Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Berdasarkan CCTV, Netizen Menduga Kelompok GRIB Pelaku Penganiayaan Bambang Setyawan

badge-check
Penulis: Yusran Hakim  |   Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JAKARTA-–  Pihak Polda Metro Jaya saat ini sedang menyelidiki kasus pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setyawan (59 tahun), seorang penjual cermin warga Pejompongan, Jakarta Pusat.
Peristiwa tragis ini terjadi di tengah kericuhan yang melibatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) pada Kamis malam, 27 Agustus 2026.
Narasi dan tuduhan netizen di media sosial mengenai keterlibatan oknum ormas tertentu berkembang karena beberapa hal berikut:
  • Tuduhan Keterlibatan Ormas: Di berbagai platform media sosial, netizen ramai menuding oknum anggota ormas tertentu—salah satunya dikaitkan dengan atribut GRIB—sebagai pelaku kekerasan fisik pembawa bambu yang menyebabkan korban tewas. 
  • Kritik Terhadap Penghapusan Video: Situasi semakin memanas setelah netizen melayangkan kritik terbuka kepada Menkomdigi karena adan dugaan penarikan atau penurunan (take down) video rekaman kekerasan oras tersebut dari platform media sosial. 
  • Penyidikan Kepolisian: Polisi menegaskan kasus pengeroyokan ini tetap diusut secara hukum guna mencari aktor di balik tewasnya korban. Jenazah korban pun telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk divisum demi kepentingan penyelidikan. 
Pernyataan Herkules
Dalam kasus menghadapi aksi demo 27 Agustus 2026. Praaksi unjuk rasa, Ketua Umum GRIB, Herkules mengeluarkan pernyataan dirinya dan GRIB siap membantu aparat TNI dan Polri, bila terjadi kericuhan dalam aksi unjuk rasa anarkis.
Lalu muncul pernyayaan dari pengacara Herkules bahwa kliennya tidak terlibat dalam kasus kerusuhan di Pejompongan.
Disusul pernyaan tambahan dari Herkules sendiri bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan perintah ikut aksi unjuk rasa.
Di dunia medsos telah bermunculan video saat Herkules bersama anak buahnya berhenti di kawasan berhenti dan turun dari mobil, lalu menyerang menggunakan pentungan terhadap warga yang bergerombol di lokasi.
Bahkan sejumlah pria kekar membawa pentungan mengejar massa hinggan masuk ke gang gang rumah warga Pejompongan.
Setidaknya ada enak truk dibakat, truk itu ditumpangi massa dikawal oleh pasukan Brimob.
Data Korban
Kepala Bagian Penerangan Hukum (Kabid Penkum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi, memberikan rincian komposisi kelompok yang diamankan.
Dari keseluruhan orang yang diperiksa, 162 orang masuk kelompok usia dewasa berusia 18 hingga 40 tahun. Sementara itu, 160 orang lainnya berada pada rentang usia 12 hingga 19 tahun.
Angka ini menunjukkan tingginya keterlibatan kelompok usia muda dalam peristiwa tersebut.

Hingga saat ini, keseluruhan orang yang diamankan masih dalam tahap pemeriksaan dan belum ada satu pun yang dipulangkan.

Polisi menegaskan penahanan belum dicabut karena tim penyidik masih mendalami keterlibatan serta peran masing-masing individu berdasarkan fakta di lapangan dan alat bukti yang berhasil ditemukan.

“Hingga saat ini masih proses pemeriksaan dan belum ada yang dipulangkan. Untuk mengetahui keterlibatan dan peran masing-masing berdasarkan fakta dan alat bukti,” tegas Kombes Pol. Budhi.

Pemeriksaan berjalan berkelanjutan guna memilah siapa saja yang sekadar hadir, siapa yang terlibat aktif, hingga siapa yang memimpin dan menggerakkan massa.

Polisi belum merinci dugaan pelanggaran apa yang dikenakan maupun status hukum tiap-tiap orang saat ini — apakah saksi, tersangka, atau sekadar dibawa untuk keterangan.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

63 Siswa SMA dan SD di Konawe Keracunan MBG, Korban Dirawat Puskesmas Angata

14 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (68): 550.000 Penunggang Kuda Berwajah Pucat

14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Trending di News