Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Gempa Besar Mag 7,6 di Bitung Sulawesi Utara, Satu Nenek Tewas Tertimpa Reruntuhan Gedung KONI Manado

badge-check


					Gedung KONI Sanrio, Manado, Sulawesi Utara, roboh efek dari gempa besar megnetuo 7,6 yang terjadi di wilayah Bitung, pada Kamis sekitar pukul 05.00 WIT, pada kedalaman 69 km. Diminta waspadai terjadi tsunami. Foto: bbcindonesia Perbesar

Gedung KONI Sanrio, Manado, Sulawesi Utara, roboh efek dari gempa besar megnetuo 7,6 yang terjadi di wilayah Bitung, pada Kamis sekitar pukul 05.00 WIT, pada kedalaman 69 km. Diminta waspadai terjadi tsunami. Foto: bbcindonesia

Penulis: Mulawarman  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BITUNG– Terjadi gempa besar di wilayah Bitung, Sulawesi Utara, tetapi magnitudo yang tercatat adalah 7,4. Gempa tersebut mengguncang sekitar Kamis pagi 2 April 2026 pukul 05.48 WIB dengan pusat di sekitar 1,25° Lintang Utara dan 126,27° Bujur Timur, atau sekitar 129 km tenggara Bitung pada kedalaman sekitar 62 km.

Guncangan guncangan kuat dirasakan 10–20 detik di Bitung dan sekitarnya, termasuk Ternate.

Sempat berpotensi tsunami, namun gelombang terdeteksi sangat kecil dan potensi tsunami besar sudah dinyatakan berlalu oleh pihak kepolisian.

Dampak, sjauh ini dilaporkan satu korban meninggal tertimpa reruntuhan bangunan di Bitung, serta sejumlah kerusakan dan kepanikan warga.

Jika Anda butuh, saya bisa bantu merangkum berita untuk naskah liputan (HT, lead, narasi, dll) berdasarkan kejadian ini.

Buatkan laporan lengkap tentang gempa ini, peristiwa, korban manusia, gedung dan rumah roboh yang terjadi 2 Maret 2026 di Bitung

Berikut laporan lengkap peristiwa gempa bumi magnitudo 7,6 yang mengguncang Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis, 2 April 2026, beserta dampak terhadap korban, bangunan, dan rumah.

Kronologi
Gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis, 2 April 2026, pukul 05.48:16 WIB.

Pusat gempa berada di sekitar 129 km sebelah tenggara Bitung, dengan koordinat 1,25° LU dan 126,27° BT, pada kedalaman sekitar 62 km di bawah permukaan laut.

BMKG langsung mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami, sehingga beberapa wilayah pesisir di 10 daerah terdampak diimbau siaga tsunami.

Gedung KONI Sario, Manado: mengalami kerusakan parah dan bagian atap serta sisi bangunan rusak dan ambruk, membuat korban Deyce Lahia tertimpa reruntuhan.

Rumah dan bangunan di kawasan pantai Bitung: beberapa rumah semi permanen dan bangunan tua mengalami retak, dinding runtuh, dan atap bergeser; bagian yang lebih tua cenderung roboh karena usia dan struktur kurang kuat.

Infrastruktur kota: jalan sempat retak, plafon sekolah–kantor ambruk, dan fasilitas umum seperti halte, pagar, serta fasad bangunan rusak akibat guncangan.

Belum ada data resmi luas luas lahan atau jumlah rumah yang roboh total, namun pemerintah daerah dan BNPB sedang melakukan pendataan cepat (quick assessment) untuk menghitung jumlah hunian dan bangunan umum yang rusak ringan, sedang, dan berat.

Potensi Tsunami
BNPB mencatat adanya gelombang tsunami kecil setelah guncangan utama, namun tidak mencapai ketinggian berbahaya seperti pada peristiwa tsunami besar sebelumnya.

Wakapolda Sulut dan Basarnas menyatakan bahwa potensi tsunami besar sudah berlalu, sehingga warga diimbau kembali ke rumah, namun tetap waspada terhadap gempa susulan dan perintah evakuasi lokal.

Sejumlah warga sempat berhamburan ke tempat terbuka dan melakukan evakuasi mandiri; sekolah dan kantor diliburkan sementara untuk memastikan keamanan dan pemantauan kondisi infrastruktur.

Jika Anda ingin, saya bisa bantu ubah laporan di atas menjadi naskah berita TV radio (HT, lead, 1, 2, tas, tail) atau artikel berita online dengan gaya jurnalistik yang lebih rinci.

Reaksi BPBD 
Reaksi BPBD setempat (khususnya BPBD Kota Bitung dan BPBD Provinsi Sulawesi Utara) terhadap gempa magnitudo 7,6 di Bitung pada 2 April 2026 cenderung cepat dan terkoordinasi dengan BNPB, TNI/Polri, dan BMKG.

BPBD Bitung langsung mengaktifkan posko siaga darurat, mengirimkan personel dan tim relawan ke titik‑titik yang terdampak gempa, terutama permukiman pesisir, kawasan pantai, sekolah, dan gedung publik yang mengalami kerusakan.

Mereka melakukan evakuasi mandiri terhadap warga yang panik, terutama di area rentan longsor dan tsunami, serta membantu membuka jalur alternatif ketika jalan sempat terganggu akibat longsor atau runtuhan dinding.

BPBD bekerja sama dengan BNPB dalam melakukan pendataan cepat kerusakan (dari ringan hingga sedang) terhadap rumah, bangunan fasilitas umum, dan infrastruktur di Kota Bitung dan sekitarnya.

Mereka juga berkoordinasi dengan BMKG dan TNI/Polri untuk memastikan masyarakat pesisir menjauhi pantai saat status siaga tsunami dikeluarkan, serta melarang warga menyebar hoaks atau informasi yang belum terverifikasi.

Imbauan dan skenario siaga gempa susulan
Kepala BPBD di daerah melalui saluran komunikasi resmi mengimbau warga agar tetap tenang, patuh pada arahan petugas, tidak mendekati pantai, serta memantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD.

Petugas BPBD juga menyiapkan skenario cadangan untuk gempa susulan dan potensi tsunami kecil, termasuk titik‑titik evakuasi terbuka, penyediaan shelter sementara, dan kesiapan logistik darurat di posko yang sudah dibuka.

Jika Anda mau, saya bisa bantu susun narasi narator atau script berita TV/radio yang menyoroti reaksi dan langkah BPBD Bitung dalam penanganan gempa ini. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

13 Pelanggaran yang Masuk RUU Perampasan Aset

30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Berdasarkan CCTV, Netizen Menduga Kelompok GRIB Pelaku Penganiayaan Bambang Setyawan

29 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Diduga Preman Mengeroyok secara Sadis Bambang Setyawan dalam Kericuhan Aksi Unjuk Rasa

29 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Trending di News