Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Jangan Sepelekan Daun Salam, Ini Ragam Manfaat bagi Kesehatan Tubuh

badge-check


					Daun salam sebagai bumbu juga obat Perbesar

Daun salam sebagai bumbu juga obat

Penulis: Satwiko Rumekso | Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Daun salam merupakan salah satu bahan penyedap masakan Asia yang populer, telah dipercaya sejak zaman dahulu untuk mengobati gangguan pencernaan, menurunkan kadar kolesterol, dan menangkal kejahatan.

Daun salam tidak hanya menambah rasa pada makanan tetapi juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan antioksidan kuatnya.

Laman Hindustan Times, Selasa (22/1) waktu setempat menyebutkan bahwa daun salam memiliki sifat antiinflamasi, antidiare, dan antidiabetes serta dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Ahli gizi asal India, Apurva Agarwal, membagikan, daun salam berkontribusi pada pengaturan kadar kolesterol, yang menurunkan risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan jantung secara umum.

Hal itu karena daun salam memiliki kandungan yakni asam caffeic yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

Selain itu, senyawa kimia dalam daun salam telah terbukti sangat bermanfaat dalam mengobati sakit perut, meredakan sindrom iritasi usus besar, dan bahkan memperlancar pencernaan makanan.

Daun salam yang kerap dipakai untuk bumbu rempah makanan seperti kari atau sup, telah lama digunakan untuk mengobati gangguan pernafasan. Sebagai dekongestan alami, zat dalam daun ini dapat membantu mengurangi gejala penyakit pernafasan seperti bronkitis dan asma.

Sementara antioksidan yang ditemukan dalam daun salam membantu tubuh melawan radikal bebas. Dengan menurunkan risiko penyakit kronis dan melindungi sel dari stres oksidatif, antioksidan ini meningkatkan kesehatan secara umum.

Pada zaman dulu, orang Romawi dan Yunani percaya bahwa tidur dengan daun salam di bawah ikat kepala dapat membuat seorang pria menjadi penyair. Orang-orang di Perancis kuno menyebut bay sebagai ‘berry of bay’ dan memahkotai orang-orang cerdas dengan buah beri dan daunnya. Orang Cina percaya bahwa daun salam dapat membantu menghilangkan kejahatan.

Agarwal membagikan cara untuk mengonsumsi daun salam. Diantaranya sebelum memasak nasi atau makanan gandum lainnya, tambahkan beberapa lembar daun salam.

Atau bisa juga untuk membuat campuran bumbu yang enak, campurkan daun salam yang dihaluskan atau dihaluskan dengan bumbu dan rempah lainnya.

Untuk teh herbal yang menenangkan, gunakan daun salam kering. Manfaatkan efek menenangkan dan harum dari teh daun salam dengan menyeduh beberapa lembar daun salam dalam air panas sebentar.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Makanan Rusak saat Listrik Padam

24 Juni 2026 - 18:44 WIB

Facebook Dipenuhi Video Porno, Cukup Satu Kta Kunci Pencarian

24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Izabel Kovacic akan Panaskan Tribun Piala Dunia

17 Juni 2026 - 18:52 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Berapa Honor Shakira di Piala Dunia 2026? Jawabannya Mengejutkan

12 Juni 2026 - 18:58 WIB

Trending di Life Style