Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Rumah Saya Hancur Pak! Presiden Prabowo Kunker ke Bireuen Bebaskan KUR Petani Korban Banjir Bandang

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto melakuikan pemeriksaan jembatan patah diterjang banjir bandand di Aceh Tenggara, sepakan lalu, Minggu, 7 Desember 2025, ia kembali melakukan kunjungan kerja di kebupaten Bireuen. Foto: Instagram@prabowo Perbesar

Presiden Prabowo Subianto melakuikan pemeriksaan jembatan patah diterjang banjir bandand di Aceh Tenggara, sepakan lalu, Minggu, 7 Desember 2025, ia kembali melakukan kunjungan kerja di kebupaten Bireuen. Foto: Instagram@prabowo

Penulis: Yusran Hakim   |    Edior: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, ACEH- Presiden Prabowo Subianto mengunjungi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu, 7 Desember 2025, sebagai kunjungan kerja keduanya ke provinsi tersebut pascabencana sejak akhir November.​​

Prabowo tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pagi hari menggunakan pesawat dari Jakarta, lalu menuju Bireuen dengan helikopter kepresidenan.

Ia meninjau posko pengungsian di Kecamatan Juli, dapur umum, serta jembatan bailey Teupin Mane yang rusak dan menghubungkan Banda Aceh-Medan.​​ Presiden menyatakan bahwa membebaskan KUR Ptenai korban bencana.

Presiden berbincang langsung dengan korban, termasuk seorang warga yang menangis curhat “Rumah saya sudah hanyut, Pak”, serta menyalami pengungsi di tenda pengungsian. Korban di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, berharap pemerintah membangun ulang rumah mereka yang hilang akibat banjir bandang.​

Prabowo memerintahkan Kementerian PUPR memperbaiki bendungan rusak dan menjanjikan rehabilitasi sawah petani dalam 1-2 minggu, dengan memastikan anggaran tersedia serta seluruh sumber daya dikerahkan untuk prioritas nasional di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Ia didampingi Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Menteri PUPR Dody Hanggodo, serta pejabat lain seperti Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.​​

Prabowo memerintahkan Kementerian PUPR menyelesaikan perbaikan Jembatan Bailey Teupin Mane dalam satu minggu, membuka tiga jembatan alternatif, serta memperbaiki bendungan rusak yang terdampak longsor. Ia juga menagih Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk memastikan listrik menyala di seluruh Aceh malam itu, dengan target 97% pemulihan.​

Presiden menjanjikan rehabilitasi sawah petani yang rusak dalam 1-2 minggu, pengiriman pangan dari cadangan nasional selama produksi lokal terganggu, serta penghapusan utang KUR akibat bencana bagi petani terdampak.

Perintah ini menekankan pengerahan seluruh sumber daya pemerintah untuk prioritas nasional di Aceh. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Racun Makanan Pindah ke Kisaran, Puluhan Siswa Keracunan MBG dari Dapur Polres

15 September 2026 - 17:11 WIB

Serem Pencopotan Purbaya, Diinterupsi Lewat Telepon dari Prasetyo Hadi Saat Presentasi di Dewan

15 September 2026 - 00:17 WIB

Trending di News