Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Rahim Rapuh Gara-gara Sering Jajan Cilok dan Seblak, Begini Penjelasan Dokter

badge-check


					Dokter spesialis kebidanan Amir Farhad SpOG Perbesar

Dokter spesialis kebidanan Amir Farhad SpOG

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Asupan makanan bagi ibu hamil sangat penting diperhatikan. Ibu hamil sebaiknya tidak melulu memanjakan lidah tetapi harus memperhatikan gizi makanan untuk kesehatan bayi.

Makanan yang enak di lidah seperi cireng, cilok dan seblak tidak ada kandungan gizinya dalam hal ini tida ada kandungan protein yang sangat dibutuhkan.

Dalam sebuah kasus, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Amir Fahad Sp.OG, mendapati pasien yang melahirkan dengan kondisi otot rahim sangat rapuh. Hal ini disadari ketika pasien tersebut telah melahirkan buah hatinya yang kedua dengan kondisi adanya bekas jahitan operasi di bagian perut.

“Sebenarnya kasusnya standar aja, biasa aja tapi setelah dilakukan pembedahan, dibuka bagian kulit, otot, nah problem mulai nih. Ototnya mulai robek-robeknya nggak jelas. Jadi ada perdarahan, gampang rapuh,” kata Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Amir Fahad Sp.OG, mengutip video Instagramnya, Jumat 2 Mei 2025.

Setelah berhasil mengeluarkan bayi, dokter tersebut keheranan karena kondisi otot rahimnya sangat sulit diatasi. Setiap kali dijahit, otot rahimnya mengeluarkan darah berkali-kali meski perlengketan pasca-melahirkan itu tidak terlalu parah.

“Saat mulai penjahitan, otot rahimnya saat dijahit rapuh berdarah, sampai ke atas pun seperti itu lagi,” tambahnya.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi lulusan Universitas Airlangga itu lantas menanyakan kepada pasien bagaimana pola makannya selama kehamilan dan sebelum hamil.

Ternyata, pasien wanita itu kekurangan asupan protein hewani karena terlalu banyak makan jajanan sembarangan seperti cilok, pentol, cireng, hingga seblak. Pasien itu juga mengaku tidak pernah meminum suplemen yang ia dapatkan dari dokter kandungan.

“(Suplemen) Nggak pernah saya minum,” tambahnya.

Dokter Amir Fahad lantas menasihati kepada pasien dan suaminya untuk ekstra mengonsumsi protein hewani pasca-persalinan tersebut. Sebab, protein hewani seperti daging merah dan telur sangat dibutuhkan untuk mendukung proses penyembuhan.

“Ekstra makannya banyak protein hewani telur daging jangan kasih kendor dan libur semua makanan nggak jelas pentol, cilok, cireng, makanan nggak sehat hentikan dulu. Kita perbaiki kualitas gizinya karena ini untuk penyembuhannya jangan sampai stok protein kurang baik, pasca-persalinan kurang baik juga. Akhrinya membuat luka nggak bisa nyatu. Akhirnya terbuka luka operasinya bahkan infeksi,” jelas Dokter Amir.

“Jadi ingat ya protein hewani itu sangat penting segera penuhi kebutuhan protein hewani sebelum hamil kalau bisa dan selama kehamilan. Suplementasi kehamilan jangan sampai dilepas,” sambungnya.

“Makannya itu-itu aja saya nggak pernah yang real food,” kata Dokter Amir menirukan jawaban pasien.

Protein hewani sangat penting dikonsumsi selama kehamilan karena berperan dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin, sekaligus menjaga kesehatan ibu. Sumber protein hewani seperti daging, ikan, telur, dan produk susu mengandung asam amino esensial lengkap yang dibutuhkan untuk pembentukan jaringan tubuh janin, termasuk otak dan organ vital.

Selain itu, protein hewani juga kaya akan zat besi, vitamin B12, dan zinc yang membantu mencegah anemia, memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta mengurangi risiko komplikasi seperti berat badan lahir rendah dan kelahiran prematur. Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan protein hewani setiap hari sangat dianjurkan sebagai bagian dari pola makan sehat selama kehamilan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Makanan Rusak saat Listrik Padam

24 Juni 2026 - 18:44 WIB

Facebook Dipenuhi Video Porno, Cukup Satu Kta Kunci Pencarian

24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Izabel Kovacic akan Panaskan Tribun Piala Dunia

17 Juni 2026 - 18:52 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Berapa Honor Shakira di Piala Dunia 2026? Jawabannya Mengejutkan

12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Trending di Life Style