Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Kebakaran Kebon Kosong, Menko PMK: Pemerintah Komitmen Beri Solusi Terbaik

badge-check


					Menko PMK, Pratikno menyatakan pemerintah tetap berkomitmen membantu korban kebakaran Kebon Kosong. (Foto: KREDONEWS.COM/ Anwar Hudijono) Perbesar

Menko PMK, Pratikno menyatakan pemerintah tetap berkomitmen membantu korban kebakaran Kebon Kosong. (Foto: KREDONEWS.COM/ Anwar Hudijono)

Penulis: Anwar Hudijono | Editor: Hadi S Purwanto

KREDONEWS.COM, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan solusi terbaik dalam penanganan pascabencana kebakaran di kawasan padat penduduk Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Pernyataan tersebut disampaikan usai memimpin Rapat Tingkat Menteri Percepatan Penanganan Pascabencana Kebakaran Kemayoran bersama pimpinan kementerian dan lembaga terkait di Kantor Kemenko PMK, pada Kamis (12/12/2024).

“Pemerintah lintas kementerian/lembaga, bersama Pemprov DK Jakarta, Kementerian Sosial, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Pekerjaan Umum, BUMN, dan sektor swasta, telah berupaya maksimal memberikan pelayanan terbaik untuk meringankan beban para keluarga terdampak di pengungsian,” ujar Pratikno.

Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu menghanguskan 197 bangunan dan berdampak pada 594 kepala keluarga atau sekitar 1.520 jiwa.

Dia menjelaskan bahwa sebagian besar warga terdampak saat ini mengungsi di SD Negeri Kebon 09 dan tenda-tenda darurat yang didirikan di lahan kosong.

Pratikno menekankan pentingnya mempercepat pemindahan warga dari pengungsian ke rumah singgah untuk mengurangi risiko kesehatan dan keterbatasan fasilitas, sekaligus memberikan tempat tinggal yang lebih layak selama menunggu solusi jangka panjang.

“Keluarga terdampak tidak boleh berlama-lama di pengungsian. Kita tadi membahas bagaimana memberikan tempat tinggal sementara, yaitu rumah singgah, agar risiko kehidupan di pengungsian bisa diminimalkan,” tambahnya.

Selain itu, Menko PMK menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan solusi jangka panjang yang tidak hanya bermanfaat bagi warga terdampak, tetapi juga mendukung perbaikan tata kota Jakarta secara keseluruhan.

“Pada pertemuan berikutnya, kita akan merumuskan langkah strategis untuk solusi permanen yang lebih komprehensif. Komitmen kita adalah selain memberikan solusi jangka pendek dalam bentuk rumah singgah, kita juga memberikan solusi jangka panjang,” jelas Pratikno.

Rapat turut dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah, Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti, Pj. Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi, dan Dirut BLU PPK Kemayoran Medi Kristianto.(*/ANO)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Awas PM2.5, Dokter Piprim: Karhutla Bencana Lingkungan, Juga Ancaman Darurat Kesehatan Anak!

28 September 2026 - 19:57 WIB

Paradoks Durian RI: Menang Berat Buah, Keok Nilai Rupiah

28 September 2026 - 19:08 WIB

18 Napi Kelas Kakap Ini Jadi ‘Harta Karun’ LP Cibinong Dibongkar Ombudsman

28 September 2026 - 19:01 WIB

Gerbang Ekspor Terbuka, Durian Indonesia Siap Menjadi Kekuatan Baru di Pasar China

28 September 2026 - 18:56 WIB

Subsidi LPG 3 Kg Tahun 2027 Dipangkas Jadi Rp 103,05 Triliun, Volume Penyaluran Turun

28 September 2026 - 18:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (62): Ideologi Anarki merupakan Reaksi Kejam Melawan Aturan yang Mapan

28 September 2026 - 17:47 WIB

13 dari 16 Rumah di Klaster Mewah LP Cibinong Tidak Tercatat dalam Administrasi Milik Negara

28 September 2026 - 16:58 WIB

Tutupi Kebohongan dengan Kebohongan, Wisnu Hani Sengaja Bongkar Perabot dan tidak Pasang CCTV

28 September 2026 - 15:31 WIB

Update Keracunan MBG di Batang: Korban 589 Siswa, 127 Masih Dirawat, SPPG Dihentikan 30 Hari

27 September 2026 - 20:16 WIB

Trending di News