Menu

Mode Gelap

News

Lisa dan Jennie Blackpink Kini Mengenakan Pakaian yang Semakin Terbuka, Netizen Sebut Tak Sopan

badge-check


					Pakaian Jennie dan Lisa tuai kontroversi Perbesar

Pakaian Jennie dan Lisa tuai kontroversi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Di atas panggung konser yang digelar pada 19 Oktober di Stadion Kaohsiung (Taiwan, Tiongkok), Lisa dan Jennie (BlackPink) menciptakan momen kontroversial.

Namun, perdebatan tersebut bukan terletak pada penampilan mereka, melainkan pada kostum yang dikenakan kedua anggota BlackPink tersebut.

Lisa menimbulkan banyak kontroversi ketika ia mengenakan bodysuit yang terbuka. Pakaian berpotongan tinggi itu memperlihatkan seluruh bokongnya, yang menyebabkan banyak situasi memalukan di atas panggung ketika penyanyi wanita itu menampilkan gerakan tarian seksi.

Banyak orang menganggap kostum Lisa saat tampil menyerupai bikini one-piece, memperlihatkan banyak bagian tubuh dan menarik perhatian. Ini dianggap sebagai salah satu kostum Lisa yang paling berani di panggung konser.

Jennie juga menuai kontroversi ketika ia hanya mengenakan bra di atas panggung. Lebih tepatnya, sang penyanyi wanita hanya mengenakan bra putih bermotif camellia dari merek Chanel, dan sama sekali tidak mengenakan baju luar saat berdiri di atas panggung.

Di bawah, sang pemakai membuka ritsleting celananya, memperlihatkan celana dalam berpinggang tinggi yang senada, membuat penampilannya semakin berani. Pakaian Jennie langsung dikritik karena dianggap ofensif, sugestif, dan kurang estetis.

Ini adalah “kesabaran terakhir”, yang menyebabkan penyanyi wanita tersebut dikritik karena semakin sering memamerkan tubuhnya. Dalam pemotretan terbaru untuk majalah CR Fashion Book (Prancis), Jennie dikritik karena mengusung gaya Lolita. Dalam salah satu penampilannya, ia mengenakan bra renda hitam yang menyangga dadanya, dipadukan dengan tank top merah muda pastel, memperlihatkan seluruh dadanya.

Di bawah, sang idola K-pop mengenakan lingerie segitiga berhias pita berwarna ungu, dipadukan dengan stoking putih. Beberapa orang mengkritik pakaian transparan dan bra yang provokatif tersebut. Secara keseluruhan, foto tersebut dianggap ofensif, dengan tujuan memamerkan kulit.

Sebelumnya, saat konser di AS pada bulan Maret untuk mempromosikan album barunya, Ruby , Jennie menuai kontroversi dengan pakaiannya yang terbuka saat tampil. Di atas panggung, ia mengenakan bodysuit putih tipis, mengikuti tren tanpa celana. Detail belahan dada rendah di bagian depan dada dan kain tipisnya menciptakan banyak situasi terbuka, yang langsung menuai kritik.

Menurut citra pemasaran merek tersebut, sang model mengenakan set bodysuit ini dengan celana pelindung putih buram. Namun, idola wanita K-pop ini melepas sepenuhnya celana pelindung tersebut, memperlihatkan area sensitif tubuhnya, sehingga menampilkan citra sensitif di atas panggung.

Sementara itu, Lisa telah menciptakan kontroversi besar di industri mode tahun ini karena mengikuti tren tanpa celana. Tampil di Met Gala 2025, Lisa menarik perhatian dengan pakaiannya yang sangat berani. Ia mengenakan pakaian dari Louis Vuitton, termasuk jaket renda transparan yang berkilauan dan bodysuit berpotongan tinggi.

Selain dikritik karena berpakaian tidak senonoh dan memperlihatkan sebagian besar bokongnya di sebuah acara mode bergengsi, Lisa juga menuai kontroversi karena memilih bodysuit yang tidak pantas. Lebih spesifik lagi, rancangannya disebut-sebut memuat potret banyak tokoh kulit hitam berpengaruh dalam sejarah, termasuk aktivis Amerika Rosa Parks, menurut Cosmopolitan .

Segera setelah informasi ini muncul, penyanyi Rockstar dan rumah mode Louis Vuitton menghadapi serangkaian opini yang beragam. Para pengguna jejaring sosial X mengkritik desain ini sebagai “tidak sopan” dan “tidak pantas”.

Meski sama-sama menjadi duta rumah mode ternama yang berpengaruh besar di industri mode, Lisa dan Jennie justru dituding kerap menyalahgunakan busana terbuka dan provokatif demi menarik perhatian.

Banyak pakaian yang berada di antara seksi dan ofensif, sehingga memicu gelombang kritik. Pilihan para anggota BlackPink tidak hanya memengaruhi reputasi pribadi mereka, tetapi juga berdampak pada reputasi merek.***

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Korupsi Dana Hibah Rp242 Miliar, Kejari Magetan Menahan Ketua DPRD Suratno dan 5 Orang Lainnya

23 April 2026 - 21:12 WIB

Terulang Lagi, Pria Terjun dari Jembatan Cangar Batu Meninggalkan Yamaha Vixion

23 April 2026 - 16:17 WIB

Gempa 3.8 Magnetudo di Buleleng Bali dan Timor

23 April 2026 - 15:30 WIB

Jusuf Hamka Menang Gugatan Rp119 Triliun Lawan Hary Tanoesoedibyo

23 April 2026 - 10:52 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (1): Ketika Kekerasan Jadi Pilihan Aksi

22 April 2026 - 18:30 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

14 Jam Rudy Mas’ud Bertahan di Dalam Kantor, Saat Massa APM Kaltim Unjuk Rasa

22 April 2026 - 08:40 WIB

Tanker Gamsunoro Milik Pertamina Dikontrakan ke Pihak III, lalu Disewa oleh Pertamina Sendiri

21 April 2026 - 22:09 WIB

LPKJ 2025 Bupati Jombang, Dewan: 74 % Anggaran Masih Transfer Pusat, PAD Cuma 26 %

21 April 2026 - 20:36 WIB

Trending di News