Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Pabrik Melamin Rp 10 T Dibangun di Gresik, Buka 1.000 Lapangan Kerja

badge-check


					Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Perbesar

Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE)

Penulis: Agus Adi Santoso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, GRESIK-Pembangunan pabrik melamin senilai US$ 600 juta atau Rp 10,26 triliun (kurs Rp 17.100) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik dinilai akan memperkuat struktur industri kimia nasional.

Proyek ini diharapkan mendorong pengembangan industri rendah emisi di Indonesia. Pabrik yang dikembangkan oleh Golden Elephant (GEABH) ini merupakan salah satu fasilitas melamin terbesar di dunia dan dirancang terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari pengolahan gas alam menjadi amonia, urea, hingga melamin.

Pengembangan proyek ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat basis industri berbasis sumber daya alam, sekaligus mendukung transisi menuju industri yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Hemat Energi
Chairman Golden Elephant (GESC), Lei Lin, menyampaikan bahwa proyek ini mengusung pendekatan industri kimia berbasis ekonomi sirkular dengan dukungan teknologi proses generasi terbaru.

“Kami melihat JIIPE sebagai kawasan strategis untuk menghadirkan rantai industri kimia terintegrasi berbasis ekonomi sirkular di Indonesia. Proyek ini tidak hanya memperkuat pasokan industri dalam negeri, tetapi juga mendorong transfer teknologi dan kerja sama industri lintas negara,” jelas Lei Lin dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2026).

Ia menambahkan, penerapan teknologi tersebut memungkinkan efisiensi energi hingga 30% lebih rendah dibandingkan standar industri global, serta optimalisasi pemanfaatan produk samping melalui proses daur ulang, sehingga mendukung pengembangan industri kimia rendah karbon.

Direktur Utama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS)-JIIPE Bambang Soetiono, menegaskan bahwa keunggulan JIIPE terletak pada integrasi kawasan yang mampu mendukung efisiensi operasional dan keberlanjutan industri.

“JIIPE dirancang untuk mendukung rantai nilai industri secara end-to-end, mulai dari ketersediaan bahan baku, infrastruktur, hingga konektivitas logistik. Hal ini memungkinkan efisiensi yang lebih tinggi sekaligus memperkuat daya saing industri secara berkelanjutan,” ujarnya.

1.000 Lapangan Kerja

Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong, menilai proyek ini akan memperkuat ketahanan industri kimia serta menjadi tonggak penting dalam kerja sama ekonomi kedua negara.

“Pengembangan rantai industri melamin di JIIPE akan memperkuat pasokan produk kimia strategis, mendukung industrialisasi Indonesia, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi regional,” ujar Wang Lutong.

Dengan dukungan infrastruktur terintegrasi, termasuk pelabuhan laut dalam, serta status sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, JIIPE dinilai memiliki posisi strategis dalam mendorong pengembangan industri berbasis efisiensi energi, nilai tambah, dan keberlanjutan.

Proyek ini juga diproyeksikan menciptakan lebih dari 1.000 lapangan kerja serta mendorong penguatan ekosistem industri hulu dan hilir, termasuk sektor pertanian, manufaktur, dan logistik.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

IHSG Hari Ini: Naik 3 Hari Beruntun, Terbaik Asia

22 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Harga Cabai Rawit Terbang Jadi Rp150.000 per Kg

21 Oktober 2026 - 19:32 WIB

DP 0% Rumah dan Kendaraan Lanjut 2027

21 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Pemerintah Tanggung 100% PPN Tiket Pesawat Libur Nataru

21 Oktober 2026 - 19:01 WIB

ESDM Akui Ada Antrean BBM di Jatim, Target Tuntas Maksimal 2 Hari

20 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Berada di Zona Hijau, IHSG Kembali ke Level 5.000an hingga Jeda Siang Perdagangan

20 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Karhutla Mengancam hingga 2027, Ambil Langkah Konkret

20 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Karhutla Gambut Bisa Diprediksi Secara Sains

19 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trans Jatim Koridor Malang Raya Diluncurkan 30 Oktober 2026

19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Trending di Nasional