Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Tabrak Truk di Leces Probolinggo, Masinis dan Asisten KA Blambangan Ekspress Masuk Rumah Sakit

badge-check


					Tepung berantakan di jalanan, akibat KA Blambangan Ekspress tavrak truk di perlitasan sebidan di Leces, Pronolinggo. Foto: Instagram@oreng_probolinggo Perbesar

Tepung berantakan di jalanan, akibat KA Blambangan Ekspress tavrak truk di perlitasan sebidan di Leces, Pronolinggo. Foto: Instagram@oreng_probolinggo

Penukis: Yoli Andi Purnomo  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PROBOLINGGO – Kereta Api (KA) Blambangan Ekspres relasi Pasar Senen–Ketapang menabrak truk gandeng bermuatan tepung di perlintasan sebidang Leces, Probolinggo, Jumat (6/3/2026) dini hari.

Insiden ini melukai masinis dan asisten masinis yang sempat terjepit, sementara penumpang dan sopir truk selamat meski mengalami luka ringan.

Dampak

Lokomotif rusak berat menyebabkan keterlambatan >60 menit bagi KA Blambangan Ekspres dan kereta lain; PT KAI sediakan service recovery.

Penyebab utama masih diselidiki Satreskrim Polres Probolinggo, dengan dugaan kelalaian sopir truk atau gangguan alat komunikasi penjaga perlintasan.

Pernyataan

Cahyo Widiantoro (Manajer Hukum PT KAI Daop 9 Jember): “Tidak ada korban jiwa, tapi masinis dan asisten luka berat. Kami imbau pengguna jalan patuhi aturan perlintasan.

AKP Safiq Jundhira (Kasatlantas Polres Probolinggo): “Truk melintas bersamaan KA lewat; penyelidikan lanjut.”

“PT KAI tekankan keselamatan perlintasan sebidang; kasus serupa pernah terjadi di Leces tahun 2018.

Kronologi

* 00.40–00.49 WIB: KA Blambangan Ekspres nomor 147 (lokomotif CC201 83 53) melaju dari arah utara (Probolinggo menuju Leces) di jalur Daop 9 Jember. Truk gandeng nopol P 8793 UG melintas dari timur ke barat di perlintasan sebidang JPL 13, Km 109+860, Desa Jorongan, Kec. Leces, sehingga terjadi tabrakan keras.

Segera pasca-tabrakan: Lokomotif ringsek parah, truk terbalik, muatan tepung berserakan. Masinis dan asisten terjepit di dalam kabin; kondektur melaporkan kejadian, kereta Berhenti Luar Biasa (BLB) di Km 109+2.

* 00.50–02.00 WIB: Petugas KAI, polisi, dan warga evakuasi korban secara darurat. Masinis dan asisten dibawa ke RSUD Probolinggo untuk perawatan intensif; sopir truk Ali Rudi Amir dimintai keterangan.

* 02.00 WIB: Lokomotif cadangan dikirim dari Stasiun Jember; rangkaian KA ditarik mundur ke Stasiun Probolinggo untuk diganti lokomotif.

* Pagi hari (06.00 WIB+): Jalur pulih, perjalanan KA normal; polisi selidiki dugaan HT petugas perlintasan rusak atau gangguan komunikasi palang pintu. Tidak ada korban jiwa di kalangan penumpang.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Racun Makanan Pindah ke Kisaran, Puluhan Siswa Keracunan MBG dari Dapur Polres

15 September 2026 - 17:11 WIB

Serem Pencopotan Purbaya, Diinterupsi Lewat Telepon dari Prasetyo Hadi Saat Presentasi di Dewan

15 September 2026 - 00:17 WIB

Komite SMAN 1 Jombang Pasang Tarif Rp2,5 Juta, PMPP Rp165.000, Wali Murid: Bukan Sumbangan, tapi Paksaan

14 September 2026 - 21:38 WIB

Trending di News