Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Nono Kembali Raih Juara I Abacus Dunia 2024, Dapat Penghargaan dari Pj Gubenur NTT Rp 7 Juta

badge-check


					Nono didampingi ayahnya, rajin belajar dan terus berlatih setiap hari untuk mempertajam kemampuannya berhitung tanpa alat bantu, hingga meraih dua kali juara dunia Abacus tahun 2022 dan 2024. Tangkap layar video Youtube@TribunNews Perbesar

Nono didampingi ayahnya, rajin belajar dan terus berlatih setiap hari untuk mempertajam kemampuannya berhitung tanpa alat bantu, hingga meraih dua kali juara dunia Abacus tahun 2022 dan 2024. Tangkap layar video Youtube@TribunNews

Penulis: Eko Wienarto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KUPANG– Caesar Archangel Hendrik Meo Tnunay, 10, akrab dipanggil Nono, kembali mengharumkan nama Indonesia dengan meraih juara I  di ajang Abacus World Competition tahun 2024.

Nono merupakan siswa kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri Buraen 1, Kupang, Nusa Tenggara Timur, sebelumnya juga berhasil menjadi juara pada tahun 2022 dalam kompetisi yang sama.

Lembaga yang menyelenggarakan Abacus World Competition, yaitu Abacus Brain Gyan, berpusat di Amerika Serikat. Abacus Brain Gym merupakan organisasi yang menyediakan program pelatihan matematika menggunakan metode sempoa, dan telah memiliki cabang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dalam kompetisi International Abacus World Competition 2024, Nono bertanding melawan lebih dari 7.000 peserta dari berbagai negara di seluruh dunia. Kompetisi ini berlangsung secara online selama satu tahun, di mana para peserta diharuskan mengerjakan soal-soal untuk mengumpulkan poin. Nono berhasil meraih juara I dengan total poin 195.039, mengalahkan banyak rivalnya dalam ajang tersebut.

Nono berhasil mengalahkan ribuan peserta dari berbagai negara, menunjukkan kemampuannya dalam menghitung cepat tanpa alat bantu. Pada kompetisi tahun ini, ia kembali menunjukkan kehebatannya setelah sebelumnya meraih juara ketiga pada tahun 2021.

Keluarga: Nono berasal dari keluarga sederhana; ayahnya bekerja sebagai petani dan tukang bangunan, sementara ibunya adalah seorang guru. Keluarganya sangat mendukung pendidikan dan perkembangan bakatnya.

Pengukuhan juara Nono berlangsung pada 15 Februari 2025, setelah pertemuan ibunya dengan Gubernur NTT terpilih untuk membahas acara tersebut. Ibunya menyatakan kebanggaan dan syukur atas pencapaian anaknya26.

Nono bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarganya tetapi juga bagi masyarakat Kupang dan Indonesia secara keseluruhan. Ia diharapkan dapat menginspirasi anak-anak lainnya untuk mengejar prestasi dalam bidang pendidikan, khususnya matematika.

Gelar juara untuk Nono dan empat siswa lainnya yang meraih prestasi di International Abacus World Competition 2024 akan diserahkan oleh Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto. Pengukuhan ini dijadwalkan berlangsung pada 11 Februari 2025 di Ruang Rapat Setda Kantor Gubernur NTT, Kupang.

Nono, yang meraih juara 1 di International Abacus World Competition 2024, mendapatkan beberapa hadiah dari Pemerintah Provinsi NTT sebagai penghargaan atas prestasinya. Nono menerima uang tunai sebesar Rp 7 juta. Selain uang tunai, Nono juga diberikan sertifikat dan piala sebagai simbol penghargaan atas pencapaiannya

Sukses Nono tidak bisa terlepas dari guru pembimbing, yaitu  Nuryati Seran, sekaligus  merupakan ibuy kandunya. Nuryati telah mendampingi Nono sejak kecil dan berperan penting dalam perkembangan akademisnya, khususnya dalam bidang matematika.

Ia memberikan bimbingan dan dukungan kepada Nono selama persiapan untuk kompetisi, termasuk di International Abacus World Competition 2024. Selain itu, Nuryati juga pernah menerima bantuan dari dosen-dosen Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) yang mendukung proses pembelajaran Nono di Yayasan Pendidikan Astra,  Michael D. Ruslim. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Racun Makanan Pindah ke Kisaran, Puluhan Siswa Keracunan MBG dari Dapur Polres

15 September 2026 - 17:11 WIB

Serem Pencopotan Purbaya, Diinterupsi Lewat Telepon dari Prasetyo Hadi Saat Presentasi di Dewan

15 September 2026 - 00:17 WIB

Trending di News