Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

BBM Wajib Etanol 10 Persen: Begini Pesan Fitra Eri Kepada Pemerintah

badge-check


					Fitra Eri, sumber IG Pribadi Perbesar

Fitra Eri, sumber IG Pribadi

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Pemerintah berencana mewajibkan seluruh bahan bakar di Indonesia mengandung etanol 10 persen mulai 2026.

Pengamat otomotif sekaligus pembalap, Fitra Eri, menilai langkah ini baik untuk energi terbarukan, namun perlu dijalankan dengan hati-hati.

“Etanol itu campuran biofuel yang dicampurkan ke bahan bakar fosil untuk mengurangi pemakaian bahan bakar fosil,” jelas Fitra.

Menurutnya, etanol juga bisa meningkatkan oktan dengan mudah, tetapi memiliki kelemahan karena nilai energinya lebih rendah sehingga tenaga mesin menurun dan konsumsi bahan bakar menjadi sedikit lebih boros.

Ia juga menyoroti sifat etanol yang mudah menyerap air dari udara lembap seperti di Indonesia. “Air itu sifatnya korosif, sehingga bahan bakar etanol itu lebih korosif ke mesin,” katanya. di IG pribadinya, 9 Oktober 2025

Meski demikian, Fitra menilai penggunaan etanol tetap aman jika bahan bakar dicampur dengan aditif yang dirancang khusus untuk etanol.

Penolakan SPBU swasta terhadap BBM Pertamina yang mengandung etanol, menurutnya, bisa dipahami. Mereka kemungkinan masih menggunakan aditif yang belum kompatibel dengan bahan bakar beretanol dan membutuhkan waktu riset untuk menyesuaikannya.

Selain itu, tidak semua mesin mobil tahan terhadap etanol, terutama mobil keluaran tahun 2000 ke bawah. Karena itu, Fitra menegaskan, “Kalau mau berubah, boleh, tapi beri waktu industri untuk beradaptasi.”

Ia berharap pemerintah memberi kesempatan bagi industri otomotif dan penyedia BBM untuk menyesuaikan diri agar transisi menuju bahan bakar beretanol berjalan lancar dan menguntungkan konsumen.

“Berikan kesempatan untuk industri beradaptasi supaya produk mobil dan produk bahan bakar yang dijual di pasaran memberikan konsumen benefit yang maksimal.” pungkasnya ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kuasa Hukum Dua Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp 1,4 Miliar Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

6 Juni 2026 - 18:56 WIB

Ketika Rumah Kebudayaan Menjadi Arena Perebutan Panggung

11 Mei 2026 - 18:17 WIB

Bupati Fandi Ahmad Yani Beri Sangu Obat dan Vitamin untuk Ratusan Jamaah Haji Asal Kabupaten Gresik

3 Mei 2026 - 19:26 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

GAAN Soroti Peredaran dan penyalahgunaan Narkoba Makin Mengkhawatirkan

2 April 2026 - 18:56 WIB

Jadwal Acara Film Televisi Nasional Kamis 2 Maret 2026 ada Hellboy hingga Bioskop Trans TV

2 April 2026 - 10:44 WIB

Trending di Headline