Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Kupeluk Kamu Selamanya, Kisah Keluarga yang Menyentuh dan Menggugah Empati

badge-check


					Hana Malasan pemeran utama Perbesar

Hana Malasan pemeran utama

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Film “Kupeluk Kamu Selamanya” menghadirkan cerita keluarga dengan pendekatan emosional dan kolaboratif. Para pemain berbagi pengalaman mendalami karakter dalam proses produksi film tersebut.

Hana Malasan memerankan Naya, seorang ibu dengan perjalanan emosional yang kompleks. Ia mengaku mendapat perspektif baru tentang perjuangan seorang ibu melalui peran ini.

Menurut Hana, proses kreatif film ini berlangsung terbuka dan melibatkan banyak diskusi. Ia menilai kolaborasi tim membuat cerita terasa lebih hidup dan jujur.

“Nggak apa-apa kok gak harus semua beban disimpan di kita. Nggak apa-apa untuk minta tolong dan memperlihatkan apa sebenarnya yang sedang kita rasakan,” kata Hana Malasan, dalam press conference film Kupeluk Kamu Selamanya, di XXI Epicentrum, Jakarta, 23 April 2026.

Ia menilai banyak orang menganggap perjuangan ibu terlihat sederhana dari luar. Namun, pengalaman memerankan Naya menunjukkan kenyataan yang jauh lebih berat.

Karakter Naya juga menggambarkan kecenderungan menyembunyikan perasaan tidak baik-baik saja. Hana melihat hal itu sebagai refleksi umum dalam kehidupan banyak orang.

Di sisi lain, Jared Ali memerankan Aska dan menceritakan pengalaman syuting yang menyenangkan. Ia membangun kedekatan dengan pemain lain melalui aktivitas sehari-hari.

“Cara bounding nya, biasanya sih aku sama ibu kira-kira ke pasar, naik kereta, naik angkot. Dan naik angkot pertama kali. Rasanya dingin pas jalan-jalan. Kalau sama bapak biasanya pergi ke mall gitu, ngomongin bola,” ujarnya.

Ia juga mengaku terbantu dengan arahan sutradara dalam mengeksplorasi emosi. Jared berusaha membayangkan posisi karakter agar akting terasa lebih nyata.

Di sisi lain, Ibnu Jamil memerankan Bagaskara, sosok ayah yang menghadapi kondisi keluarga tidak sempurna. Ia menilai perannya memberi refleksi tentang ego dan tanggung jawab orang tua.

“Panik boleh bodoh jangan, kondisi-kondisi yang tidak sempurna, gimana caranya supaya kita tidak kemakan ego kita. Tapi tetap kita harus cari jalan keluarannya seperti apa,” ucapnya.

Menurutnya, orang tua sering merasa paling tahu kebutuhan anak tanpa benar-benar memahami keinginan mereka. Film ini mencoba menunjukkan dinamika tersebut secara jujur dan emosional.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Berapa Honor Shakira di Piala Dunia 2026? Jawabannya Mengejutkan

12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Nonton Piala Dunia 2026 Bisakah Pakai STB TV Tabung?

10 Juni 2026 - 14:47 WIB

Dijuluki Gadis Tercantik di Dunia, Penny Lane Balas Komentar Negatif Soal Tubuhnya

8 Juni 2026 - 19:36 WIB

Sarwendah Jadi sorotan Publik, Lontarkan Kata Cong, Terkait Perseteruannya dengan Ruben Onsu

4 Juni 2026 - 19:45 WIB

70 Juta Warga Indonesia Diperkirakan Alami Penyakit Hati Kronis

3 Juni 2026 - 20:03 WIB

Trending di Life Style