Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Satu Rumah Rata Tanah Akibat Ledakan Mercon Jumbo di Pekalongan, 9 Remaja Diangkut ke Rumah Sakit

badge-check


					Saat malam takbiran, sekitar pukul 02.00-02.30 WIB terdengar dentuman keras Kelurahan Noyontaansari, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan ini ditangani oleh jajaran Polres Pekalongan Kota, dengan penanganan langsung oleh Satreskrim Polres Pekalongan Kota. Foto: Instagram@batang_update Perbesar

Saat malam takbiran, sekitar pukul 02.00-02.30 WIB terdengar dentuman keras Kelurahan Noyontaansari, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan ini ditangani oleh jajaran Polres Pekalongan Kota, dengan penanganan langsung oleh Satreskrim Polres Pekalongan Kota. Foto: Instagram@batang_update

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PEKALONGAN– Malam takbiran Idul Fitri tahun ini berubah menjadi mencekam di Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, setelah ledakan petasan atau mercon jumbo menghancurkan sebuah rumah pada Sabtu dini hari, 21 Maret 2026, sekitar pukul 02.20–02.23 WIB.

Ledakan terjadi saat sejumlah remaja sedang merakit petasan berukuran besar di dalam rumah kosong di Gang 8A, RT 001/RW 003, Kelurahan Noyontaansari.

Proses perakitan melibatkan pemadatan bubuk peledak menggunakan obeng dan palu, lalu salah satu petasan tiba‑tiba meledak sangat keras hingga bangunan tersebut rata dengan tanah.

Ledakan mengakibatkan satu rumah hancur total dan beberapa rumah di sekitar mengalami kerusakan ringan. Sebanyak sembilan remaja luka‑luka, sebagian mengalami luka bakar dan trauma serius, lalu dievakuasi ke rumah sakit untuk perawatan intensif.

Polres Pekalongan Kota langsung mengamankan lokasi, memasang garis polisi, dan melakukan olah TKP bersama Tim Gegana Brimob Jateng.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., yang secara institusi memimpin penanganan dan pengungkapan kasus‑kasus petasan di wilayah hukumnya.

AKP Setyanto, Kasatreskrim Polres Pekalongan Kota, yang memberikan keterangan resmi di lokasi dan menjelaskan kronologi ledakan petasan jumbo.

Selain Satreskrim, pengungkapan lebih lanjut juga melibatkan koordinasi dengan Tim Gegana Brimob Jawa Tengah untuk olah TKP dan pengamanan barang bukti.

Terdapat puluhan selongsong petasan jumbo yang diamankan sebagai barang bukti, sementara polisi terus mendalami asal bahan peledak dan kemungkinan proses hukum bagi pelaku pembuat maupun pemilik bahan.

Kronologi

  1. Waktu dan lokasi awal

    • Ledakan terjadi sekitar pukul 02.00–02.23 WIB, Sabtu dini hari 21 Maret 2026.

    • Lokasi: rumah kosong di Gang 8A, RT 001/RW 003, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan.

  2. Aktivitas sebelum ledakan

    • Sejumlah remaja (sekitar 9 orang) berkumpul di rumah tersebut untuk merakit petasan berukuran jumbo menggunakan bubuk peledak.

    • Proses perakitan meliputi pengisian bubuk petasan ke selongsong, lalu memadatkannya dengan obeng dan palu.

  3. Detik‑detik ledakan

    • Saat salah satu petasan jumbo sedang dipadatkan, tiba‑tiba terjadi ledakan sangat keras sehingga satu rumah kosong di lokasi hancur sampai rata dengan tanah.

    • Suara ledakan terdengar hingga radius cukup jauh, membuat warga sekitar terbangun dan panik.

  4. Korban dan kerusakan

    • Sebanyak 9 remaja mengalami luka‑luka, beberapa di antaranya luka berat dan luka bakar, lalu dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

    • Selain satu rumah yang rata, sejumlah rumah lain di sekitar lokasi mengalami kerusakan ringan, serta kendaraan milik warga juga terdampak.

  5. Reaksi warga dan penanganan awal

    • Warga segera berhamburan ke luar rumah, memastikan keselamatan anggota keluarga sekaligus melaporkan kejadian ke pihak berwajib.

    • Unit Damkar dan aparat kepolisian segera tiba di lokasi untuk memastikan tidak ada kebakaran meluas dan memasang garis polisi di area reruntuhan.

  6. Penyelidikan dan barang bukti

    • Polres Pekalongan Kota mengamankan sekitar 41 selongsong petasan jumbo sebagai barang bukti.

    • Tim olah TKP bekerja sama dengan Tim Gegana Brimob Jawa Tengah melakukan pengamatan, identifikasi korban, dan pemeriksaan saksi untuk mendalami asal bahan peledak dan proses hukum lebih lanjut.

Relances
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

10 Menit Standing Applause untuk Papermoon Puppet Theatre dari Yogya yang Mengguncang Jerman

25 Juni 2026 - 15:02 WIB

Temuan Jasad Wanita di Parkiran Juanda, Risang: Korban Janji Pulang Sabtu 20 Juni 2026

25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Sudah Tiga Orang Meninggal Saat Mengikuti Larsarmil Calon Manajer KDMP di Tiga Lokasi Berbeda

25 Juni 2026 - 08:35 WIB

Menelisik Akar Terorisme (25): Sepak Terjang Templar dan Freemanson

24 Juni 2026 - 20:48 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Muatan Pakan Ayam Tabrak Pembatas Jembatan

24 Juni 2026 - 19:55 WIB

Dua Peserta Latsarmil KDMP Meninggal Dunia, Akibat Heat Stroke dan Cardiac Arrest

24 Juni 2026 - 19:21 WIB

Sekretaris PRKP Bangkalan Ditemukan Tewas dalam Mobil Terparkir di Bandara Juanda

24 Juni 2026 - 18:14 WIB

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

Trending di News