Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Tombo Ati akan Pentaskan Darpana: Adaptasi Maaf…Maaf…Maaf Karya N. Riantiarno

badge-check


					Cuplikan video kisah Darpana yang diadopsi dari kisah legendari Maaf...maaf...maaf karya N. Riantiarno yang bakal pentas di gedung kesneian Jombang, 1-2-3 Agustus 2025. Foto: Instagram@kta.jombang Perbesar

Cuplikan video kisah Darpana yang diadopsi dari kisah legendari Maaf...maaf...maaf karya N. Riantiarno yang bakal pentas di gedung kesneian Jombang, 1-2-3 Agustus 2025. Foto: [email protected]

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Seni teater di Jombang terus menyala.  Sebuah persembahan istimewa dari Komunitas Tombo Ati di usia yang ke-29 tahun. Inilah Produksi ke-44, sebuah lakon adaptasi dari naskah legendaris Maaf Maaf Maaf karya N. Riantiarno.

Darpana bukan hanya pentas. Ia adalah cermin kehidupan. Cermin yang memantulkan wajah-wajah kita—penuh ambisi, delusi, cinta, tawa, dan tragedi yang diam-diam kita hidupi sehari-hari.

“Darpana” bukan sekadar sebuah pentas teater biasa, tetapi dianggap sebagai suatu peristiwa artistik di mana setiap elemen panggung, pencahayaan, dan detail set dirancang secara cermat untuk menguatkan pengalaman estetika dan emosi penonto

Kisahnya mengajak kita menyelami dunia Ario, kepala keluarga yang yakin bahwa dirinya adalah Dasamuka, sang Kaisar. Rumahnya disulap menjadi kerajaan, dan keluarganya “dipaksa” memainkan peran-peran pewayangan. Tapi sampai kapan sandiwara ini bertahan, sebelum segalanya runtuh?

Saksikan pementasannya pada tanggal 1, 2, dan 3 Agutus 2025 di Gedung Kesenian Jombang.
Rasakan atmosfernya dan bersiaplah untuk jadi bagian dari pertunjukan yang akan menggelitik logika, mengusik perasaan, serta menampar kesadaran. Tiket terbatas! Amankan sekarang juga:0822-2199-8861 (Chat Only).

Tombo Ati

Komunitas Tombo Ati Jombang adalah sebuah kelompok seni yang didirikan pada tanggal 3 Agustus 1996 dan berfokus pada kegiatan teater rakyat sebagai sarana pendidikan alternatif dan media pencerahan masyarakat.

Komunitas ini berperan dalam merevitalisasi dan mengembangkan seni pertunjukan tradisional dari Jombang, seperti Besutan, Sandur, dan Wayang Topeng Jatidhuwur. Mereka juga berupaya merekontruksi kesenian lokal lainnya seperti Gambus Misri.

Sejarah Komunitas Tombo Ati sangat terkait dengan semangat teater rakyat sebagai alat pengorganisasian dan pemberdayaan masyarakat kecil, terinspirasi oleh konsep teater pembebasan dari Augusto Boal di Amerika Latin pada tahun 1960-an.

Kegiatan mereka bertujuan memberikan wajah baru bagi teater modern di Jombang dengan menanamkan nilai-nilai tradisi lokal yang kaya.

Nama “Tombo Ati” sendiri juga terkenal sebagai judul lagu yang sarat ajaran spiritual, konon diwariskan oleh Sunan Bonang, salah satu wali songo di Jawa Timur.

Lagu ini mengandung pesan-pesan untuk “obat hati” yang berisi lima amalan spiritual utama, antara lain membaca Al-Qur’an dengan tadabbur (renungan), shalat malam, dan dzikir. Meski bukan langsung terkait dengan komunitas seni, nama ini mencerminkan nilai-nilai pengobatan hati baik secara spiritual dan kultural di Jawa Timur khususnya Jombang.

Jadi, Komunitas Tombo Ati Jombang adalah sebuah komunitas seni yang lahir dari semangat pengembangan dan pelestarian seni pertunjukan rakyat sebagai sarana pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, berdiri sejak 1996 di Jombang dan menggunakan nama yang juga mengandung makna kultural dan spiritual mendalam. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tabrakan Lawan KA Ijen Ekspres di Jember, Fortuner Terseret 750 Meter KA Ijen Sopir 22 Tahun Tewas

17 September 2026 - 20:38 WIB

Menelisik Akar Terorisme (57): Topeng Alis Mata Merah Sang Penyingkir Raja

17 September 2026 - 20:00 WIB

9 Siswa SDN 3 Kampungdalem Kediri Dibawa ke Puskesnas dan RS Gambiran

17 September 2026 - 17:07 WIB

200 Siswa dan Guru SMKN 1 Boyolangu Tulungagung Keracunan MBG

17 September 2026 - 17:03 WIB

77 Siswa dan Guru di Trenggalek Keracunan MBG, Dapur SPPG Disuspend 30 Hari

17 September 2026 - 16:40 WIB

KPK Geledah Kantor Pusat Dirjen ATR/BPN, Ini Daftar 8 Tersangka OTT Bogor

17 September 2026 - 15:36 WIB

Wali Murid Tolak Sumbangan SMAN 1 Jombang, Wibisono: Hapuskan Seluruh Pungutan di Sekolah!

16 September 2026 - 15:05 WIB

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:48 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:28 WIB

Trending di News