Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Penyebab dan Penjelasannya Perut Perih saat Puasa

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Perubahan pola makan dan gaya hidup saat berpuasa memicu adaptasi tubuh yang tidak sederhana. Kondisi tersebut kerap menimbulkan keluhan perut perih, terutama pada awal masa puasa.

Perut perih saat puasa tergolong keluhan yang wajar dialami banyak orang. Lambung yang biasanya terisi saat siang hari harus kosong hingga petang selama berpuasa.

Dilansir dari laman Halodoc, tubuh memulai penyesuaian karena pola makan berubah drastis dibanding sebelas bulan sebelumnya. Proses adaptasi ini membuat saluran pencernaan, terutama lambung, bekerja menyesuaikan kondisi baru.

Rasa perih muncul karena lambung berada dalam keadaan kosong lebih lama. Saat tidak menerima asupan, organ pencernaan lain turut mengurangi aktivitas kerjanya.

Secara alami, produksi asam lambung seharusnya menurun ketika tidak ada makanan masuk. Namun enam hingga delapan jam setelah kosong, kadar asam lambung justru meningkat.

Peningkatan tersebut dipicu penurunan gula darah yang menimbulkan rasa lapar di siang hari. Pada waktu itu, produksi asam lambung berada pada titik tertinggi dan berisiko bagi pengidap maag.

Indera penciuman dan pikiran tentang makanan saat menjelang berbuka turut merangsang produksi asam lambung. Akibatnya, perut terasa nyeri meski seseorang tidak memiliki riwayat gangguan maag.

Pengidap maag tetap dapat berpuasa dengan memperhatikan pola makan, pilihan menu, dan jadwal obat. Kepatuhan terhadap panduan medis membantu mencegah kambuhnya gejala selama menjalankan ibadah puasa.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Berapa Honor Shakira di Piala Dunia 2026? Jawabannya Mengejutkan

12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Nonton Piala Dunia 2026 Bisakah Pakai STB TV Tabung?

10 Juni 2026 - 14:47 WIB

Dijuluki Gadis Tercantik di Dunia, Penny Lane Balas Komentar Negatif Soal Tubuhnya

8 Juni 2026 - 19:36 WIB

Sarwendah Jadi sorotan Publik, Lontarkan Kata Cong, Terkait Perseteruannya dengan Ruben Onsu

4 Juni 2026 - 19:45 WIB

70 Juta Warga Indonesia Diperkirakan Alami Penyakit Hati Kronis

3 Juni 2026 - 20:03 WIB

Perempuan Singapura, Selingkuh Demi Karier

3 Juni 2026 - 19:36 WIB

Kasur, Ponsel, dan Gaya Hidup Baru Anak Muda

2 Juni 2026 - 18:40 WIB

Kebiasaan Minum Belasan Vitamin Sekaligus, Reizuka Ari Tuai Kritik

1 Juni 2026 - 20:13 WIB

Trending di Life Style