Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Binhad dan Kuswartono Serahkan Buku kepada Eri Cahyadi: Ir Soekarno Lahir di Ploso Jombang 1 Juni 1902

badge-check


					Binhad Nurrohmat serahkan dua buku baru dari Jombang kepada wakikota Surabaya, Eri Cahyadi, di DKS, Surabaya , 25 Juni 2026. Foto; ist Perbesar

Binhad Nurrohmat serahkan dua buku baru dari Jombang kepada wakikota Surabaya, Eri Cahyadi, di DKS, Surabaya , 25 Juni 2026. Foto; ist

Penulis: Sri Muryanto |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG — Bung Karno lahir sekitar 124–125 tahun silam, namun perbincangan mengenai sejarah tokoh Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia ini hingga hari ini tetap menarik dan mengundang keinginan untuk dipelajari serta diteliti lebih dalam.

Juni dikenal sebagai bulan Bung Karno, karena Ir. Soekarno lahir 1 Juni. Ratusan buku tentang perjalanan hidupnya telah terbit, namun para peneliti dan sejarawan terus berusaha melengkapi dan menyempurnakan catatan sejarah tokoh Indonesia yang mendunia tersebut.

Di Jawa Timur, setidaknya telah terbit tiga buku baru mengenai Bung Karno, semakin menambah khasanah kepustakaan baru sejarah.

Binhad Nurrohmat dan Kuswartono bertemu Puti Guntur Soekarno, di DKS, Surabaya. Foto: ist

Pemkot Surabaya 25 Juni 2926, meluncurkan buku baru berjudul: Soekarno Arek Surabaya, di Dewan Kesenian Surabaya, Kamis, 25 Juni 2026.

Isinya mempertegas bahwa Bung Karno, lahir di Surabaya, 1 Juni 1901.

Temuan Baru dari Jombang

Sebelumnya, dua peneliti dan aktivis seharah dari Jombang yang juga  menerbitkan karya masing-masing:

  • Titik Nol Soekarno – Ploso 1902, karya Binhad Nurrohmat (inisiator situs Titik Nol Ploso Jombang), terbitan ketiga Januari 2026
  • Menemukan Bung Karno di Jombang, karya Moch. Faisol (aktivis komunitas Kompas Jombang), cetakan kedua Desember 2025.

Kedua buku ini memaparkan temuan dan bukti baru yang menyimpulkan bahwa Bung Karno lahir di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, pada tanggal 1 Juni 1902.

Pandangan ini berbeda dengan catatan sejarah yang selama ini diterima luas, yang menyebutkan Bung Karno lahir di Surabaya pada 1 Juni 1901.

Perbedaan temuan ini kemudian memunculkan dua pandangan yang sering disebut sebagai “kubu Surabaya” dan “kubu Jombang” dalam membahas keakuratan tempat dan tanggal lahir Sang Proklamator.

Penelitian Tujuh Tahun

Pihak yang meyakini Bung Karno lahir di Surabaya tetap mempertahankan pendapatnya, sesuai catatan resmi dan pandangan sejarawan yang telah diakui selama lebih dari satu abad.

Sementara itu, Binhad Nurrohmat menegaskan bahwa kesimpulannya didasarkan pada penelitian selama tujuh tahun, yang melibatkan penelusuran artefak, salinan dokumen pendukung, serta keterangan dari saksi keturunan keluarga yang pernah mengasuh Bung Karno dan orang yang terlibat dalam upacara tradisional saat kelahirannya. Temuan tersebut kemudian ia rangkum dalam bukunya Titik Nol Soekarno – Ploso 1902.

Buku karya Binhad Nurrohmat dan Moch. Faisol ini kemudian diserahkan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, oleh Binhad Nurrohmat bersama Kuswartono, usai acara peluncuran buku Bung Karno, Arek Surabaya di Gedung DKS Surabaya pada 25 Juni 2026.

Kedua buku tersebut juga menjadi salah satu materi dalam diskusi bersama pakar sejarah dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan pada 1 Juni 2026.

Pertemuan ini menjadi momen pertama kalinya kedua pandangan yang berbeda bertemu dalam acara semi-formal untuk membahas kebenaran tempat dan tanggal kelahiran Bung Karno. DPC PDI Perjuangan bertindak sebagai penyelenggara sekaligus fasilitator dalam sarasehan sejarah bertajuk “Bung Karno Lahir di Ploso, Jombang, 1 Juni 1902”.

Acara ini tercatat sebagai peristiwa bersejarah, karena untuk pertama kalinya secara terbuka dan terkoordinasi, kedua pihak—baik pendapat yang menyebutkan Surabaya tahun 1901 maupun Jombang tahun 1902—saling memaparkan bukti dan argumen masing-masing.

Melalui karya penulis asal Jombang ini, dikemukakan fakta baru yang mengarahkan pandangan bahwa Bung Karno lahir di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, pada tanggal 1 Juni 1902.

Sudah waktunya pemerintah Indonesia, bisa melakukan uji sejarah untuk memastikan secara syahih dan ilmiah untuk menentukan tempat dan tanggal lahir Proklamator Indonesia, Ir. Soekarno. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

13 Pelanggaran yang Masuk RUU Perampasan Aset

30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Berdasarkan CCTV, Netizen Menduga Kelompok GRIB Pelaku Penganiayaan Bambang Setyawan

29 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Trending di News