Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Jantung Bawaan dan Stunting, Bocah Sulton akan Dirujuk ke RS Soetomo Surabaya

badge-check


					Buapti Warsubi bersama istri, Ny Yuliati Nugrahani, telah bertandang ke rumah anak Sulton, 7, penderita  penyaktiu jatung bawaan dan stunting. Orang nomor satu di Jombang itu menyatakan akan mendukung kesehatan untuk Sulton. Foto: Diskominfa Pembang Jombang
Perbesar

Buapti Warsubi bersama istri, Ny Yuliati Nugrahani, telah bertandang ke rumah anak Sulton, 7, penderita penyaktiu jatung bawaan dan stunting. Orang nomor satu di Jombang itu menyatakan akan mendukung kesehatan untuk Sulton. Foto: Diskominfa Pembang Jombang

Penulis: Arief Hendro Soesatyo |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Pemerintah Desa Temuwulan bekerja sama dengan RSUD Kabupaten Jombang mengambil langkah cepat dan terkoordinasi untuk menangani Sulton (7), anak penderita penyakit jantung bawaan asal Desa Temuwulan, Kecamatan Perak.

Pertemuan koordinasi ini digelar di Balai Desa Temuwulan pada Jumat,  10 Oktober 2025, menandai sinergi nyata dalam upaya memberikan pengobatan terbaik bagi Sulton.

Kegiatan dihadiri oleh dr. Fery Dewanto, M.I.Kom., Humas RSUD Jombang, Kasubag Humas, Kasi Pelayanan RSUD Jombang dr. Sangidu, Kepala Desa Temuwulan Totok Joko Purnomo, Kepala Puskesmas Perak Oisatin, S.Kep., Ns., serta perangkat desa lainnya.

Dr. Fery menjelaskan bahwa instruksi langsung dari Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., pada Sabtu, 27 September 2025) agar Sulton mendapatkan penanganan optimal, telah direspons cepat oleh RSUD Jombang.

“Senin (29 September 2025), kami bawa Sulton ke RSUD Jombang untuk pemeriksaan lanjut. Hasil pemeriksaan mengonfirmasi penyakit jantung bawaan dan indikasi stunting,” ujar dr. Fery.

Selanjutnya, RSUD Jombang melakukan koordinasi dengan RS Siti Khodijah Sidoarjo pada Rabu (1 Okotber 2025), mengingat Sulton pernah berobat di sana. Di RS tersebut, melalui pemeriksaan Ekokardiografi (EKO), ditemukan kondisi single ventrikel. Pasien menjalani terapi obat selama 30 hari sebelum dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

“Pada Jumat (3 Oktober 2025), hasil pemeriksaan di RSUD Dr. Soetomo menunjukkan Sulton harus menjalani kateterisasi jantung. Saat ini, ia berada di antrean nomor 128 untuk tindakan tersebut,” jelas dr. Fery.

Meski menunggu jadwal tindakan, RSUD Jombang rutin memantau kondisi Sulton yang saat ini dirawat inap akibat demam dan batuk. Kondisinya stabil meski penyakit jantung bawaan memerlukan kewaspadaan serius.

“Kami berkomitmen bersama Pemdes Temuwulan memberikan pelayanan terbaik untuk Sulton,” tegas dr. Fery.

Kasi Pelayanan RSUD Jombang, dr. Sangidu, menambahkan bahwa kateterisasi diagnostik jantung adalah prosedur medis invasif yang membutuhkan dokter spesialis dan persiapan ketat, termasuk kondisi pasien dan status gizinya.

“Keputusan tindakan ada di tangan tim ahli RSUD Dr. Soetomo. Kami siap mendampingi Sulton di setiap kontrol, baik di RS Siti Khodijah maupun RSUD Dr. Soetomo,” tambahnya.

Kepala Desa Temuwulan, Totok Joko Purnomo, mengapresiasi langkah cepat dan koordinasi terbuka ini. “Dengan dialog seperti ini, kami harap tidak ada lagi miskomunikasi antara desa, puskesmas, dan RSUD. Terima kasih atas tindakan nyata RSUD Jombang,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Jombang Warsubi bersama Wakil Bupati Salmanudin dan jajaran OPD terkait serta Ketua TP PKK Yuliati Nugrahani Warsubi, mengunjungi Sulton pada Sabtu , 27 September 2025 sebagai wujud komitmen Pemkab Jombang mendukung masyarakat yang membutuhkan. Bupati Warsubi memastikan seluruh biaya pengobatan Sulton ditanggung pemerintah.

“Kami pastikan penanganan terbaik dan pembiayaan penuh di RSUD Jombang maupun saat dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo,” tegasnya.

Sinergi RSUD Jombang, Pemerintah Desa Temuwulan, dan lintas sektor kesehatan menunjukkan pelayanan publik yang cepat, tanggap, dan berkeadilan, mencerminkan visi Pemkab Jombang untuk mewujudkan masyarakat sehat, sejahtera, dan berdaya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Murid Tolak Sumbangan SMAN 1 Jombang, Wibisono: Hapuskan Seluruh Pungutan di Sekolah!

16 September 2026 - 15:05 WIB

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:48 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:28 WIB

Ratusan Mahasiswa UINSA Aksi Demo Tolak Muzaki Jabat Rektor Periode II

16 September 2026 - 13:24 WIB

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

Trending di News