Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Warga Sipil Taiwan Berlatih Gunakan Walkie Talkie, Siap Hadapi Serangan dari China

badge-check


					Warga sipil negara Taiwan rutin menggelar pelatihan menggunakan telekomunikasi walkie talkir, menghadapi blokade internet dan serangan dari China. Foto: Instagram@metrotv Perbesar

Warga sipil negara Taiwan rutin menggelar pelatihan menggunakan telekomunikasi walkie talkir, menghadapi blokade internet dan serangan dari China. Foto: Instagram@metrotv

Penulis: Jacobus E. Lato   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TAIWAN- Warga sipil Taiwan memang dilatih menggunakan walkie-talkie untuk berkomunikasi tanpa internet sebagai antisipasi serangan dari China. Latihan ini bagian dari upaya pertahanan sipil yang meningkat sejak ketegangan geopolitik memanas.

Penyelenggara pelatihan warga sipil Taiwan menggunakan walkie-talkie adalah kelompok pertahanan sipil (civil defense groups) setempat, Senin-Selasa, 16-17 Februari 2026.

Taiwan telah menggelar latihan pertahanan sipil secara rutin, termasuk simulasi seperti Wan An dan Han Kuang, di mana warga dilatih evakuasi, bertahan, dan berkomunikasi darurat.

Baru-baru ini pada Februari 2026, kelompok pertahanan sipil fokus pada komunikasi alternatif menggunakan walkie-talkie karena serangan cyber atau blokade China berpotensi memutus internet dan jaringan seluler.

Walkie-talkie dipilih karena bekerja pada frekuensi radio VHF/UHF yang sulit diblokir sepenuhnya, memungkinkan koordinasi lokal antarwarga, relawan, dan petugas darurat. Latihan ini melibatkan simulasi invasi, di mana warga berlatih kode komunikasi sederhana untuk hindari gangguan musuh.

Latihan terbaru dilaporkan via media sosial pada 16-17 Februari 2026, seiring meningkatnya aktivitas militer China di Selat Taiwan. Pemerintah Taiwan di bawah Presiden Lai Ching-te mendorong kesiapan sipil ini untuk tingkatkan ketahanan nasional tanpa memicu kepanikkan.

Latihan warga sipil Taiwan menggunakan walkie-talkie untuk komunikasi tanpa internet dilaporkan baru dimulai sekitar pertengahan Februari 2026, tepatnya diliput pada 16-17 Februari.

Tidak ada tanggal pasti sesi latihan yang diumumkan secara resmi, tapi video dan postingan media sosial menunjukkan aktivitas ini sedang berlangsung di wilayah seperti Taipei saat itu. Ini sejalan dengan simulasi pertahanan sipil rutin Taiwan, seperti Wan An, yang biasanya digelar beberapa kali setahun.

Latihan ini bersifat berkelanjutan sebagai respons terhadap ancaman China, tanpa jadwal tetap publik untuk menghindari prediksi musuh. Sebelumnya, latihan militer terkait dilakukan pada akhir Januari 2026, tapi fokus sipil walkie-talkie baru muncul di Februari.

Penyelenggara pelatihan warga sipil Taiwan menggunakan walkie-talkie adalah kelompok pertahanan sipil (civil defense groups) setempat.

Kelompok-kelompok relawan pertahanan sipil ini beroperasi di tingkat lokal, seperti di Taipei, dan bekerja sama dengan pemerintah kota serta Kementerian Dalam Negeri Taiwan untuk program kesiapsiagaan darurat.

Mereka bukan militer reguler, melainkan organisasi masyarakat yang fokus pada pelatihan sipil non-konvensional seperti komunikasi radio.

Latihan Februari 2026 digelar mandiri oleh kelompok ini sebagai respons cepat terhadap ketegangan dengan China, terintegrasi dengan simulasi nasional seperti Wan An yang melibatkan otoritas pemerintah. Tidak ada lembaga pusat tunggal; ini lebih ke inisiatif komunitas sipil yang didukung kebijakan nasional. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2931

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

13 Pelanggaran yang Masuk RUU Perampasan Aset

30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Berdasarkan CCTV, Netizen Menduga Kelompok GRIB Pelaku Penganiayaan Bambang Setyawan

29 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Diduga Preman Mengeroyok secara Sadis Bambang Setyawan dalam Kericuhan Aksi Unjuk Rasa

29 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Trending di News