Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Meludahi Kasir Minimarket, Rektor UIM ‘Pecat’ Dr Amal Said dan Dikembalikan ke LLDIKTI IX

badge-check


					Rektor Universitas Islam Makassar memecat Dr Amal Said, sebagai dosesn di universita itu, Senin 29 Desember 2025. Berdasarkan sidang kode etik internal universitas, ia diperslahakan melunahi kasir minim market. Foto: Instagram@soalunsrat Perbesar

Rektor Universitas Islam Makassar memecat Dr Amal Said, sebagai dosesn di universita itu, Senin 29 Desember 2025. Berdasarkan sidang kode etik internal universitas, ia diperslahakan melunahi kasir minim market. Foto: Instagram@soalunsrat

Penulis: Mulawarman  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MAKASSAR- Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Prof Dr Muammar Bakry MA menyatakan tindakan itu (melundahi kasir minim market)  melanggar kode etik dosen dan nilai agama serta kemanusiaan kampus.

Untuk itu, rektorat  mengembalikan Dr Amal Said ke LLDIKTI Wilayah IX sebagai dosen negeri, bukan pemecatan permanen dari ASN.

UIM menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada korban. Rektor membacakan keputusan itu, setelah muncul keputusan disiplin dari universitas, yang disampaikan ke publik, Senin 29 Desember 2025.

Amal Said, dosen ASN LLDIKTI Wilayah IX yang diperbantukan di Universitas Islam Makassar (UIM) Al Gazali, resmi diberhentikan dari statusnya sebagai dosen pembantu di UIM setelah kasus viral meludahi kasir swalayan di Makassar.

Insiden terjadi pada 25 Desember 2025 di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, dan terekam CCTV. UIM mengambil keputusan ini melalui pemeriksaan Komisi Disiplin pada 29 Desember 2025.

Amal Said diduga memotong antrean kasir, ditegur oleh kasir berinisial NI (21), lalu meludah ke wajah korban saat membayar. Rekaman CCTV menunjukkan pria berkacamata berkaos hitam meludah setelah berbincang singkat dengan pegawai berkerudung putih.

Korban melaporkan ke Polsek Tamalanrea atas dugaan penghinaan Pasal 315 KUHP, dengan ancaman hukuman 4 bulan 2 minggu penjara.

Polisi telah ambil keterangan korban NI dan jadwalkan pemeriksaan Amal Said pada 30 Desember 2025 di Mapolsek Tamalanrea. Sidang internal kampus selesai pada 29 Desember sebelum proses polisi. Kasus ini viral di media sosial setelah rekaman CCTV menyebar.

Amal Said, dosen ASN LLDIKTI Wilayah IX yang diperbantukan di UIM Al Gazali Makassar, terlibat insiden meludahi kasir swalayan yang viral dan mengakibatkan pemecatannya dari UIM pada 29 Desember 2025.

Kronologi perkara dibangun dari rekaman CCTV, keterangan korban NI, dan pembelaan Amal Said, dengan perbedaan versi antarpihak. Berikut timeline point-to-point berdasarkan laporan media terkini.

Timeline Insiden

  • 24-25 Desember 2025, ~11:30 Wita: Insiden utama di swalayan Jalan Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Makassar. Amal Said membawa keranjang belanja, pindah antrean ke kasir kosong (versi pelaku), atau potong antrean melewati dua orang (versi korban NI).

  • Saat transaksi: NI tegur Amal Said untuk antre; pelaku tetap dilayani tapi ludah ke arah wajah/perut korban setelah berbincang singkat, terekam CCTV.

  • 25-27 Desember 2025: Video CCTV viral di media sosial; identitas Amal Said terungkap sebagai dosen UIM.

  • 27 Desember 2025: Amal Said beri klarifikasi, akui ludah spontan karena jengkel tapi bantah potong antrean dan klaim ludah tak kena muka.

  • 28 Desember 2025: NI laporkan ke Polsek Tamalanrea atas Pasal 315 KUHP (penghinaan, ancaman 4 bulan 2 minggu penjara).

  • 29 Desember 2025: Sidang internal Komisi Disiplin UIM; Amal Said diberhentikan sebagai dosen pembantu, dikembalikan ke LLDIKTI Wilayah IX.

  • 30 Desember 2025 (direncanakan): Pemeriksaan polisi Amal Said di Mapolsek Tamalanrea.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (39): Frankenstein dari Gunung Liar Swiss

23 Juli 2026 - 05:37 WIB

Ratusan Sopir Angkot Sidoarjo Tuntut Halte Trans Jatim Medaeng Ditutup

22 Juli 2026 - 18:17 WIB

BKN Punya Program Baru, PNS Bisa Kerja Dekat Rumah

22 Juli 2026 - 18:04 WIB

Polres Jombang Berikan Beasiswa Putra-Putri Pegawai Negeri Pada Polri Berprestasi

22 Juli 2026 - 15:01 WIB

Bidpropam Polda Jatim Mitigasi Personil Polres Jombang

22 Juli 2026 - 13:43 WIB

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Fokus Berobat Sakit Jantung ke Luar Negeri

22 Juli 2026 - 08:58 WIB

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Trending di News