Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Dikemudikan Sopir Cadangan Bus Cahaya Trans Alami Laka Tunggal di Exit Tol Krapyak, 16 Orang Tewas 18 Luka-luka

badge-check


					Sopir bus PO Cahaya Trans yang alami kecelakaan di Exit Tol Krapyak, Semarang, adalah sopir cadangan bernama Gilang Ihsan Faruq. Ia dalam kondisi selamat dan sadar sepenuhnya. Sementara itu 15 orang penumpang tewas, dan 19 lainnya luka-luka. Foto: Instagram@batang_update Perbesar

Sopir bus PO Cahaya Trans yang alami kecelakaan di Exit Tol Krapyak, Semarang, adalah sopir cadangan bernama Gilang Ihsan Faruq. Ia dalam kondisi selamat dan sadar sepenuhnya. Sementara itu 15 orang penumpang tewas, dan 19 lainnya luka-luka. Foto: Instagram@batang_update

Penulis: Adi Wardhono   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SEMARANG-  Kecelakaan tunggal bus PO Cahaya Trans di simpang susun Exit Tol Krapyak, Semarang, menewaskan 16 penumpang dan melukai 18 lainnya pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 00.30 WIB.

Sopir bus PO Cahaya Trans yang terlibat kecelakaan di Exit Tol Krapyak, Semarang, adalah sopir cadangan bernama Gilang Ihsan Faruq, yang dalam kondisi selamat dan sadar sepenuhnya.​

Bus bernomor polisi B 7201 IV melaju dari Jatiasih, Bekasi (atau Bogor/Jakarta), menuju Yogyakarta dengan 34 penumpang. Kendaraan diduga kehilangan kendali karena kecepatan tinggi saat memasuki tikungan, lalu menabrak pembatas jalan dan terguling.

Tim Basarnas Semarang tiba pukul 01.17 WIB untuk evakuasi, bekerja sama dengan pihak terkait hingga selesai pukul 04.00 WIB. Korban luka dilarikan ke RSUP Dr. Kariadi, RS Columbia Asia, dan RSUD Dr. Adhyatma.

Jumlah korban meninggal dilaporkan 15 secara awal, kemudian bertambah menjadi 16 (15 di RS Kariadi, 1 di RSUD Tugurejo). Sopir cadangan selamat, diamankan polisi untuk pemeriksaan narkoba; Pemprov Jateng tanggung biaya perawatan luka.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo memberikan keterangan utama terkait kecelakaan bus di Exit Tol Krapyak Semarang, termasuk update jumlah korban menjadi 16 orang meninggal.

Kombes Pol Pratama Adhyasastra, Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, menyampaikan detail korban meninggal di lokasi dan rumah sakit.

Kronologi

  • Bus melaju dari arah Jakarta dengan kecepatan tinggi memasuki simpang susun Exit Tol Krapyak.

  • Pengemudi (sopir cadangan) kehilangan kendali saat menghadapi tikungan tajam.

  • Bus menabrak pembatas jalan dan terguling, menewaskan 15-16 penumpang serta melukai 19 lainnya.

  • Tim Basarnas Semarang tiba pukul 01.17 WIB, bekerja sama dengan Polri, Jasa Marga, dan PMI.

  • Evakuasi selesai pukul 04.00 WIB; korban luka dirawat di RS Kariadi, Columbia Asia, dan RSUD Tugurejo.

  • Sopir selamat dan diamankan polisi untuk tes narkoba serta penyelidikan penyebab.

Daftar Korban (Terindentifikasi)
  • Sadimin (57), laki-laki, kelahiran 1968, warga Kelurahan Melikan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten.

  • Srihono (53), laki-laki, kelahiran 1972, warga Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten.

  • Listiana (44), perempuan, kelahiran 1981, warga Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten.

  • Sugimo (62), laki-laki, kelahiran 1963, warga Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.

  • Haryadin (43), laki-laki, kelahiran 1982, warga Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

  • Mutiara Citra Dwi Purwita (19), perempuan, kelahiran 2006, warga Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

  • Saguh (62), laki-laki, kelahiran 1963, warga Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

  • Wahyu Eko Utomo (26), laki-laki, kelahiran 1999, warga Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali.

  • Ngatiyem (48), perempuan, kelahiran 1977, warga Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali.

  • Erna Peni (53), perempuan, kelahiran 1972, warga Rancaungur, Kota Bogor.

  • Yanto (47), laki-laki, kelahiran 1978, warga Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten.

  • Anis Munandar (36), laki-laki, kelahiran 1989, warga Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.

Catatan Update

Daftar ini mencakup tambahan Erna Peni, Yanto, dan Anis yang kini dikonfirmasi dari laporan terbaru, melengkapi 9 nama awal dari Kapolda Jateng. Identifikasi masih berlangsung via DNA untuk 3-4 korban sisanya; semua jenazah di RSUP Dr. Kariadi. Korban luka tetap 17 orang, termasuk sopir Gilang Ihsan Faruq (22), dirawat di RSUD Tugurejo. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Racun Makanan Pindah ke Kisaran, Puluhan Siswa Keracunan MBG dari Dapur Polres

15 September 2026 - 17:11 WIB

Serem Pencopotan Purbaya, Diinterupsi Lewat Telepon dari Prasetyo Hadi Saat Presentasi di Dewan

15 September 2026 - 00:17 WIB

Komite SMAN 1 Jombang Pasang Tarif Rp2,5 Juta, PMPP Rp165.000, Wali Murid: Bukan Sumbangan, tapi Paksaan

14 September 2026 - 21:38 WIB

Trending di News