Menu

Mode Gelap

News

Satu Rumah Rata Tanah Akibat Ledakan Mercon Jumbo di Pekalongan, 9 Remaja Diangkut ke Rumah Sakit

badge-check


					Saat malam takbiran, sekitar pukul 02.00-02.30 WIB terdengar dentuman keras Kelurahan Noyontaansari, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan ini ditangani oleh jajaran Polres Pekalongan Kota, dengan penanganan langsung oleh Satreskrim Polres Pekalongan Kota. Foto: Instagram@batang_update Perbesar

Saat malam takbiran, sekitar pukul 02.00-02.30 WIB terdengar dentuman keras Kelurahan Noyontaansari, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan ini ditangani oleh jajaran Polres Pekalongan Kota, dengan penanganan langsung oleh Satreskrim Polres Pekalongan Kota. Foto: Instagram@batang_update

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PEKALONGAN– Malam takbiran Idul Fitri tahun ini berubah menjadi mencekam di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, setelah ledakan petasan atau mercon jumbo menghancurkan sebuah rumah pada Sabtu dini hari, 21 Maret 2026, sekitar pukul 02.20–02.23 WIB.

Ledakan terjadi saat sejumlah remaja sedang merakit petasan berukuran besar di dalam rumah kosong di Gang 8A, RT 001/RW 003, Kelurahan Noyontaansari.

Proses perakitan melibatkan pemadatan bubuk peledak menggunakan obeng dan palu, lalu salah satu petasan tiba‑tiba meledak sangat keras hingga bangunan tersebut rata dengan tanah.

Ledakan mengakibatkan satu rumah hancur total dan beberapa rumah di sekitar mengalami kerusakan ringan. Sebanyak sembilan remaja luka‑luka, sebagian mengalami luka bakar dan trauma serius, lalu dievakuasi ke rumah sakit untuk perawatan intensif.

Polres Pekalongan Kota langsung mengamankan lokasi, memasang garis polisi, dan melakukan olah TKP bersama Tim Gegana Brimob Jateng.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., yang secara institusi memimpin penanganan dan pengungkapan kasus‑kasus petasan di wilayah hukumnya.

AKP Setyanto, Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, yang memberikan keterangan resmi di lokasi dan menjelaskan kronologi ledakan petasan jumbo.

Selain Satreskrim, pengungkapan lebih lanjut juga melibatkan koordinasi dengan Tim Gegana Brimob Jawa Tengah untuk olah TKP dan pengamanan barang bukti.

Terdapat puluhan selongsong petasan jumbo yang diamankan sebagai barang bukti, sementara polisi terus mendalami asal bahan peledak dan kemungkinan proses hukum bagi pelaku pembuat maupun pemilik bahan.

Kronologi

  1. Waktu dan lokasi awal

    • Ledakan terjadi sekitar pukul 02.00–02.23 WIB, Sabtu dini hari 21 Maret 2026.

    • Lokasi: rumah kosong di Gang 8A, RT 001/RW 003, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan.

  2. Aktivitas sebelum ledakan

    • Sejumlah remaja (sekitar 9 orang) berkumpul di rumah tersebut untuk merakit petasan berukuran jumbo menggunakan bubuk peledak.

    • Proses perakitan meliputi pengisian bubuk petasan ke selongsong, lalu memadatkannya dengan obeng dan palu.

  3. Detik‑detik ledakan

    • Saat salah satu petasan jumbo sedang dipadatkan, tiba‑tiba terjadi ledakan sangat keras sehingga satu rumah kosong di lokasi hancur sampai rata dengan tanah.

    • Suara ledakan terdengar hingga radius cukup jauh, membuat warga sekitar terbangun dan panik.

  4. Korban dan kerusakan

    • Sebanyak 9 remaja mengalami luka‑luka, beberapa di antaranya luka berat dan luka bakar, lalu dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

    • Selain satu rumah yang rata, sejumlah rumah lain di sekitar lokasi mengalami kerusakan ringan, serta kendaraan milik warga juga terdampak.

  5. Reaksi warga dan penanganan awal

    • Warga segera berhamburan ke luar rumah, memastikan keselamatan anggota keluarga sekaligus melaporkan kejadian ke pihak berwajib.

    • Unit Damkar dan aparat kepolisian segera tiba di lokasi untuk memastikan tidak ada kebakaran meluas dan memasang garis polisi di area reruntuhan.

  6. Penyelidikan dan barang bukti

    • Polres Pekalongan Kota mengamankan sekitar 41 selongsong petasan jumbo sebagai barang bukti.

    • Tim olah TKP bekerja sama dengan Tim Gegana Brimob Jawa Tengah melakukan pengamatan, identifikasi korban, dan pemeriksaan saksi untuk mendalami asal bahan peledak dan proses hukum lebih lanjut.

Relances
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dulu Gendong Anak Menyeberang, Jusuf Hamba Bantu Jembatan Beton 24 x 4.5 M di Jipurafah

8 Mei 2026 - 19:05 WIB

Warga China dan Jepang Tewas, Gunung Dukono Maluku Meletus 18 Orang Butuh Evakuasi

8 Mei 2026 - 17:48 WIB

Gegara tak Bisa Berbahasa Madura, Poltabes Surabaya Ringkus 14 Orang Mafia Perjokian Tes Masuk Unesa

8 Mei 2026 - 16:07 WIB

Kapoltabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan joki Unesa, pemuda cerdas yang sudah tujuh tahun berprose sebagai joki. Foto: instagram@poltabes.surabaya

Dirut Persiba Terbukti Korupsi Rp23 Miliar Divonis 13 Tahun, Catur Adi: Saya Minta Dihukum Mati Saja!

8 Mei 2026 - 14:32 WIB

Catur Adi Prianto adalah direktur Persatuan Sepakbola Balikpapa (Persiba) terbukti bersalah korupsi dana Persiba Rp23 miliar lebih. Foto: Ist

Kapolres Mojokerto Dialog Hati ke Hati dengan Satuan: Memikirkan Masa Depan Anaknya

8 Mei 2026 - 10:33 WIB

Kolase (Kiri) Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata, saat berdialog langsung dengan Satuan, 49, tersangka kasus penikaman mertua wanita hingga tewas dan melukai istrinya. Foto: kolase tangkap layar video instagram@ polres_mojokerto

Gempa Kamis 7 Mei 2026: Selat Sunda 4.6 Magnetudo, Tanpa Gejala Tsunami

8 Mei 2026 - 09:13 WIB

DPRD Jombang Sedang Garap Raperda Keamanan Masyarakat: RDP dengan Bangkesbangpol, Masyarakat dan PSHT

7 Mei 2026 - 18:56 WIB

Bupati Jombang Warsubi Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter 62: Jangan Lupa Jaga Kesehatan!

7 Mei 2026 - 17:26 WIB

Menelisik Sejarah Terorisme (5): Perang Salib dan Kisahnya yang Mengerikan

7 Mei 2026 - 16:47 WIB

Trending di News