Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Pria ODGJ Bawa Parang Mengamuk, Satu Korban Jiwa Lima Lainnya Dirawat di Rumah Sakit Grobogan

badge-check


					Supriyanto, 33, membawa parang mengamuk melukai ibu dan ayahnya, serta empat warga sekitarnya, terjadi di Grobogan jawa Tengah, Minggu 29 Maret 2026. Foto: Instagram@poplerzone Perbesar

Supriyanto, 33, membawa parang mengamuk melukai ibu dan ayahnya, serta empat warga sekitarnya, terjadi di Grobogan jawa Tengah, Minggu 29 Maret 2026. Foto: Instagram@poplerzone

Penulis: Sri Muryanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GROBOGAN- Seorang pria bernama Supriyanto, 33,  orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk. Ia mencekik ibunya, serta melakukan ayahnya terjadi di Dusun Gundih RT 1 RW 4, Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu siang 29 Maret 2026.

Insiden ini menyebabkan satu orang lansia 80 tahun meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka berat dan ringan, akibat amukan membabi buta pelaku.

Korban mayoritas lansia, termasuk ayah kandung pelaku berusia 33 tahun, mengalami luka bacok dan langsung dilarikan ke Puskesmas Kradenan serta RSUD Dr. R. Soedjati Purwodadi.

Kapolsek Kradenan AKP Edy Sutarjo bersama anak buahnya segera melakukan pengamanan, dan meringkus pelaku tanpa perlawanan.

Satu korban perempuan berusia 80 tahun meninggal dunia akibat luka berat. Saat ini empat lansia lainnya masih dirawat intensif di rumah sakit, sementara satu korban lain dilaporkan dalam kondisi stabil.

Polisi telah mengamankan pelaku dan mendalami motif serta kondisi kejiwaannya.

Enam korban luka dalam insiden amuk pria diduga ODGJ di Dusun Gundih, Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Grobogan, pada 29 Maret 2026, memiliki nama-nama sebagai berikut.

Identitas Korban

1. Markini, 62-63, warga setempat alami luka-luka
2. Nyami, 65, warga sekitar
3. Abu, 80-81, meninggal dunia akibat luka berat
4. Darsih, 62. luka-luka
5. Karni, 80, masih dirawat
6. Suroto, 64-65, ayah kandung pelaku mengalami luka-luka

Semua korban korban saat ini masih dalam perawatan di Puskesmas Kradenan dan dirujuk ke RSUD Dr. R. Soedjati Purwodadi.

Polisi dari Polsek Kradenan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan setelah kejadian amuk berlangsung di Dusun Gundih, Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Grobogan, pada 29 Maret 2026.

Petugas tindak lanjuti laporan cepat dari warga dan video viral yang menyebar di media sosial, memungkinkan respons tanggap ke lokasi.

Pelaku diamankan di tempat kejadian atau sekitarnya, disertai penyitaan satu bilah parang sepanjang sekitar 57 cm dari tangannya.

Kapolsek Kradenan AKP Edy Sutarjo dan Plt Kasi Humas Polres Grobogan Ipda Arif Suryanto mengonfirmasi pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Kradenan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kronologi
Insiden amuk pria diduga ODGJ bernama Supriyanto (32) di Dusun Gundih, Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan, Grobogan, terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026, sekitar pukul 15.30 WIB.

  • Sebelum kejadian: Pelaku marah-marah di rumah orangtuanya mencari handphone. Ia marah-marah dan  mencekik ibunya (Suwarti) hingga pingsan.
  • Persiapan: Pelaku pergi naik motor membeli bensin di warung, membawa parang tersembunyi di jok motor.
  • Awal amuk: Kembali ke rumah orangtua, pelaku ambil parang dan langsung mengayunkannya ke warga di pinggir jalan depan rumah, termasuk ayahnya Suroto (64-65).
  • Serangan lanjutan: Menyerang warga yang datang menolong, seperti Gunawan yang menghindar, lalu Markini (62-63), Nyami (65), Abu (80-81, tewas), Darsih (62), dan Karni (80).
  • Penangkapan: Warga meringkus pelaku di rumah Karni; polisi tiba, amankan pelaku tanpa perlawanan besar, sita parang 57 cm.
  • Pasca-kejadian: Korban dirawat di Puskesmas Kradenan lalu dirujuk ke RSUD Dr. R. Soedjati Purwodadi; polisi dalami motif dan kondisi jiwa pelaku. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2931

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

13 Pelanggaran yang Masuk RUU Perampasan Aset

30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Berdasarkan CCTV, Netizen Menduga Kelompok GRIB Pelaku Penganiayaan Bambang Setyawan

29 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Diduga Preman Mengeroyok secara Sadis Bambang Setyawan dalam Kericuhan Aksi Unjuk Rasa

29 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Trending di News