Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Curah Hujan Tinggi, Menko PMK Ajak Semua Pihak Cegah Bencana Hidrometeorologi

badge-check


					Menko PMK, Pratikno meminta semua pihak untuk cegah bencana hidrometeorologi. (Foto: KREDONEWS.COM/ Anwar Hudijono) Perbesar

Menko PMK, Pratikno meminta semua pihak untuk cegah bencana hidrometeorologi. (Foto: KREDONEWS.COM/ Anwar Hudijono)

Penulis: Anwar Hudijono | Editor: Hadi S Purwanto

KREDONEWS.COM, MAKASSAR – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menjelaskan, mitigasi pro aktif dan mendorong perubahan pola pikir masyarakat untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan adalah langkah pencegahan terjadinya bencana.

Pratikno mengatakan hal itu saat memimpin Rapat Koordinasi Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan pada Kamis (2/1/2025).

Hadir dalam rapat tersebut, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Zudan Arif Fakrulloh, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Yasir Mahmud, Sekda Sulawesi Selatan Jufri Rahman, jajaran Forkopimda, Bupati/Wali Kota, serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memperkirakan wilayah Indonesia saat ini berada pada kategori curah hujan menengah hingga tinggi. Potensi curah hujan tertinggi akan berlangsung pada bulan Desember 2024 hingga Januari 2025.

Pemerintah mengutamakan upaya pencegahan melalui pengurangan risiko bencana dengan penguatan sistem pemantauan dini, serta memastikan kesiapan penuh untuk merespon situasi darurat dan pascabencana.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah melakukan langkah preventif dengan menetapkan 16 Kabupaten/Kota dengan status tanggap darurat dan 8 Kabupaten/Kota dengan status siaga darurat.

Menurut Pratikno, mitigasi pro aktif dan mendorong perubahan pola pikir masyarakat untuk selalu menjaga kelestarian lingkungan adalah langkah pencegahan terjadinya bencana.

“Selain modifikasi cuaca, optimalkan infrastruktur yang sudah ada dan laksanakan apel rutin siaga bencana sehingga dapat mencegah terjadinya bencana hidrometeorologi. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar,” jelas Pratikno.

Pemerintah pusat melalui BNPB telah menyerahkan bantuan Dana Siap Pakai kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk penanganan bencana hidrometeorologi. Pratikno menyebut, partisipasi aktif dari seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk menciptakan sinergi yang terkoordinasi dalam pelaksanaan penanganan bencana di lapangan.

“Semuanya harus berperan aktif sesuai dengan kapasitas masing-masing dan bahu-membahu demi menciptakan sistem pengelolaan bencana yang tangguh dan berkelanjutan,” tuturnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BNPB Suharyanto menyebutkan, dilaksanakannya Rakor sebagai upaya nyata bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Utamanya pada musim penghujan yang bertepatan dengan momen libur Natal tahun 2024 serta Tahun Baru 2025.

“Kami berupaya merumuskan langkah-langkah penanganan bencana yang terukur. Sehingga bisa membantu masyarakat terdampak bencana dengan maksimal sekaligus bisa dilakukan pencegahan bencana,” ujarnya.

Sedangkan Kepala BMKG Dwikorita, menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus memantau perkiraan cuaca sehingga dapat mengantisipasi jika terjadinya curah hujan yang cukup tinggi.

“Untuk itu dalam rangka mitigasi bencana, Kami BMKG menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus memonitor perkembangan informasi cuaca melalui aplikasi smartphone Info BMKG. Disitu tertera informasi cuaca hingga 6 hari kedepan,” ucapnya.(*/ANO)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Karhutla Gambut Bisa Diprediksi Secara Sains

19 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trans Jatim Koridor Malang Raya Diluncurkan 30 Oktober 2026

19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Aturan Baru Ojol 2026: Pengemudi Bebas Kerja di Banyak Aplikator

19 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Kartiyono 12 Tahun di Bapemperda Jombang: Pastikan Perda Sesuai Kebutuhan dan Hidup di Masyarakat!

19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Bakar Lahan 800 M2, Warga Bareng Tangkap Pengamen dan Diikat di Tiang Listrik

19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Kapolres Jombang Pantau Langsung Ketersediaan BBM di SPBU

19 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Jombang, AKBP Yanto Mulyanto saat memantau langsung ketersediaan BBM di salah satu SPBU

Jombang Bersarung Empat Hari 19-22 Oktober, Peringati Hari Santri

19 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Trending di News