Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Perlu Berapa Views untuk Dapat Penghasilan dari YouTube Shorts

badge-check


					Youtube Shorts juga menghasilkan uang.(Popline) Perbesar

Youtube Shorts juga menghasilkan uang.(Popline)

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Ingin bersaing dengan TikTok sebagai media sosial populer yang menghadirkan video berdurasi pendek, YouTube juga tidak mau kalah dengan meluncurkan fitur baru berformat serupa di platformnya, yakni YouTube Shorts.

Berbeda dengan video YouTube biasa, YouTube Shorts memiliki format berupa video pendek vertikal dengan durasi maksimal 3 menit.

Meski demikian, kreator konten di YouTube tetap bisa memanfaatkan fitur baru ini untuk mendulang penghasilan tambahan. Namun, berapa nominal uang yang bisa didapatkan dari monetisasi YouTube Shorts?

Berapa Kisaran Penghasilan YouTube Shorts?
Penghasilan YouTube Shorts umumnya berkisar US$0,01-US$0,06 atau Rp162-Rp972 per 1000 views.

Sayangnya, angka ini terbilang lebih rendah apabila dibandingkan dengan pendapatan dari konten video berdurasi panjang di YouTube, yaitu berkisar US$1,61-US$29,30 per 1000 views.

Secara garis besar, penghasilan YouTube Shorts bisa didapatkan dari penayangan iklan di sela-sela video dalam Feed Shorts.

Hal ini berbeda dengan konten video YouTube biasa berdurasi panjang yang memungkinkan kreatornya untuk menayangkan iklan dalam jumlah banyak di kontennya sendiri.

Jadi, tidak heran kalau ternyata monetisasi YouTube Shorts akan lebih kecil daripada konten YouTube biasa.

Kendati demikian, YouTube Shorts disinyalir dapat menjangkau audiens lebih banyak, sehingga Anda bisa memanfaatkan fitur baru ini untuk mempromosikan konten video format biasa.

Kebijakan Monetisasi YouTube Shorts
Jika ingin monetisasi YouTube Shorts, para kreator konten harus memenuhi persyaratan yang ada.

Mengutip dari laman resmi Google, berikut adalah beberapa kondisi yang membuat suatu konten tidak memenuhi syarat monetisasi YouTube Shorts:

Konten Shorts tidak orisinal, seperti potongan klip tanpa editan dari acara TV atau film milik orang lain, upload ulang konten dari kreator lain di YouTube maupun platform lainnya, kompilasi tanpa menambahkan konten-konten orisinal.
Penayangan konten Shorts buatan atau palsu, seperti klik otomatis atau bot scroll.
Penayangan konten Shorts yang tidak sesuai dengan pedoman konten yang cocok untuk pengiklan, seperti menggunakan kata-kata tidak sopan, penghinaan bertaraf ekstrem, mengandung unsur kekerasan, konten khusus dewasa, konten terkait narkoba, dan sebagainya.
Prosedur Pembagian Keuntungan Iklan YouTube Shorts
Prosedur pembagian keuntungan dari monetisasi YouTube Shorts akan melalui empat langkah utama, yaitu menampung pendapatan, menghitung tampungan, distribusi tampungan dana, lalu membagi keuntungan dengan kreator.

Berikut masing-masing penjelasannya:

1. Menampung Pendapatan Iklan dari Feed Shorts
Setiap bulannya, pendapatan dari iklan-iklan yang ditayangkan di sela-sela video dalam Feed Shorts akan ditampung, dijumlahkan, dan digunakan untuk memberikan hadiah kepada kreator serta membayar biaya lisensi musik.

2. Menghitung Tampungan Dana Kreator
Selanjutnya, YouTube akan menghitung dan mengalokasikan pendapatan iklan Feed Shorts pada Tampungan Dana Kreator. Hal ini dihitung berdasarkan penayangan serta penggunaan musik di seluruh konten YouTube Shorts yang diupload kreator.

Apabila kreator mengunggah video Shorts tanpa musik, maka semua pendapatan yang terkait dengan penayangannya akan masuk ke dalam Tampungan Dana Kreator.

Sementara itu, jika kreator mengunggah video Shorts berisi musik, YouTube akan membagi pendapatannya ke dalam Tampungan Dana Kreator serta partner musik berdasarkan jumlah trek musik yang digunakan.

3. Mendistribusikan Tampungan Dana Kreator
Kemudian, Tampungan Dana Kreator akan didistribusikan kepada para kreator YouTube Shorts yang melakukan monetisasi.

Pendapatan setiap kreator akan dihitung berdasarkan kontribusinya pada jumlah total penayangan yang didapatkan video Shorts dari kreator di setiap negara.

Misalnya, satu kreator akan mendapatkan 5 persen dari total pendapatan Tampungan Dana Kreator setelah berkontribusi sebesar 5 persen dari total penayangan YouTube Shorts yang memenuhi syarat.

4. Membagi Keuntungan kepada Kreator
Terakhir, kreator yang melakukan monetisasi YouTube Shorts berhak atas 45 persen dari pendapatan yang dialokasikan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nonton Piala Dunia 2026 Bisakah Pakai STB TV Tabung?

10 Juni 2026 - 14:47 WIB

Dijuluki Gadis Tercantik di Dunia, Penny Lane Balas Komentar Negatif Soal Tubuhnya

8 Juni 2026 - 19:36 WIB

Sarwendah Jadi sorotan Publik, Lontarkan Kata Cong, Terkait Perseteruannya dengan Ruben Onsu

4 Juni 2026 - 19:45 WIB

70 Juta Warga Indonesia Diperkirakan Alami Penyakit Hati Kronis

3 Juni 2026 - 20:03 WIB

Perempuan Singapura, Selingkuh Demi Karier

3 Juni 2026 - 19:36 WIB

Kasur, Ponsel, dan Gaya Hidup Baru Anak Muda

2 Juni 2026 - 18:40 WIB

Kebiasaan Minum Belasan Vitamin Sekaligus, Reizuka Ari Tuai Kritik

1 Juni 2026 - 20:13 WIB

Sensasi Pedas: Mengapa Cabai Jadi Favorit Banyak Orang

31 Mei 2026 - 21:30 WIB

Menguak Mitos Mata Berkedut Pertanda Buruk

31 Mei 2026 - 21:09 WIB

Trending di Life Style