Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, JAKARTA-Pemerintah menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan daya beli masyarakat, dan menjaga stabilitas pasar di tengah ketidakpastian global.
Budi Santoso Menteri Perdagangan (Mendag) mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan serangkaian program mulai Juni hingga Agustus 2026 untuk mendorong konsumsi masyarakat.
Pada Juni-Juli 2026, pemerintah menggelar program diskon di ritel modern bertema BINA dan Back to School. Program ini melibatkan ratusan department store dan puluhan ribu gerai ritel modern.
“Banyak kegiatan yang kita lakukan, misalnya Juni-Juli ini kan kita membuat diskon di ritel modern dengan nama BINA and Back to School. Ini pada bulan Juli-Juli yang melibatkan sekitar 414 department store, dengan gerai sekitar 80.000 gerai, dibawah anggota Hippindo dan transaksinya diharapkan sekitar Rp30 triliun,” kata Budi di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Mendag mengatakan, pemerintah juga berupaya menggenjot daya beli masyarakat melalui platform e-commerce. Langkah ini diharapkan bisa menjaga perputaran ekonomi nasional di tengah tekanan krisis global.
“Jadi semua dampak dari krisis global ini mudah-mudahan kita bisa mengatasi dengan cara kita. Jadi kita bareng-bareng baik pemerintah maupun masyarakat, maupun pula perusahaan, bagaimana cara menghidupkan ekonomi, supaya bisa mengatasi permasalahan-permasalahan krisis global yang sekarang terjadi,” katanya.
Selain itu, pada Agustus 2026 dalam rangka HUT ke-81 RI, pemerintah juga menyiapkan rangkaian acara yang diklaim dapat ikut mengerek perekonomian. “Nah ini salah satu cara sebenarnya bagaimana kita terus menggerakkan ekonomi kita, meningkatkan daya beli masyarakat,” ujarnya.
Budi juga meminta masyarakat bersabar karena pemerintah dalam waktu dekat akan mengumumkan stimulus ekonomi untuk semester kedua 2026.
“Kemudian dalam waktu dekat akan diumumkan stimulus ekonomi semester 2 tahun 2026, yaitu terkait dengan stimulus fiskal, pangan, dan transportasi yang mungkin setelah ini akan diumumkan,” pungkasnya.
Sore ini, pemerintah dijadwalkan menggelar Konferensi Pers Stimulus Pertumbuhan Ekonomi Semester 2 Tahun 2026 di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta.
Sejumlah menteri dijadwalkan hadir dalam konferensi pers tersebut, antara lain Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara, Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan, dan Teddy Indra Wijaya Sekretaris Kabinet.***


























