Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Anton Antono: Juru Pelihara Cagar Budaya Garda Terdepan Perlindunan Situs Sejatan

badge-check


					Dinas Pendidikan dan Budaya Pemkab Jombang menyelenggarakan rapat,  pembinaan jupel situs di Disdikbud Jombang. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Dinas Pendidikan dan Budaya Pemkab Jombang menyelenggarakan rapat, pembinaan jupel situs di Disdikbud Jombang. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto   |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terus memperkuat upaya pelestarian warisan sejarah daerah.

Melalui kegiatan pembinaan, Disdikbud Jombang meningkatkan kapasitas juru pelihara cagar budaya agar mampu menjalankan peran strategis dalam menjaga dan merawat situs bersejarah.

Pembinaan tersebut dilaksanakan oleh Pamong Budaya Disdikbud Jombang, Anom Antono, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam melindungi aset budaya yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Jombang.

Dalam kegiatan itu, Anom Antono menegaskan bahwa juru pelihara cagar budaya merupakan garda terdepan dalam perlindungan, perawatan, serta pengawasan situs-situs bersejarah.

Ia menyebut, keberadaan cagar budaya tidak hanya bernilai sejarah, tetapi juga menjadi identitas dan kekayaan budaya daerah yang harus dijaga secara berkelanjutan.

“Juru pelihara memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan kondisi cagar budaya tetap terawat dan terlindungi. Melalui pembinaan ini, kami berharap para juru pelihara semakin memahami tugas, fungsi, serta prosedur pemeliharaan yang sesuai dengan ketentuan,” ujar Anom, Kamis 8 Januari 2026.

Ia menegaskan materi pembinaan mencakup pemahaman dasar mengenai cagar budaya, teknik pemeliharaan sederhana, tata cara pelaporan kondisi situs, hingga langkah-langkah pencegahan kerusakan dan vandalisme.

“Selain penyampaian materi, para peserta juga diajak berdiskusi untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan sekaligus merumuskan solusi bersama,” paparnya.

Ia menegaskan legiatan ini mendapat respons positif dari para juru pelihara cagar budaya di Kabupaten Jombang.

“Mereka menilai pembinaan ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan, sekaligus memperkuat koordinasi dengan Disdikbud Jombang dalam upaya pelestarian cagar budaya,” tutur Anom.

Pihaknya menegaskan Disdikbud Kabupaten Jombang berharap, melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, upaya pelestarian cagar budaya dapat berjalan lebih optimal.

“Dengan demikian, nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Akui Ada Antrean BBM di Jatim, Target Tuntas Maksimal 2 Hari

20 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Berada di Zona Hijau, IHSG Kembali ke Level 5.000an hingga Jeda Siang Perdagangan

20 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Karhutla Mengancam hingga 2027, Ambil Langkah Konkret

20 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Arumi Bachin Jalan Kaki 1,5 Km di Terik Matahari, Kunjungi 3 Rumah Manik di Plumbon Gambang

20 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Polres Jombang Kedepankan Pelayanan Humanis

20 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Berdialog, Kapolres Jombang Ajak Mahasiswa Jaga Kamtibmas

20 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Hari Purnomo: Koperasi di Jombang Tumbuh Jadi 1.020 Unit Volume Usaha Rp500 M, 168 UMK Naik Kelas

20 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Karhutla Gambut Bisa Diprediksi Secara Sains

19 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trending di Nasional