Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Cairan Penambal Ban atau Sealant Tidak Disarankan, Kok Bisa?

badge-check


					Ilustrasi ban terkena paku, Dok: ArtAI Perbesar

Ilustrasi ban terkena paku, Dok: ArtAI

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, DALLAS- Menggunakan cairan penambal ban memang praktis dalam kondisi darurat, namun banyak ahli otomotif dari luar negeri termasukan pabrikan Mechelin menyarankan penggunaannya dibatasi karena bisa menyebabkan sejumlah kerugian.

Bentuk Sealant

Tipe Fitur
Aerosol Mudah digunakan, tersedia dalam bentuk kaleng semprot
Cairan Tuang ke ban, oleskan secara merata
Gel Lebih tebal, ideal untuk tusukan yang lebih besar

Jenis Bahan Sealant

Bahan Sealant Reaksi Potensial
Lateks Melemahkan struktur ban
Glikol Mengikis pelek roda
Perekat Merusak lapisan dalam ban

Dari bentuk dan jenis bahan tersebut, cairan penambal ban dapat menimbulkan sejumlah kerugian seperti dikutip dari sumber terpercaya geomechanic

1. Hanya Solusi Sementara
Cairan ini hanya efektif untuk menutup lubang kecil. Jika kerusakan besar atau terjadi di sisi ban, cairan ini tidak akan membantu. Ban bisa kembali kempes dalam waktu singkat..Setelah ditambal tidak lama bisa bocor laginditempat yang sama.

2. Merusak Sensor TPMS
Sealant bisa menyumbat atau merusak sensor Tire Pressure Monitoring System (TPMS), yang memantau tekanan ban. Akibatnya, sensor bisa rusak dan memerlukan penggantian mahal.

Jangan lewatkan

Baca juga: Agar Jantung Sehat Hindari 5 Jenis Makanan Ini, No 5 Gak Disangka

Baca juga: Bongkar Rahasia yang Paling Diinginkan Wanita dari Pria, Bukan Makhluk Rumit

3. Menyulitkan Perbaikan di Bengkel
Cairan meninggalkan residu lengket di dalam ban, yang menyulitkan mekanik saat menambal secara permanen dan bisa menambah biaya servis.

4. Berpotensi Menyebabkan Korosi
Beberapa cairan mengandung bahan kimia seperti lateks atau etilen glikol yang bisa menyebabkan karat pada velg dan merusak ban jika dibiarkan terlalu lama.

5. Tidak Efektif di Suhu Dingin
Sealant bisa membeku di suhu rendah, menyebabkan ketidakseimbangan roda atau bahkan kegagalan fungsi.

6. Getaran
Setalah mengeras tentu tidak selentur karet ban, permukaan dalam ban mempunyai kelenturan yang berbeda hingga menimbulkan getaran

7. Bisa Membatalkan Garansi Ban
Beberapa produsen ban menolak klaim garansi jika sealant sudah digunakan karena bahan kimia bisa merusak struktur ban.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Sealant Ban Merusak Ban?

Sealant ban dapat menyebabkan kerusakan kecil jika disalahgunakan. Gunakan sebagai perbaikan sementara dan ikuti petunjuk pabrik.

Apa Efek Samping Sealant Ban?

Sealant ban dapat menyebabkan ketidakseimbangan roda, korosi, dan kerusakan pada sensor ban. Mungkin juga berantakan saat dibersihkan.

Apakah Sealant Ban Direkomendasikan?

Ya, sealant ban direkomendasikan untuk perbaikan sementara. Sealant membantu menutup tusukan kecil dan mencegah kebocoran udara. Selalu ikuti petunjuk pabrik.

Berapa Lama Sealant Ban Bertahan?

Sealant ban biasanya bertahan antara 6 bulan hingga 2 tahun. Masa pakainya tergantung pada merek dan kondisi penggunaan. Periksa dan ganti secara teratur untuk memastikan efektivitasnya.

Kesimpulan

Sealant ban dapat bermanfaat dalam keadaan darurat tetapi dapat merusak ban jika sering digunakan. Pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan profesional sebelum digunakan.

Sangat penting untuk mempertimbangkan pro dan kontra untuk membuat keputusan yang tepat. Selalu utamakan keselamatan dan kesehatan kendaraan jangka panjang.

Perawatan ban yang tepat tetap penting untuk kinerja yang optimal.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Trending di Life Style