Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Gegara Kebelet BAB, Mobil Taft Ini Masuk Sungai Piyungan Bantul

badge-check


					Mobil Taft ini meluncur ke sungai Karangploso, Piyungan, gegara diparkir tanpa hand rem. Instagram@merapi_udercover Perbesar

Mobil Taft ini meluncur ke sungai Karangploso, Piyungan, gegara diparkir tanpa hand rem. Instagram@merapi_udercover

Penulis: Adi Wardhono   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BANTUL – Pada hari Jumat, 10 Januari 2025, sebuah mobil Daihatsu Taft tercebur ke sungai di dusun Karang Ploso, Srimulyo, Piyungan, Bantul. Pengemudi mobil itu Suhardiyono (47) mengalami situasi mendesak saat merasa mulas dan harus buang air besar (BAB).

Pemilik mobil Daihatsu Taft, saat itu dia mengemudikan mobil dari arah Groso, Pleret menuju rumahnya dan terpaksa meninggalkan mobil untuk buang air besar di sungai, karena merasa mulas. Akibatnya, ia lupa menarik rem tangan dan mobilnya meluncur ke sungai.

Awalnya, Suhariyono mengemudikan Daihatsu Taft dari arah Segoroyoso, Pleret, Bantul menuju kerumahnya sekitar pukul 09.30 WIB.

Karena dalam kondisi emergensi, keadaan terburu-buru, ia meninggalkan mobilnya yang tidak ditarik rem tangannya di jalan turunan menuju Bendungan Karangploso. Saat pengemudi pergi ke sungai untuk BAB, ia melihat mobilnya bergerak perlahan dan akhirnya tercebur ke dalam sungai.

Menurut keterangan Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, pengemudi lupa menarik rem tangan sebelum meninggalkan mobil.  Setelah insiden tersebut, petugas melakukan evakuasi terhadap mobil yang terjebur.

“Setelah Salat Jumat dievakuasi dengan mobil crane. Itu satu-satunya caranya yang bisa, karena kalau tanpa kendaraan berat, tidak mungkin bisa dievakuasi,” kata Kapolsek Piyungan Kompol Amir M, Jumat sore, 10 Januari 2023, mengutip situs harianjogja.com.

Menurut Kapolsek, butuh waktu yang cukup untuk mengevakuasi mobil tersebut dari sungai. Sebab, petugas harus mengaitkan tali pada bagian bumper mobil, baru bisa dievakuasi.

“Jam 2 siang sudah bisa dievakuasi. Mobil kemudian dibawa pulang pemiliknya,” ungkap Kapolsek. Menggunakan derek, mobil itu ditarik menggunakan sling, sehingga berhasil dievakuasi dari dalam sungai. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

MTs Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang Kebakaran, Ruang 8 X 20 M Produksi Air Kemasan Ludes

5 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Tarif Listrik Q4 2026 Akan Ada Penyesuaian? Ini Kata Bahlil

5 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Cabai Mahal dan Harga Ayam Hidup Anjlok, Begini Jawaban Mentan

5 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Menelisik Akar Terorisme (65): Suku Indian Diasingkan di Tanahnya Sendiri

5 Oktober 2026 - 19:29 WIB

HUT TNI ke-81, Polres Jombang Beri Kejutan kepada Kodim 0814, Sat Radar 405 Ploso dan Subdenpom Jombang

5 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kisah Jasad Deni Chandra Warga Mojowangi Jombang Ditemukan di Perairan Teluk Popoh Tulungagung

5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Kerja Bareng Olivia Zalianty-Ndaru Kusumo dan Isyana Sarasvati Lahirkan Ochestra: Pancasila 1 Oktober

5 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Harga Ayam di Kandang Anjlok Lagi

4 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Komitmen Investasi Rp2,3 Triliun Masuk ke Kawasan Industri Sidoarjo

4 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Trending di Nasional