Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Sayati Jadi Korban Peluru Nyasar di Pasinan Pasuruan, Saat Panen Kelor di Halaman Tetangga

badge-check


					Sayati (45) korban peluru nyasar, saat dia sedang memanen kelor di kebun milik warga di dusun Semendung, desa Pasinan, Kecamatan Lekok, kabupaten Pasuruan. Insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa 27 Mei 2025. Tangkap layar video Instagram@Wartabromo Perbesar

Sayati (45) korban peluru nyasar, saat dia sedang memanen kelor di kebun milik warga di dusun Semendung, desa Pasinan, Kecamatan Lekok, kabupaten Pasuruan. Insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa 27 Mei 2025. Tangkap layar video Instagram@Wartabromo

Penulis: Yoli Andy Purnomo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PASURUAN- Seorang ibu rumah tangga bernama Sayati (45), warga dusun Semendung, desa Pasinan, kecamatan Lekok, kabupaten Pasuruan, diduga terkena peluru nyasar, Selasa, 27 Mei 2025, korban langsung syok dan tidak sadarkan diri akibat insiden tersebut.

Lokasi kejadian dugaan peluru nyasar yang menimpa Sayati (45) adalah di kebun milik warga di Dusun Semendung, Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WIB saat Sayati sedang memanen daun kelor.

Saat Sayati sedang memanen daun kelor, tiba-tiba terdengar suara tembakan yang diduga berasal dari senjata api yang sedang digunakan oleh aparat atau pihak lain di sekitar lokasi.

Peluru yang ditembakkan tidak mengenai sasaran yang dimaksud, melainkan meleset dan mengenai Sayati secara tidak sengaja.

Korban terkena tembakal di bagian pahan kiri. Sayati langsung mengalami luka akibat peluru nyasar tersebut dan kondisinya sempat tidak sadar.

Sementara itu korban dibawa ke rumah sakit, menggunakan mobil pick-up milik tetangga. Sementrara itu sebutir peluru yang mengenai paha korban diamankan oleh tetangga korba.

Pihak berwenang segera melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan medis kepada Sayati untuk penanganan lebih lanjut.

Tempat kejadian perkara (TKP) desa Pasinan memang cukup dekat dengan lokasi Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AL Grati.

Lokasi Puslatpur ini berada di Desa Wates, Kecamatan Lekok, dan telah menjadi area latihan militer sejak tahun 1961. Sebagian lahan Puslatpur ini juga berbatasan atau berdekatan dengan permukiman warga sipil.

Area ini secara resmi ditetapkan sebagai wilayah latihan militer berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2014 dan Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 5 Tahun 2012 tentang RTRW Provinsi Jawa Timur. Namun sejauh ini belum ada informasi pasti tentang kasus peluru nyasar itu.

Jarak antara lokasi Puslatpur TNI AL di Desa Wates dengan Desa Pasinan, keduanya berada di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, sekitar 4 kilometer.

Desa Pasinan berjarak sekitar 1 km dari ibu kota Kecamatan Lekok, sedangkan Desa Wates berjarak sekitar 4 km dari ibu kota Kecamatan Lekok, sehingga estimasi jarak langsung antara Desa Wates dan Desa Pasinan sekitar 3-4 km. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mahfud MD Merasa Kena Prank Penyerahan Kasus Hukum Febrie Adriansyah kepada Kejaksaan Agung

13 Juli 2026 - 13:57 WIB

RSKKA Kembali Melayari 4 Pulau Terluar Jatim, Layani Kesehatan dan Deteksi Dini Penyakit Katastropik

12 Juli 2026 - 22:28 WIB

Motor Melaju Kencang Menabrak Salon Kecantikan di Kintelan Mojokerto, Pardu Warga Diwek Meninggal Dunia

12 Juli 2026 - 20:10 WIB

Suami Pamit Buang Air Kecil di Hutan Loa Janan Samarinda, 9 Jam Kemudian Muncul Dalam Kondisi Linglung

12 Juli 2026 - 19:28 WIB

Rumah Nenek Aida di Ploso Ludes Terbakar, 6 Ekor Anjing Tewas Terpanggang

12 Juli 2026 - 12:45 WIB

DPRD Jombang Bahas Utang Mbah Ngatini Rp25 Juta Bengkak Jadi Rp140 di Bank Jombang

12 Juli 2026 - 12:08 WIB

Menelisik Akar Terorisme (35): Revolusi tanpa Revolusi Teror

11 Juli 2026 - 22:11 WIB

381 Hari Hilang Tanpa Kabar, Polisi Ungkap Kendala Pencarian Mozza Axillia Gunarsa 

11 Juli 2026 - 21:02 WIB

Mozza Axillia Gunarsa_Semarang_Hilang_110726

Komjen Totok Suharyanto: Febrie Adriansyah Tersangka!

11 Juli 2026 - 18:36 WIB

Trending di News