Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Suplemen Kayu Manis Bisa Ganggu Efektivitas Pengobatan

badge-check


					Pemakaian moderat masih aman Perbesar

Pemakaian moderat masih aman

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Suplemen dengan kandungan kayu manis dapat memiliki interaksi kurang baik terhadap efektivitas obat-obatan yang dikonsumsi.

Ditulis laman Eatingwell, Selasa (29/4), para peneliti di University of Mississippi melakukan simulasi lingkungan usus menggunakan asam lambung, sel hati dan usus, serta enzim di laboratorium untuk menguji bioaksesibilitas kayu manis, atau jumlah yang dapat diserap oleh saluran pencernaan setelah mengonsumsinya.

Mereka juga menguji bagaimana kayu manis dipecah dalam tubuh dan bagaimana kayu manis berinteraksi dengan reseptor xenobiotik, reseptor khusus dalam tubuh yang merasakan dan merespons bahan kimia asing (dalam hal ini, kayu manis).

Mereka menguji berbagai komponen kayu manis dalam lingkungan yang meniru kondisi puasa dan makan, karena lingkungan usus kita berubah tergantung pada apakah kita sudah makan atau belum.

Komponen kayu manis meliputi minyak kayu manis, sinamaldehida, dan asam sinamat. Masing-masing ditambahkan ke berbagai simulasi, dicampur, dan diinkubasi selama waktu yang berbeda-beda, lalu diperiksa.

Para peneliti menemukan bahwa cinnamaldehyde mengaktifkan reseptor xenobiotik secara moderat. Ini berarti bahwa zat ini berpotensi memicu interaksi herbal-obat, yang mengganggu penyerapan dan efektivitas obat-obatan.

“Konsumsi suplemen kayu manis yang berlebihan dapat menyebabkan pembersihan obat resep dari tubuh dengan cepat, dan itu dapat mengakibatkan obat tersebut kurang efektif,” kata Shabana Khan, Ph.D. , salah satu penulis studi.

Meskipun peneliti dapat mencoba meniru lingkungan manusia, mereka tidak dapat menirunya dengan sempurna. Kesimpulan bahwa kayu manis lebih cepat membersihkan obat dari tubuh adalah hipotesis berdasarkan hasil penelitian, tetapi belum terbukti.

Kayu manis menurut penelitian dapat membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Ada pula bukti bahwa kayu manis mendukung kadar gula darah yang sehat.

Para peneliti mencatat bahwa minyak kayu manis, yang umumnya digunakan sebagai penyedap makanan dan minyak esensial, hampir tidak menimbulkan risiko interaksi herbal-obat. Begitu pula kayu manis Ceylon, yang terkadang disebut “kayu manis asli.” Namun, kayu manis cassia dalam jumlah besar harus digunakan dengan hati-hati yang sering ditemukan di Amerika Serikat.

Dibandingkan dengan kayu manis Ceylon, kayu manis cassia juga terbukti memiliki kadar kumarin yang lebih tinggi, yaitu zat yang diketahui berfungsi sebagai pengencer darah.

Sering mengonsumsi kayu manis cassia, baik dalam jumlah banyak maupun sebagai suplemen, berpotensi menimbulkan risiko bagi mereka yang mengonsumsi obat antikoagulan (pengencer darah), seperti warfarin (Coumadin), apixaban (Eliquis), clopidogrel (Plavix), atau aspirin.

Editor nutrisi senior Jessica Ball, MS, RD mengatakan sebagian besar penelitian tentang dampak kayu manis terhadap penyerapan obat mengamati minyak kayu manis atau konsentrasi sinamaldehida yang lebih tinggi daripada yang biasanya didapatkan dari mengonsumsinya sebagai rempah-rempah.

Meskipun demikian, ia mengatakan ada baiknya untuk menggunakan rempah-rempah dalam jumlah sedang dan berhati-hati saat mempertimbangkan suplemen makanan, meskipun itu adalah nutrisi atau rempah-rempah yang umum.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dua Peserta Latsarmil KDMP Meninggal Dunia, Akibat Heat Stroke dan Cardiac Arrest

24 Juni 2026 - 19:21 WIB

Sekretaris PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas dalam Mobil Terparkir di Bandara Juanda

24 Juni 2026 - 18:14 WIB

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

Trending di News