Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Admin IG Wali Kota Surabaya Viral, Akui Kesalahan dan Mundur

badge-check


					Ilustrasi Eri Cahyadi Kehujanan, sumber Art AI Perbesar

Ilustrasi Eri Cahyadi Kehujanan, sumber Art AI

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

SURABAYA, KREDONEWS.COM– Seorang admin akun Instagram Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjadi sorotan publik setelah percakapan internalnya terekam saat siaran langsung kegiatan lapangan wali kota.

Candaan dalam percakapan tersebut dianggap tidak pantas dan menimbulkan persepsi negatif bahwa kunjungan lapangan dapat direkayasa hanya untuk kepentingan konten media sosial.

Insiden terjadi ketika siaran langsung dijeda, namun mikrofon masih aktif sehingga percakapan admin dengan rekannya tetap terdengar oleh penonton live.

Publik kemudian menilai bahwa rekaman tersebut dapat mencoreng kredibilitas komunikasi pemerintahan di mata warga.

Video tersebut viral di berbagai platform dan memicu kritik warganet yang menilai bahwa kegiatan pemerintahan seharusnya tidak boleh direkayasa.

Beberapa dari mereka bahkan mengaitkan kejadian ini dengan menurunnya kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Tak lama setelah polemik mencuat, admin yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka serta mengajukan pengunduran diri dari posisinya sebagai pengelola konten media sosial wali kota.

Ia membuka pernyataannya dengan “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh”, kemudian menjelaskan bahwa seluruh kesalahan adalah murni tindakannya sendiri.

Ia menegaskan bahwa Wali Kota Surabaya tidak terlibat dalam pengunggahan konten ke media sosial, melainkan mempercayakan hal tersebut sepenuhnya kepada dirinya sebagai admin.

“Sebenarnya beliau tidak pernah terlibat langsung dalam pengunggahan konten beliau di media sosial,” kata admin dalam klarifikasinya.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional, ia mengajukan pengunduran diri untuk menjaga integritas komunikasi publik dan menghindari dampak lebih besar pada citra Pemerintah Kota Surabaya.

Meski demikian, ia tetap berharap penerimaan maaf dari wali kota. “Besar harapan saya Pak Wali Kota dapat memaafkan saya,” ujarnya sebelum menutup pernyataan dengan salam penutup.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

1 Juli 2026 - 13:55 WIB

Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi Bertangan Dewa

29 Juni 2026 - 16:19 WIB

Dr Lee Woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Kuasa Hukum Dua Rekanan Kirim Surat ke Perumda Delta Tirta Harus Bayar Tagihan Rp 1,4 Miliar Sesuai Perintah Hakim Kasasi MA

6 Juni 2026 - 18:56 WIB

Ketika Rumah Kebudayaan Menjadi Arena Perebutan Panggung

11 Mei 2026 - 18:17 WIB

Bupati Fandi Ahmad Yani Beri Sangu Obat dan Vitamin untuk Ratusan Jamaah Haji Asal Kabupaten Gresik

3 Mei 2026 - 19:26 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Trending di Headline