Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Agus Purnomo: Serapan APBD Jombang On The Track, Kas Dievaluasi Tiap Bulan

badge-check


					Agus Purnomo, sekretaris Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Agus Purnomo, sekretaris Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Sekretaris Pemkab Jombang, Agus Purnomo menyatakan serapan anggaran dan pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 on the track alias berjalan sesuai jadwal dan semua kegiatan belanja dikendalikan melalui sistem anggaran kas yang dievaluasi tiap bulan.

“Sampai saat ini, pelaksanaan APBD TA 2025 masih sesuai dengan perencanaan yang berlaku dalam anggaran kas,” jelas Agus Purnomo saat diwawancarai awak media ini, di ruang kerja, Jumat, 4 Juli 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menyatakan bahwa sekitar 50 persen belanja publik berjalan sesuai dengan rencana anggaran yang telah disusun untuk tahun anggaran 2025.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jombang saat ini masih berada dalam jalur yang direncanakan dan dikendalikan melalui sistem anggaran kas yang dievaluasi setiap bulan. Hal ini memastikan proyek-proyek strategis dapat dimulai tepat waktu dan tidak mengalami keterlambatan di lapangan.

Agus juga menjelaskan bahwa total APBD Jombang 2025 mencapai Rp 3,025 triliun, dengan rincian belanja yang sudah disusun sesuai regulasi dan proporsi, termasuk belanja pegawai 28,62 persen, belanja barang dan jasa 30,77 persen, dan belanja modal 11,98 persen.

Penyusunan APBD dilakukan secara prosedural dan transparan, melalui musyawarah dengan DPRD dan berpedoman pada visi misi kepala daerah serta peraturan perundang-undangan berlaku.

Selain itu, Pemkab Jombang tengah melakukan efisiensi anggaran hingga 50 persen pada pos-pos operasional seperti perjalanan dinas dan konsumsi rapat, agar dana yang dihemat dapat dialokasikan lebih optimal untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

Dengan demikian, Sekda Agus Purnomo menegaskan bahwa pengelolaan belanja publik di Jombang sudah sesuai rencana anggaran, dengan pengawasan ketat dan fokus pada efisiensi untuk meningkatkan manfaat bagi masyarakat.

Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pelaksanaan belanja daerah tahun anggaran 2025 masih berjalan sesuai jadwal dan semua kegiatan belanja dikendalikan melalui sistem anggaran kas yang dievaluasi tiap bulan. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News