Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Telkom Restrukturisasi Bisnis, 12–14 Anak Perusahaan Akan Ditutup

badge-check


					Direktur Telkom Perbesar

Direktur Telkom

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Telkom Indonesia (Persero) Tbk berencana melikuidasi atau menutup sekitar 12 hingga 14 anak usahanya. Kepala Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan langkah tersebut adalah bagian dari upaya restrukturisasi Telkom Group agar lebih efisien dan fokus pada bisnis inti.

Meski demikian, Dony memastikan kebijakan tersebut tidak akan berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurutnya, para pekerja dari perusahaan yang dilikuidasi akan dialihkan dan digabungkan ke anak usaha lain dalam lingkungan Telkom Group.

“Misalkan kayak fiber optic, itu nanti terkonsolidasi ada beberapa perusahaan yang jadi satu. Kan, size-nya jadi besar, karyawannya ikut. Kan banyaknya merger,” ujar Dony di Jakarta, Senin (8/6/2026).

Dony menjelaskan proses yang dilakukan lebih banyak melalui skema merger dan konsolidasi usaha. Dengan penggabungan sejumlah entitas, perusahaan hasil konsolidasi akan memiliki skala bisnis yang lebih besar, sementara para karyawan tetap dapat melanjutkan pekerjaannya di perusahaan baru tersebut.

Di sisi lain, PT Telkom Indonesia juga menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk pergantian dua anggota dewan komisaris untuk memperkuat pengawasan dan arah transformasi perusahaan.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan keputusan yang diambil dalam RUPST mencerminkan komitmen perseroan untuk meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham. Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun dari laba tahun buku 2025. Selain itu, disepakati pula program pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp4 triliun.

Sementara itu, BP BUMN bersama Danantara menargetkan percepatan proses perampingan Telkom Group dengan memangkas jumlah anak usaha dari 67 entitas menjadi hanya 19 entitas pada akhir 2026. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi Telkom sebagai strategic holding digital nasional.

Transformasi tersebut juga mencakup percepatan konsolidasi sejumlah bisnis strategis seperti FiberCo BUMN, pusat data (data center), TowerCo, InfraCo, hingga penataan lisensi usaha di lingkungan Telkom Group. Pemerintah berharap restrukturisasi ini dapat memperkuat tata kelola, meningkatkan efisiensi aset, serta mendorong daya saing Telkom dalam ekosistem digital global. ****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

MK Tegaskan Sisa Kuota Internet Hak Konsumen, Tak Boleh Hangus Sepihak

24 Juli 2026 - 20:13 WIB

KAI Daop 8 Genjot Integrasi Kereta di Jatim, Penumpang Makin Mudah Transit

24 Juli 2026 - 19:42 WIB

PIHPS: Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp95.000/kg, Telur Ayam Rp35.000/kg

23 Juli 2026 - 21:13 WIB

4.400 Buruh Jawa Timur Berpotensi Kena PHK

23 Juli 2026 - 21:02 WIB

BPJT: Ada 10 Ruas Tol yang Masuk Jadwal Naik Tarif Tahun Ini

23 Juli 2026 - 20:32 WIB

Antisipasi Disalahgunakan Polres Gresik Mitigasi Senjata Api Dinas Anggota

23 Juli 2026 - 11:05 WIB

Polres Gresik Raih Juara 2 Patroli Harkamtibmas Terbanyak Samapta Polda Jatim

23 Juli 2026 - 11:04 WIB

Pemkab Gresik Bantu Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni Warga Miskin

23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ratusan Sopir Angkot Sidoarjo Tuntut Halte Trans Jatim Medaeng Ditutup

22 Juli 2026 - 18:17 WIB

Trending di Nasional