa berujung maut.

Dalam video amatir berdurasi sekitar 30 detik itu, terlihat tiga pemuda tengah asyik bermain air di aliran sungai yang membawa material pasir dan batu. Padahal, saat kejadian, arus air terlihat sangat deras akibat hujan lebat di wilayah puncak Gunung Semeru. Lokasi kejadian diketahui berada di sekitar aliran Sungai Regoyo, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, pada Rabu (5/11/2025).

Menanggapi video viral tersebut, Polres Lumajang langsung menindaklanjuti. Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dan memanggil ketiga pemuda dalam video itu. Mereka juga telah meminta maaf atas aksi berbahaya tersebut.

“Sudah mendapat laporan. Yang bersangkutan sudah diberi imbauan, dan mereka sudah menyampaikan permintaan maaf,” ujar AKBP Alex Sandy Siregar saat dikonfirmasi, Kamis (6/11/2025).

Alex menegaskan, pihaknya akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mendekati kawasan aliran sungai saat terjadi banjir lahar. Ia mengingatkan bahwa arus banjir lahar Semeru membawa material berat yang bisa menyeret dan menimbun siapa pun yang berada di sekitar aliran.

“Kami mengimbau agar warga menjaga jarak dan waspada saat terjadi banjir lahar. Selalu patuhi imbauan serta peringatan dini dari petugas. Jangan sekali-kali berenang saat banjir lahar terjadi,” tegasnya.

Diketahui, banjir lahar hujan dari Gunung Semeru terjadi setelah wilayah puncak diguyur hujan deras sejak Rabu (5/11/2025) siang. Berdasarkan laporan PVMBG, getaran banjir tercatat mencapai amplitudo maksimal 38 milimeter.

Arus deras mengalir di Sungai Regoyo yang membentang dari Kecamatan Candipuro hingga Pasirian, membawa material pasir dan batu dari lereng gunung. Dalam kejadian tersebut, sebuah truk pasir dilaporkan sempat terjebak aliran lahar. Beruntung, tidak ada korban jiwa.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tiga Anggota DPRD di Jatim Ditangkap Polrestabes Surabaya karena Narkoba

30 September 2026 - 19:20 WIB

YLKI Dorong Label Peringatan Gula, Garam, Lemak , Usai Putusan MK

30 September 2026 - 18:59 WIB

Penerbangan Singapura Tersebar ke 17 Kota RI, Ekonomi Daerah Luar Jawa Panen Devisa

30 September 2026 - 18:38 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Rp109.000 per Kg, Telur Ayam di Rp29.500 per Kg

29 September 2026 - 21:08 WIB

Urai Macet Ketapang-Gilimanuk, Jatim Revitalisasi Dermaga Bulusan Rp6 Miliar

29 September 2026 - 20:14 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Kejar Target FLPP, Pemerintah Siapkan Akad Massal 71.000 Rumah Subsidi

27 September 2026 - 19:29 WIB

Trending di Nasional