Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Viral, Tugu Biawak di Wonosobo, Sangat Hidup meski dengan Biaya Murah

badge-check


					Viral, Tugu Biawak di Wonosobo, Sangat Hidup meski dengan Biaya Murah Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, WONOSOBO– Di Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, terdapat sebuah tugu berbentuk biawak yang menarik perhatian.

Patung ini terlihat sangat hidup, seolah-olah seekor biawak sungguhan sedang merayap di atas batu. Kini, tugu ini telah menjadi landmark baru di sepanjang rute Wonosobo-Banjarnegara.

Ide pembuatan tugu ini berasal dari pemuda Karang Taruna Desa Krasak, dengan pengerjaan dipimpin oleh seniman lokal bernama Arianto. Patung biawak ini memiliki tinggi 7 meter dan lebar 4 meter, berwarna hitam dengan aksen kuning. Posisinya terlihat sedang menjulurkan lidah dan menoleh ke sisi kiri.

Meski masih dalam tahap penyelesaian seperti finishing dan penataan taman serta bangku tugu ini sudah ramai dikunjungi. Banyak pengendara yang sengaja berhenti untuk mengabadikan momen di depan “Tugu Krasak Menyawak”, sebutan warga setempat untuk patung unik ini.

Kehadiran tugu ini tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang berbeda.

Patung tersebut merupakan buah karya Arianto, tidak hanya patung, lukisan bupati-bupati di pendopo ini semua produknya dari Arianto. Berdasarkan informasi biaya pembuatan patung tersebut hanya Rp50 juta.

Dana tersebut berasal dari sinergi antara masyarakat dan BUMD, hal ini disampaikan oleh oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

“Justru kami mencoba memantik, menyentuh teman-teman BUMD, yuk gotong royong, kemudian itu bisa terealisasi,” pungkasnya , dikutip dari Kompas.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ferry Irwandi & Ekspedisi KitaBisa Tiba di Flores: Salurkan Donasi Rp4 Miliar untuk Korban Gempa

19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Rumahmu Bisa Jadi Server Dunia, Pasif Income Rp393 Juta/ Tahun

19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

RS Terapung Ksatria Airlangga Galang Dana Bantuan Korban Gempa Flores

19 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (49): Perang Zuku, Hingga Manusia Terakhir

19 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Sidang Daycare Little Aresha, Jaksa: Bayi Diikat, Makanan Sisa Dibubur Kembali

19 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Upacara 17 Agustusan Paling Nyeleneh: Kursi VIP di Gedung Sate untuk Petani, Nelayan, Tukang Sapu dan Rakyat Jelata

18 Agustus 2026 - 21:19 WIB

SignAloud, Sarung Tangan Sakti bagi Tunarungu/Wicara

18 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Mobil Brio Tabrak Truk Angkut Gas Alam di Tol Sumo Terbakar, Satu Anak Tewas

18 Agustus 2026 - 09:26 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Trending di Headline