Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Cara Tepat Mengolah Daging Beku Kurban

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Mencairkan daging kurban dengan cara tepat sangat penting menjaga kualitas, kebersihan, serta keamanan sebelum proses memasak dilakukan. Kesalahan saat mencairkan daging beku dapat memicu pertumbuhan bakteri berbahaya dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi keluarga.

Dilansir dari laman halodoc, pengolahan daging tidak hanya penting saat proses memasak, tetapi juga ketika tahap pencairan dilakukan. Cara mencairkan daging yang benar membantu memastikan kualitas nutrisi tetap terjaga dan aman dikonsumsi setelah dimasak sempurna.

Kemasan atau plastik pembungkus sebaiknya tetap digunakan selama proses pencairan berlangsung untuk mengurangi risiko paparan bakteri dari lingkungan. Proses pencairan perlahan di dalam kulkas membantu suhu daging meningkat secara stabil tanpa memicu pertumbuhan bakteri berbahaya.

Sebagai alternatif cepat, daging beku dicairkan menggunakan air dingin mengalir, tanpa membuka plastik pembungkusnya dahulu selama proses berlangsung. Metode tersebut membutuhkan waktu sekitar dua puluh menit untuk ukuran kecil dan hingga dua jam pada ukuran besar.

Pencairan daging menggunakan kulkas sebaiknya dilakukan sejak malam hari sebelum daging diolah menjadi berbagai jenis hidangan keluarga. Lama pencairan biasanya berbeda tergantung ukuran dan ketebalan daging, mulai beberapa jam hingga benar-benar tidak membeku lagi.

Mencairkan daging langsung pada suhu ruangan tidak disarankan karena dapat mempercepat pertumbuhan bakteri yang membahayakan kesehatan tubuh manusia. Penggunaan air panas untuk mempercepat pencairan juga sebaiknya dihindari karena berpotensi menurunkan kualitas dan keamanan daging konsumsi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Adegan Berani Nana di “The Scandal” Picu Perdebatan Netizen

22 September 2026 - 19:55 WIB

Solar MAMAMOO Jadi Korban Teror Kursi Terbang di Los Angeles

20 September 2026 - 18:10 WIB

Baifern Pimchanok Siap Menghibur di Film Action-Romance Terbaru ‘My Dearest Assassin’

15 September 2026 - 18:07 WIB

Miss Indonesia Audrey Bianca Raih Prestasi di Panggung Dunia

8 September 2026 - 18:59 WIB

Inilah Putri Bungsu, Tercantik dan Pintar Sultan Brunei

2 September 2026 - 19:18 WIB

Mi Goreng, Paling Disuka Konsumen Indonesia

30 Agustus 2026 - 19:19 WIB

KPJ Perdana Kelantan Bangun Gedung Baru 13 Lantai, Siap Menyambut Ledakan Pasien

28 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Modal Miliaran Jadi Triliunan, Intip Kesuksesan Bisnis Skincare Zhang Ziyi

26 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Trending di Life Style