Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

Bannon Ungkap Perkelahian Fisik Rahasia di Balik Kehancuran Musk

badge-check


					Elon Musk dan Menkeu Scott Bessent Perbesar

Elon Musk dan Menkeu Scott Bessent

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Elon Musk mengalami ledakan kekerasan selama adu mulut di Ruang Oval, ungkap mantan ahli strategi Trump Steve Bannon.

Bannon mengatakan kepada Daily Mail bahwa miliarder tersebut “bertengkar secara fisik” dengan Menteri Keuangan Scott Bessent setelah dikonfrontasi mengenai penghematan yang sedikit dari Departemen Efisiensi Pemerintah.

“Scott Bessent menegurnya dan berkata, ‘Anda menjanjikan kami satu triliun dolar (dalam bentuk pemotongan), dan sekarang Anda sudah mencapai sekitar $100 miliar, dan tidak ada yang dapat menemukan apa pun, apa yang Anda lakukan?’” kata Bannon. “Dan saat itulah Elon mulai bersikap fisik. Itu masalah yang menyakitkan baginya.”

“Itu bukan pertengkaran, itu konfrontasi fisik. Elon pada dasarnya mendorongnya,” tambah Bannon.

“Bukan rahasia lagi bahwa Presiden Trump telah mengumpulkan sekelompok orang yang sangat bersemangat tentang isu-isu yang berdampak pada negara kita,” katanya dalam sebuah pernyataan kepada Daily Mail . “Perbedaan pendapat adalah bagian normal dari setiap proses kebijakan yang sehat, dan, pada akhirnya, semua orang tahu bahwa hal itu dilakukan atas keinginan Presiden Trump.”

Pengungkapan itu muncul menyusul laporan mengejutkan dari New York Times yang menuduh Musk menggunakan campuran narkoba berat saat berkampanye dengan Trump, termasuk ketamin, ekstasi, dan jamur psikedelik.

Konfrontasi tersebut awalnya dilaporkan pada bulan April, tetapi rincian tentang sifat fisiknya baru sekarang terungkap.

“Ada dua pria miliarder setengah baya yang mengira itu adalah WWE di aula West Wing,” kata seorang saksi mata kepada Axios saat insiden itu pertama kali muncul.

“Persetan denganmu! Persetan denganmu! Persetan denganmu!” Bessent dilaporkan berteriak pada Musk. “Aku tidak bisa mendengarmu,” kata Musk. “Katakan lebih keras.”

Perkelahian itu dilaporkan dimulai di Ruang Oval dan menyebar ke luar kantor Kepala Staf Susie Wiles, dan kemudian ke kantor penasihat Keamanan Nasional.

Bannon—yang sering mengkritik Musk dan menyebutnya sebagai “ imigran gelap parasit ”—mengatakan Trump “100%” berpihak pada Bessent setelah bentrokan tersebut.

Presiden juga mengkritik Musk dalam pertikaian terpisah pada bulan Maret, ketika CEO Tesla dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio berselisih mengenai pemecatan massal DOGE dalam rapat kabinet. Tak lama setelah itu, Trump secara terbuka mengumumkan niatnya untuk mengendalikan kampanye penghematan biaya Musk.

Saat masa jabatannya yang penuh gejolak di Gedung Putih hampir berakhir, orang terkaya di dunia ini mulai menyuarakan kekhawatirannya tentang pemerintahan.

Mencatat bahwa ia setuju “dengan banyak hal yang dilakukan pemerintahan,” Musk mengatakan bahwa “ada hal-hal yang saya tidak sepenuhnya setujui” selama wawancara dengan CBS Sunday Morning .

“Saya agak terjebak dalam situasi sulit, di mana saya seperti, yah, saya tidak ingin, Anda tahu, berbicara menentang pemerintahan, tetapi saya … juga tidak ingin bertanggung jawab atas semua yang dilakukan pemerintahan. Jadi saya, seperti, agak terjebak, Anda tahu?” tambahnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Kabar Baik 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz

19 April 2026 - 19:52 WIB

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

Kutu Pembunuh Menyerang Korea Selatan, 422 Orang Meninggal

15 April 2026 - 19:06 WIB

Trending di Internasional