Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Pemerintah Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Cuma 250

badge-check


					Presiden Prabowo Perbesar

Presiden Prabowo

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM. JAKARTA-Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria mengungkapkan pemerintah hanya akan menyisakan 250 BUMN dari total 1.000 lebih perusahaan pelat merah milik pemerintah pusat.

“Ujungnya nanti 250 [BUMN],” kata Donny menjawab pertanyaan Presiden Prabowo Subianto ketika ditanya mengenai perampingan BUMN dalam acara penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 dikutip secara daring, Minggu (28/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyebut banyak BUMN tidak dapat memberikan dividen kepada negara lantaran banyak perusahaan yang rugi bahkan menjadi beban bagi negara.

“Masalahnya kemarin ini BUMN ini ya kita sudah tahu lah, [kita] sudah lama jadi orang Indonesia sudah mengerti [persoalan BUMN,” ujar Prabowo.

Kepala Negara menegaskan, saat ini pemerintah sedang berupaya untuk aksi ‘bersih-bersih’ BUMN. Nantinya akan ada lebih dari 750 BUMN akan ditutup atau dibubarkan.

“Ini sedang kita bersihkan sedang kita tertibkan dari 1.000 lebih BUMN sekarang kita sudah tutup lebih dari 200,” ungkap Prabowo.

Prabowo menegaskan hingga saat ini ribuan pelat merah tersebut yang tidak menguntungkan atau menghasilkan laba dan hanya mengeluarkan biaya overhead saja. Biaya overhead adalah biaya yang tidak berkaitan langsung dengan proses produksi atau pun jasa. Sederhananya, biaya overhead artinya beban tambahan atau beban lain-lain.

“Bayangkan lebih dari 750 [BUMN] kita tutup. [di dalamnya] ada 750 direktur utama, 750 direksi. [kalau] kali 4 atau kali 5. 750 komisaris kali 10. overhead-nya kayak apa? gajinya kayak apa?,” tegas Prabowo.

“Ini uang rakyat semua perusahaan tidak untung hanya bayar overhead.”

Kepala Negara menegaskan dalam dua tahun ke depan pemerintah akan melakukan efisiensi terhadap BUMN agar lebih transparan bekerja terhadap rakyat.

“Kita mau sekarang rasional efisien dan ini kita buktikan dan ini kita lakukan. Saya minta dalam tahun ini harus selesai jadi dalam 2 tahun kita akan bikin BUMN lebih efisien lebih transparan lebih bekerja untuk rakyat,” tuturnya.

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara memberikan kabar terbaru mengenai target perampingan dan pengkonsolidasian BUMN yang sebelumnya masih berjumlah sekitar 1.077. Dari total tersebut, sebanyak 258 BUMN telah berhasil dikonsolidasikan.

Sementara itu, sebanyak 300 BUMN lainnya akan segera dilakukan perampingan. Hal ini diungkapkan langsung oleh CEO Danantara Rosan Roeslani saat berkunjung ke kediaman Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta, Minggu (21/6/2026).

“Dari total sekitar 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 telah berhasil dikonsolidasikan, dan dilanjutkan dengan target sekitar 300 entitas dalam waktu dekat,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam siaran resminya, Senin (22/6/2026).****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gaya Anggun Angel Pieters di HUT Ke-81 RI Nyanyi Zamrud Khatulistiwa

17 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Purbaya Bakal Tarik Pajak Baru Tahun Depan, tapi Tergantung Ini

17 Agustus 2026 - 19:49 WIB

BI Gratiskan Biaya QRIS buat Semua Merchant Per 1 Oktober 2026

17 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Pertamina Beri Diskon BBM Rp450 per Liter, Begini Syaratnya

16 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Menkeu Purbaya: Pemerintah Belum Akan Menaikkan Gaji ASN di 2027

16 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Semarak 17-an di Graha Anggrek Mas, Kader Gerindra Sidoarjo Rebutan Hadiah Rp5 Juta

15 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Gempa NTT M 7 Terasa di Makassar hingga Bali, 7 Meninggal Dunia

15 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Prabowo Mau Usut Direksi BUMN 30 Tahun ke Belakang

14 Agustus 2026 - 18:55 WIB

DPR Minta Pemerintah Beri Kompensasi Pemilik Dapur MBG

14 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Trending di Nasional