Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Bupati Gresik Jabat Ketua Bidang Perlindungan Pekerja Migran di Apkasi

badge-check


					Foto: Istimewa
Gus Yani usai dilantik dalam kepengurusan Apkasi masa bakti 2025–2030 Perbesar

Foto: Istimewa Gus Yani usai dilantik dalam kepengurusan Apkasi masa bakti 2025–2030

Penulis: Sanny | Editor: Priyo

JAKARTA, KREDONEWS.COM – Pengurus Pusat Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) masa bakti 2025–2030 secara resmi dikukuhkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian, di Puri Agung Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta Pusat, Kamis, (17/7).

Ketua Umum Apkasi kini dijabat Bupati Lahat, Sumatera Selatan, Bursah Zarnubi. Sekjen Apkasi, dijabat Bupati Minahasa Utara, Joune J. E. Ganda, keduanya terpilih secara aklamasi dalam Munas VI APKASI di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara pada 30 Mei 2025.

Dalam susunan dewan pengurus Apkasi Masa Bhakti 2025-2030 Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, terpilih menjadi Ketua Bidang Perlindungan Pekerja Imigran Indonesia (PMI) dengan tugas utama mengoordinasikan kebijakan Perlindungan PMI sejalan dengan peran APKASI dalam mendukung program pemerintah pusat.

Terpilihnya Gus Yani, sapaan akrab bupati, tidak lepas dari kiprahnya dalam membangun ekosistem migrasi aman dan berkelanjutan. Melalui Desa Migran Emas Kabupaten Gresik yang telah diluncurkan Menteri PPMI sekaligus Kepala BP2MI Abdul Kadir Karding pekan lalu di Gresik.

“Pengukuhan pengurus Apkasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah kabupaten, dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, mengawal peran strategis menuju Indonesia emas 2045,” ungkap Gus Yani melalui rilis yang diterima redaksi, Kamis (17/7) petang.

Dirinya berharap, seluruh jajaran pengurus Apkasi bisa solid dan bersinergi dalam mewujudkan program program kerja yang berpihak pada kepentingan daerah. Karena Apkasi merupakan organisasi yang mewadahi pemerintah kabupaten seluruh Indonesia, untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingan daerah.

“Terbentuknya pengurus yang baru, ini memiliki posisi strategis untuk berperan aktif, dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci keberhasilan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju, adil dan sejahtera,” tegasnya.

“Tentunya saya akan menjalankan kepercayaan yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab saya, akan saya laksanakan dengan baik, ” tandasnya

Sebagai kepala daerah, Gus Yani memiliki komitmen kuat terkait pekerja migran. Selain menetapkan lima Desa Migran Emas, Gus Yani juga akan membentuk Migran Center sebagai pusat layanan informasi dan pelatihan bagi calon PMI. Di Migran Centre, para calon pekerja migran bisa mengakses informasi seputar pelatihan keterampilan, tes kesehatan, hingga proses sertifikasi sebelum berangkat ke luar negeri.

Acara pengukuhan Apkasi juga dihadiri
Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia Zulkifli Hasan, Direktur Utama TV One Taufan En Rotorasiko dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon L. P Napitupulu.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Yuenchi Arwindi Merasa Difitnah: Demi Allah, Saya tak Ada Hubungan dengan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 20:17 WIB

Trending di News