Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

50 Warga Jombang Ikuti Pelatihan Mengolah Limbah untuk Ketahanan Pangan

badge-check


					Pemkab Jombang melalui Brantas Berdaya hari ini Minggu, 15 Juni 2025, menggelar Pelatihan Reduksi Sampah Organik Rumah Tangga, sebuah langkah strategis untuk mendukung Program IDAMAN (Indonesia Daulat Mandiri Pangan). Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Pemkab Jombang melalui Brantas Berdaya hari ini Minggu, 15 Juni 2025, menggelar Pelatihan Reduksi Sampah Organik Rumah Tangga, sebuah langkah strategis untuk mendukung Program IDAMAN (Indonesia Daulat Mandiri Pangan). Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Sebanyak 50 orang warga Jombang, mengikuti pelatihan Reduksi Sampah Organik Rumah Tangga untuk Lingkungan (Small Grant) Periode ke-2 sebagai langkah nyata mewujudkan pengelolaan sampah terintegrasi dan produktif di tingkat rumah tangga.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Mochamad Saleh, M.Si, mewakili bupati Jombang Warsubi, Minggu 15 Juni 2025, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Brantas Berdaya dan seluruh mitra atas terselenggaranya pelatihan ini.

“Kegiatan hari ini sangat sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Jombang 2024–2029, yaitu ‘Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua’,” tutur Mochamad Saleh, dalam pelatihan yang digelar di aula Inspirasi BLK (Balai Latihan Kerja) Kabupaten Jombang dan untuk kegiatan praktek langsungnya di RPH/Bank Santri Organik Jl. Matahari, Candimulyo, Jombang.

Sebagaimana yang ditekankan oleh Bupati Jombang Warsubi bahwa pelatihan ini mendukung misi mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.

Lebih lanjut, Mochamad Saleh menjelaskan bahwa pelatihan ini secara langsung mendukung program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Jombang dalam memperkuat sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan, serta membangun infrastruktur berkelanjutan dan memperkuat ekonomi lokal.

“Melalui pengolahan limbah rumah tangga dan limbah rumah potong hewan (RPH) menjadi kompos, pupuk cair, dan pestisida nabati, kita tidak hanya mengatasi pencemaran lingkungan tetapi juga meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

“Dinas Peternakan sendiri berkomitmen mendorong sinergi semacam ini, termasuk mengarahkan limbah RPH yang semula menjadi sumber pencemaran menjadi sumber daya produktif”, tandasnya.

Dukungan lintas sektor turut terlihat dengan penyerahan bantuan alat pencacah kompos secara simbolis dari Perum Jasa Tirta I.

Mochamad Saleh berharap, kolaborasi ini dapat terus diperkuat demi keberlanjutan program. mengakhiri sambutannya, Mochamad Saleh mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pelatihan ini sebagai pemicu perubahan perilaku dan budaya dalam mengelola sampah, menanam pangan sendiri, dan menjaga kelestarian bumi.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka pelaksanaan Layanan Dana Masyarakat untuk Lingkungan (Small Grant) Periode ke-2 ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang terintegrasi dan produktif di tingkat rumah tangga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan segenap pengurus Komunitas Brantas Berdaya, perwakilan dari Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Perum Jasa Tirta I, dan Dinas Lingkungan Hidup, serta para fasilitator, narasumber, dan seluruh peserta pelatihan.

Para peserta mendapatkan beberapa materi:

  •  “Peran Strategis Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Dari Regulasi hingga Aksi Nyata”, narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang
  • Teknik Dasar Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga oleh Sekolah Sungai Brantas
  •  “Strategi Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolaan Sampah Organik & Rencana Tindak Lanjut Pemanfaatan untuk Program IDAMAN oleh Brantas Berdaya.

Dalam pelatihan, peserta juga diajak untuk Praktik Langsung memuat Kompos, Pupuk Cair dan Pestisida Nabati, Pendampingan dan Simulasi Mandiri Pembuatan Kompos dan Pembentukan Bank Kompos, Monitoring dan Evaluasi Awal, serta Komitmen Peserta oleh Tim Fasilitator dan Tim Evaluator. Serta ada Pembagian Bibit, Kompos dan cairan mikroba lokal (campuran mikroba tempe, terasi, rumens sapi, tape). **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perluas Investasi, Warsubi Pimpin Forkopimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang

13 Juni 2026 - 16:21 WIB

Muktamar Lesbumi NU di Tambakberas Jombang: Tengok Akar Tradisi dan Budaya sebagai Panglima

13 Juni 2026 - 14:20 WIB

Kepala BGN Nanik Deyang: Saya Memang Cupu-nya Presiden

13 Juni 2026 - 13:29 WIB

Andri Mulyono Partner Lodewyk Pusung, Mark Up Rp0,5 Triliun Proyek Motor Listrik BGN

13 Juni 2026 - 12:40 WIB

Kejaksaan Agung menahan Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), terlibat mark up proyek pengadaan motor listrik BGN.

Massa Aksi Mahasiswi UI Bubar Tertib dari Bundaran HI, Lampu Padam Masuk Kelompok Baju Hitam

12 Juni 2026 - 21:59 WIB

Aksi massa mahasiswa U, di Bundaran HI, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026

Pelatihan Kripik Pisang dan Tahu Krispi 21 Wanita Warga Plumbon Gambang

12 Juni 2026 - 21:16 WIB

REI: Kenaikan BI Rate Jadi Pukulan Telak bagi Properti Nonsubsidi

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

Menelisik Akar Terorisme (16): Black Death Memangsa 50 % Populasi Eropa

12 Juni 2026 - 18:45 WIB

Pemkab Jombang dan BPS Sinergi Sensus Ekonomi 2026: Dilaksanakan 15 Juni – 31 Agustus 2026

12 Juni 2026 - 16:21 WIB

Buoati Jombang, Warsubi memasang tag tanda resmi petugas pelaksana Sensus Ekonomi 2026.
Trending di News