Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Khofifah, Pangdam dan Kapolda Jatim Halal Bihalal ke Rumah Jokowi, Ternyata Ini yang Dibicarakan

badge-check


					Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto berkunjung ke kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Solo pada Selasa, 15 April 2025, untuk berhalal bihalal  di rumah Jokowi di, Solo. Foto: Humas Pemprov Jatim Perbesar

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto berkunjung ke kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Solo pada Selasa, 15 April 2025, untuk berhalal bihalal di rumah Jokowi di, Solo. Foto: Humas Pemprov Jatim

Penulis: Saifudin  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SOLO- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto berkunjung ke kediaman Presiden Joko Widodo di Solo pada Selasa, 15 April 2025.

Kunjungan ini merupakan silaturahim dan halal bihalal antara Forkopimda Jawa Timur dengan Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, mereka membahas sejumlah isu strategis, khususnya dampak dari perang dagang dan perang tarif antara Amerika Serikat dan China yang mempengaruhi perekonomian global.

Presiden Jokowi memberikan update terkait kondisi ekonomi akibat trade war tersebut yang terjadi di seluruh dunia.

Sebagai langkah antisipasi, Khofifah menyampaikan bahwa Pemprov Jawa Timur telah melakukan komunikasi personal dengan para pemilik perusahaan besar dan mengundang Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk berdiskusi.

Mereka sepakat untuk menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK) dan jika ada pengurangan produksi, maka dilakukan pengurangan jam kerja atau hari kerja, bukan PHK.

Sinergi antara Forkopimda dan elemen masyarakat juga ditekankan untuk menjaga suasana kondusif dan optimisme di tengah tantangan ekonomi global.

Singkatnya, kunjungan Khofifah bersama Pangdam dan Kapolda Jatim ke rumah Jokowi di Solo adalah untuk bersilaturahim sekaligus membahas langkah-langkah strategis menghadapi dampak perang dagang AS-China guna menjaga stabilitas ekonomi dan sosial di Jawa Timur.

Berikut kronologi kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto ke kediaman Presiden Joko Widodo di Solo pada Selasa, 15 April 2025:

Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan tiba di kediaman Presiden Jokowi di Jalan Kahuripan Utara No 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah.

Kunjungan ini merupakan silaturahim dan halal bihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 2025, sekaligus kesempatan untuk berdiskusi dengan Presiden Jokowi.

Pertemuan berlangsung tertutup selama sekitar satu jam, di mana Khofifah bersama Pangdam dan Kapolda menyampaikan berbagai isu strategis, terutama dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang kembali memanas setelah kebijakan tarif timbal balik diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Presiden Jokowi memberikan update tentang dampak ekonomi global dari perang dagang tersebut yang mempengaruhi seluruh dunia.

Khofifah menyampaikan langkah antisipatif yang telah dilakukan Pemprov Jawa Timur, termasuk komunikasi personal dengan pemilik perusahaan besar dan mengundang Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang memiliki karyawan di atas 4.000 orang untuk berdiskusi.

Kesepakatan penting yang diambil adalah menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK); jika ada pengurangan produksi, maka dilakukan pengurangan jam kerja atau hari kerja, bukan PHK.

Khofifah juga menekankan pentingnya sinergi antara Forkopimda dan elemen masyarakat untuk menjaga suasana kondusif dan membangun optimisme di tengah tekanan ekonomi global.

Pertemuan ini diakhiri dengan ucapan terima kasih dari Khofifah atas kesempatan bersilaturahim dan halal bihalal yang diberikan Presiden Jokowi.

Kronologi ini menggambarkan kunjungan sebagai momentum penting untuk koordinasi dan mitigasi dampak ekonomi global di Jawa Timur melalui dialog langsung dengan Presiden Jokowi.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Trending di News