Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Gelombang Blokir Akun di Instagram Menggila, User Salahkan AI

badge-check


					Gelombang Blokir Akun di Instagram Menggila, User Salahkan AI Perbesar

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Instagram lagi kebanjiran suspensi dan pemblokiran. Pengguna Instagram ramai-ramai menyalahkan teknologi kecerdasan buatan sebagai biang keroknya.

Banjir suspensi ini dilaporkan oleh Tech Crunch berdasarkan unggahan para pengguna Instagram yang mengeluh di platform tersebut, Reddit, dan X.

Para pengguna Instagram mengklaim akun mereka diblokir meskipun mereka tidak melakukan pelanggaran sama sekali. Saat mereka banding soal pemblokiran akun, Meta tidak memberikan respons sama sekali. Hasilnya, banyak pengguna yang kebingungan karena mereka tidak punya cara lain untuk menghubungi Meta.

“Saya sudah berkali-kali mengajukan banding, mengunggah kartu identitas, dan coba menghubungi Meta lewat kanal resmi. Namun, saya tidak diacuhkan. Seperti teriak ke ruang kosong,” kata seorang pengguna Reddit yang akun Instagramnya kena ban.

Unggahan di komunitas Instagram di Reddit dibanjiri oleh keluhan soal gelombang pemblokiran yang sudah terjadi berminggu-minggu.

Di media sosial X, pengguna menyerbu akun Instagram dengan unggahan yang meminta Instagram membuka blokir atau terus terang soal isu pemblokiran yang terjadi. Bahkan, beberapa pengguna mengancam akan menyeret Instagram ke pengadilan.

Menurut Tech Crunch, kesalahan blokir di platform raksasa seperti Instagram kerap terjadi ketika mereka mengalihkan tugas pengawasan ke sistem yang otomatis. Namun, jumlah pemblokiran yang membeludak membuat publik menuduh peran teknologi AI.

Pinterest pada awal tahun ini juga melalui permasalahan blokir massal. Saat itu, para pengguna Pinterest juga mengeluh bahwa mereka tidak melanggar kebijakan platform.

Setelah diancam dengan kasus hukum, Pinterest akhirnya minta maaf dan mengakui bahwa pemblokiran massal disebabkan oleh kesalahan internal.

Beberapa pengguna Instagram mengeluh pemblokiran tanpa alasan yang jelas oleh Instagram menggangu mata pencaharian rian mereka.

“Ini adalah sumber penghidupan saya, pekerjaan penuh waktu. Saya sangat bergantung ke Instagram,” kata seorang pengguna Instagram di Reddit.

Selain itu, ada juga pengguna yang melaporkan bahwa alasan “tak berdasar” yang diumumkan Instagram sebagai dasar pemblokiran akun membuat reputasi mereka rusak. Beberapa pengguna menyatakan Instagram memblokir akun mereka dengan alasan “eksploitasi seksual anak” yang bisa menghancurkan karier pemilik akun.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penggemar Sepakbola Takjub Lihat Kaki Jenjang Presenter

21 Juli 2026 - 19:07 WIB

Bukan Sekadar Cameo, Jung Ho-yeon Ukir Sejarah di Final Piala Dunia 2026

20 Juli 2026 - 18:37 WIB

Cinta Laura Beradegan Intim di Series WeTV ‘Sleeping With The Enemy’

17 Juli 2026 - 21:01 WIB

Rasa Nano-nano Pacar Bek Argentina Berkebangsaan Inggris

16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Tate McRae Curi Perhatian saat Bawa Bola Pertandingan Piala Dunia

15 Juli 2026 - 20:24 WIB

Jalan-jalan Sambil Kentut”Rahasia” Penuaan yang Sehat

13 Juli 2026 - 20:33 WIB

Shakira Tampil Memesona di Miami, Penampilannya Jadi Perbincangan

12 Juli 2026 - 19:34 WIB

Demi Kung Fu Soccer, Dilraba Dilmurat Naik 9 Kg dan Bentuk Tubuh Atletis

9 Juli 2026 - 18:57 WIB

Wisata Jeep Merapi, Menikmati Alam dan Kisah di Balik Erupsi

8 Juli 2026 - 19:42 WIB

Trending di Life Style